
Saat malam, nayna bangun dan mencuci wajah untuk menghilangkan bengkak pada mata nya akibat terlalu lama menangis, dengan sedikit tertatih nayna berjalan menuju tangga, ia ingin makan malam bersama orang rumah.
Tak
Tak
Tak
3 langkah tangga pertama nayna bisa turun dengan perlahan, namun saat di tangga ke 4,keseimbangan nya hilang.
"Aaakkkhhh...! " Nayna sudah menutup mata nya rapat-rapat karena begitu takut.
Greeepp
Sebuah tangan besar yang menangkap tubuh nayna hingga sampai pada pelukan hangat nya.
"Wangi ini...! " Gumam nayna.
Deg
"Kenapa begitu ceroboh, apa kau tak mendengar perintah papah untuk diam di kamar dan makan di kamar sana..! " Omel Arga yang sudah merenggangkan pelukan nya namun masih memegang pundak nayna.
Jantung nayna berdetak lebih cepat, antara takut jatuh dan takut akan kemarahan Arga, ia tetap diam dengan mata berkaca-kaca menatap wajah Arga yang begitu dekat dengan nya.
"Nay, hanya ingin makan bersama di bawah..! " Cicit nayna pelan yang membuat Arga kasian.
Arga menatap kaki nayna yang tertutup perban kemudian beralih pada wajah nayna yang menunduk takut.
"Menyusahkan saja..! " Gerutu Arga.
Dengan gerakan cepat, Arga menggendong nayna, karena ia merasa kasian saat ini.
"Nay bisa sendiri..! " Ucap nayna.
"Diam lah, aku tak ingin terjadi sesuatu pada mu dan aku yang akan di salahkan orang tua ku, dan satu lagi, jangan mengatakan apa pun tentang di cafe tadi..! " Cecar Arga dengan tatapan tajam nya.
"Ca.. Cafe.., maksud nya..! " Ucap nayna tak mengerti.
"Aku tidak sebodoh itu untuk kau bohongi, kau mengikuti ku bukan..! " Tambah Arga dengan tatapan tajam nya.
Nayna diam menunduk dan tak menjawab lagi, karena memang mereka sudah sampai pada meja makan yang di sana sudah ada ke dua orang tua Arga.
"Apa kau baik-baik saja..? " Tanya bu Marsya.
__ADS_1
Nayna mengangguk di sana, ia kembali sedih atas ucapan Arga barusan, hingga selera makan nya jadi hilang seketika, berganti rasa mual yang begitu hebat.
Nayna menutup mulut dan berlari ke kamar mandi tamu yang berada di bawah tangga tak jauh dari meja makan.
Bu Marsya berdiri dan di susul pa hendrawan.
Hoek
Hoek
Hoek
Nayna sungguh pusing dan merasa mual, ia memuntah kan isi perut nya dengan di bantu bu Marsya yang memijat tengkuk nya.
Setelah puas, nayna menegakkan tubuh nya kembali, namun hanya sebentar, penglihatan nya menghitam dan..
Bughh..
Nayna jatuh pingsan tepat di samping bu Marsya yang menyangga nya.
"Arga...! " Teriak pa hendrawan yang menggelegar hingga membuat Arga langsung melihat ke kamar mandi.
Arga melihat nayna yang sudah tak sadar kan diri di pangku bu Marsya.
Arga hanya diam terpaku dan menatap wajah nayna yang sedikit pucat, hingga membawa nayna ke kamar nya, dan apa yang di lihat Arga pertama kali saat membuka pintu kamar nayna, ia tercengang dengan foto besar yang menggantung di kamar itu, foto diri nya menggunakan stelan yang begitu cool, dan Arga ingat, itu foto diri nya saat masih kuliah dulu.
Dengan pelan, Arga meletakkan nayna di ranjang nya, sementara pa hendrawan sudah menghubungi dokter untuk memeriksa nayna.
Arga duduk di sofa tepat di depan ranjang nayna, memperhatikan setiap sudut kamar nayna yang banyak terdapat foto nayna dan diri nya di berbagai tempat.
"Benar kah ini..? " Gumam Arga.
Seorang wanita berpakaian putih masuk dengan tergesa-gesa ke kamar nayna.
"Apa yang terjadi pada nyonya muda..? " Tanya dokter itu.
Bu Marsya menjelaskan semua nya saat akan memulai makan malam dan sampai nayna muntah dan pingsan.
"Nyonya seperti nya tertekan, dan lagi maag nya kambuh, nyonya sedang hamil muda,tidak boleh terlalu banyak berfikir dan lagi pola mkan nya harus di jaga..! " Nasehat dokter yang membuat Arga tercengang.
"Hamil..! " Gumam Arga yang begitu kaget, benar kah nayna hamil, dan jika benar, berarti itu anak nya karena status nya suami, seperti yang di katakan sahabat dan ke dua orang tua nya.
Arga masih syok dan diam di tempat mendengar kehmailan nayna, hingga sebuah tepukan di pundak nya menyadarkan Arga.
__ADS_1
"Kau dengar sendiri bukan..! " Ucap pa hendrawan.
"Hhmmm, tapi aku tak akan langsung percaya jika itu anak ku..! " Balas Arga.
"Jaga mulut mu, aku membesarkan mu dengan kepribadian yang tidak seperti ini, kau meragukan istri mu sendiri, hingga tak mengakui anak mu, jaga batasan mu, jangan sampai kau melukai nayna..! " Geram pa hendrawan.
"Pah, aku memang hilang ingatan, tapi kenapa perasaan ku juga ikut hilang, aku tak merasa kan apa pun pada nayna, apa lagi aku tak mengingat nya seperti mengingat kalian dan sahabat ku, aku rasa nayna tak begitu penting untuk ku..! " Balas Arga.
"Kau..! " Sungguh ucapan Arga membuat pa hendrawan begitu geram
"Bagaimana pun, nayna istri mu, suka atau tak suka, hubungan kalian terikat, hanya maut yang bisa memisahkan kalian..! " Tegas pa hendrawan.
Arga tersenyum miring mendengar itu.
"Dan arti nya aku harus mati dulu untuk lepas dari ikatan ini, dan aku akan lakukan..! " Balas arga yang langsung pergi dari sana.
Pa hendrawan di buat marah oleh Arga, bagaimana lagi menjelaskan semua nya, hingga kehamilan nayna pun tak membuat perasaan Arga kembali pada nayna.
Nayna masih tidur dengan tenang, hingga pintu kamar nya terbuka, terlihat seseorang sedang berjalan pelan dan duduk di tepi kasur.
"Apa benar kenyataan ini, tapi kenapa aku tak merasa kan apa pun, dan apa benar anak ini..! " Arga memegang perut nayna yang masih datar, entah kenapa sudut bibir nya melengkung.
Kepala Arga tiba-tiba pusing, ia mulai bingung dengan semua nya, bergegas ia meninggalkan kamar nayna dan masuk ke kamar nya.
"Aaakkkhhh... Shhiittt...! " Umpat nya merasa kan denyut hebat di kepala nya.
Saat pagi menjelang, nayna membuka mata nya, namun semua terasa kosong, saat bayang Arga yang menggenggam dan memeluk hangat wanita lain terlintas di pikiran nya.
"Apa kakak benar-benar melupakan semua nya, dan anak ini...! " Nayna meraba perut nya dengan pilu, bahkan ayah nya melupakan darah daging yang telah di kandung nya saat ini.
Cek lek
Pintu kamar terbuka, terlihat seorang pelayan masuk dan memberikan sarapan pada nayna atas perintah bu Marsya.
"Terima kasih bi..! " Ucap nayna tulus.
🌹🌹🌹🌹🌹
Selamat pagi
selamat beraktifitas
di tunggu like dan komentar nya
__ADS_1