Cinta Nayna

Cinta Nayna
Nayna kesal


__ADS_3

Siang hari saat sudah akan pulang, Nayna buru-buru keluar dari gerbang sekolah dan langsung memberhentikan taxi. Dia tidak ingin bertemu Arga dulu ,kekesalan nya membuat nya ingin mengerjai Arga hari ini.


"Pa ke jalan ini yaa.." Nayna menyerahkan secarik kertas pada supir taxi itu.


Belum sampai lima menit,mobil Arga berhenti di depan gerbang sekolah Nayna. Dia melihat kursi dekat taman itu,tidak terlihat Nayna disitu,bukan kah biasa duduk di sana menunggu nya di jemput.


Arga merogoh handphone di saku celana nya. Dia melihat pesan yang di kirim nya pada Nayna tadi pagi masih belum terkirim,itu berarti handphone Nayna masih belum aktif.


Arga mencoba bertanya pada satpam di sana tentang Nayna,namun satpam kurang hapal dengan banyak nya siswa yang setiap hari dia temui.


Nayna sudah turun dari taxi,dia melangkah pelan di bawah terik matahari, menyusuri setiap tapak jalan sempit,dia sedang berada di pemakaman orang tua nya. Nayna berjongkok untuk mencium nisan ke dua orang tua nya secara bergantian.


"Ayah ..ibu..Nay datang..tapi maaf Nay tidak bawa bunga."


Nayna terus berbicara di depan makam ke dua orang tua nya,dia seolah bercerita banyak tentang hidup nya sekarang bersama keluarga Hendrawan yang sangat baik kepada nya. Nayna sekarang sudah lebih kuat dari Nayna yang dulu begitu rapuh.

__ADS_1


"Nay,kau disini.." dengan nafas yang naik turun,Arga ikut duduk di samping.


Saat pulang dari sekolah Nayna, Arga memutuskan untuk menelpon Bu Marsya untuk menanyakan Nayna,namun nihil, Nayna belum pulang kerumah.


Arga hanya menebak,kalau Sekarang Nayna berada di pemakaman orang tua nya dan ternyata benar,Nayna berada di sini.


Nayna hanya menoleh pada Arga,tidak berniat untuk menyapa nya.


"ayah ..ibu..Nay pamit,nanti Nay janji akan kesini lagi membawa bunga.!"


Nayna berdiri dan langsung di susul Arga, Nayna tetap acuh dengan Arga yang terus memanggil nya.


"Nay, kenapa handphone mu tidak aktif,tadi di bandara Aldi ingin menelpon mu untuk pamit..!" kata Arga dengan pelan.


Nayna ingin memberhentikan taxi ,namun di cegah oleh Arga. Dia tak tahan lagi di diamkan oleh Nayna,dia terpaksa menarik tangan Nayna untuk masuk ke mobil nya. Nayna ingin berontak,namun dia tak ingin mengundang keributan di tengah jalan.

__ADS_1


Saat sudah dalam mobil, Nayna tetap diam dan memandang keluar mobil.


"Nay,kau marah dengan kakak..?" tanya Arga untuk yang ke dua kali nya.


Nayna juga tidak tahan lagi mengeluarkan Omelan yang penuh .


"kakak dan Abang sangat menyebalkan " jawab Nayna dengan wajah cemberut.


"apa yang kalian bicarakan tadi malam hingga bangun kesiangan dan lupa mengantarkan Nay ke sekolah.." Nayna mencoba mencari tau.


"kakak hanya membahas materi dengan Aldi sampai larut,maka nya kesiangan.!" bohong Arga dengan gugup.


"Nay tau kakak berbohong,kalian membahas wanita mana tadi malam..?" tanya balik Nayna dengan ketus.


Arga membulatkan mata nya sambil memandang Nayna ke samping.

__ADS_1


"mana ada seperti itu Nay,benar kakak tadi malam hanya membahas materi kampus dengan Aldi,tidak ada membahas wanita seperti yang kau tuduhkan " bela Arga pada diri nya.


Nayna diam sampai mereka tiba di rumah,dia tidak bertanya apa-apa lagi .


__ADS_2