
Saat malam tiba terlihat Arga dan ke dua orang tua nya berkumpul di ruang keluarga sekedar bercerita tentang kegiatan mereka tadi siang.
"Tante, Dona keluar dulu yaa.." pamit Dona pada Bu Marsya yang sedang asyik bicara.
"pulang nya jangan sampai larut ya Dona." perintah pa Hendrawan.
"iya om,Dona hanya sebentar " kata nya.
Dona berjalan melewati Nayna yang duduk di dekat Bu Marsya,sedetik kemudian dia berbalik menatap Nayna.
"adik kecil,apa kau ingin ikut dengan ku jalan-jalan..?" Ucap Dona sambil memegang pundak Nayna,belum sempat Nayna menjawab,Arga langsung angkat bicara.
"Tidak, Nayna tidak boleh keluar malam,aku sudah janji pada Aldi untuk tidak mengijinkan nya keluar malam hari..!" kata nya dengan tegas.
Nayna beralih menatap Dona di samping nya dengan tersenyum canggung. " kakak,lain kali saja Nay ikut " Jawab Nayna dengan memegang tangan Dona.
Arga memicingkan mata mendengar penuturan Nayna. "tidak ada lain kali Nay,kau tidak boleh keluar malam hari selain bersama ku,atau mamah dan papah.." Ucap Arga dengan penekanan.
"sudah lah,aku berangkat sendiri saja ,dan kau sungguh sangat menyebalkan,kau masih cerewet seperti dulu..!" tunjuk nya pada Arga yang membuat semua orang terkekeh dengan perkataan Dona.
__ADS_1
Pagi hari seperti biasa Nayna menyiapkan sarapan untuk semua orang,baru dia akan mandi dan bersiap untuk ke sekolah.
"Nay,kau sudah siap.." tanya Arga saat keluar dari kamar nya bebarengan dengan Nayna yang juga keluar dari kamar nya. Nayna hanya mengangguk,dan mereka turun bersama.
Di meja makan semua orang sudah berkumpul untuk sarapan. Di akhir sarapan itu Arga berkata pada Nayna.
"Nay, seperti nya hari ini kakak tidak bisa menjemput mu,tapi kakak akan menyuruh sopir papah untuk menjemput mu..!"
"tidak usah kak,Nay naik taxi saja.." Tolak Nayna.
"aku bisa menjemput Nayna siang ini.." usul Dona.
"kakak,kenapa menatap ku seperti itu.." tanya Dona yang melihat Arga menatap nya.
"tidak,Nay dijemput sopir papah saja " tolak nya pada Dona.
Dona terlihat kesal pada Arga yang menolak usul nya. "kakak menyebalkan.." ucap nya sambil berlalu dari meja makan.
"sayang,kenapa kau menolak usulan Dona,biarkan Dona menjemput Nayna,mungkin dia bosan di rumah." ucap Bu Marsya pada Arga.
__ADS_1
"tidak mah..dia bukan menjemput Nayna pulang,tapi akan mengajak nya keluyuran,aku tidak mau dia berulah lagi" jawab Arga yang mengingatkan Bu Marsya tentang kenakalan Dona saat bersekolah dulu.
Bu Marsya hanya tersenyum mendengar penjelasan Arga yang ada benar nya.
~~
Siang hari terlihat banyak siswa yang berjalan keluar lingkungan sekolah dengan bergerombol.
Nayna duduk di kursi taman seperti biasa dia menunggu Arga. setelah beberapa saat terlihat mobil berwarna silver yang biasa di gunakan Dona saat keluar rumah.
Nayna ingat bahwa tadi pagi pa Hendrawan menggunakan mobil pa Hendrawan sendiri yang berwarna putih. "bukan kah papah menggunakan mobil putih tadi pagi" ucap nya pelan.
Nayna berjalan pelan dan membuka mobil itu,dia terkejut melihat sosok yang sedang berada di dalam.
"kak Dona..?" tanya nya kaget.
"iya aku yang menjemput mu..,masuk lah" suruh Dona pada Nayna yang masih di luar mobil terlihat enggan untuk masuk.
__ADS_1