
Braakkk
Arga membanting pintu mobil dengan kuat,rasa nya emosi dalam diri nya sudah mencapai ubun-ubun.
shittt
teriak nya sambil mencengkram erat setir mobil.
"aku harus temukan Nay,dia ga boleh lagi berfikir buruk tentang aku,aku harus menjelaskan semua nya..!" gumam Arga yang melajukan mobil nya entah kemana.
--_--
"eeuughhhh...."
Lenguhan panjang Nayna ,membuat fokus Daniel berubah,ia menutup laptop di pangkuan nya dan berjalan menghampiri Nayna yang masih mengucek mata nya.
"di mana Abang..?" tanya Nayna saat Daniel menyodorkan air putih
"dia keluar bersama yang lain karena ada keperluan mendesak..!" jelas Daniel sambil duduk di kursi dekat pembaringan.
"terimakasih..!" ucap Nayna saat menyerahkan kembali gelas yang sudah ia minum,meski tak sampai habis.
"bagaimana keadaan mu..?" tanya Daniel yang merasa lebih leluasa karena tak ada yang lain.
"Nay lebih baik..maaf merepotkan kakak dan yang lain..!" ucap Nayna sungkan,ia merasa tak enak pada yang lain.
"jangan bicara begitu,kau adik kami,kami harus menjaga mu..!" balas Daniel.
"sebelum malam Nay akan pulang,Nay takut kakak akan bertindak macam-macam jika Nay tak pulang..!" ucap Nayna.
"kau yakin..?" tanya Daniel menelisik Nayna .
"heumm...Nay akan pulang,kakak tenang saja,dia tak akan menyakiti Nay..dengan Nay lari seperti ini, masalah pun tak akan selesai..!" jelas Nayna ,ia sudah berfikir lebih jauh untuk untuk pulang ke mansion Arga ,ia tak mau masalah ini melebar dan berlanjut .
"lalu,apa Aldi akan mengijinkan mu pulang..?" tanya Daniel.
"Abang akan mengerti,Nay akan menjelaskan dengan Abang..!" ucap Nayna .
"baik lah jika itu mau mu,tapi jika dia menyakitimu,kau tak perlu diam,kami ada untuk membantu mu,kau bisa menghubungi salah satu dari kami,kami akan datang...!" balas Daniel.
"terima kasih kakak..!" jawab Nayna bahagia,ia merasa beruntung karena di kelilingi teman yang begitu baik dan menganggap nya seperti adik.
Namun beda dengan Daniel,ia seperti tak rela Nayna kembali pada Arga ,tapi ia pun tak bisa memaksa keinginan Nayna .
---_---
"kau yakin..?" tanya Aldi dengan sorot tajam nya .
"abang harus percaya , dia tidak akan menyakiti Nay,..!" ucap Nayna berusaha meyakinkan Aldi.
Aldi menyandarkan tubuh nya pada sofa saat mendengar penuturan Nayna ,ia tak ingin adik satu-satunya itu terluka lagi karena ulah Arga .
__ADS_1
"kau sudah sejauh ini, sekarang kau ingin kembali,sudah berapa lama kau menyembunyikan ini dari Abang..!" lirih Aldi.
bruukk
Nayna menubruk tubuh Aldi dan langsung memeluk nya.
"maaf kan Nay,..hikss...!" ucap Nayna sambil memeluk Aldi.
"Abang wali mu,kebahagian mu tujuan hidup Abang,Abang berjanji di hadapan makam ayah dan ibu untuk menjaga mu,Abang mohon jangan menyembunyikan apa pun lagi dari Abang..!" jelas Aldi begitu sedih.
"maaf kan Nay..Nay janji akan selalu bercerita ..!" jawab Nayna .
"baik lah..Abang akan mengantar mu..!" ucap Aldi yang di angguki Nayna dan yang lain.
---__---
Di mobil yang di kendarai oleh Daniel yang jadi sopir nya serta Nayna dan Aldi yg duduk di kursi penumpang, sementara di belakang sebuah mobil juga menggiring di mana ada Rey dan Sammy di sana.
"semoga tidak terjadi perang..!" ucap Sammy yang mendapat pelototan dari Rey.
"maka nya ,kita di sini untuk melerai mereka jika terjadi sesuatu,kau diam saja,tidak perlu bicara apa pun di sana nanti..!" ucap Rey memberi Sammy peringatan terlebih dulu.
Sementara di mobil depan,Nayna terus menggenggam tangan Aldi,ia takut Abang nya akan marah dan kecewa pada nya.
"apa yang kau takut kan..!" tanya Aldi seolah tau apa yang di pikirkan Nayna .
"Nay takut Abang marah pada Nay..!" jujur Nayna
Nayna menggeleng cepat di pelukan Aldi,
"Nay tetap adik kecil Abang,Abang Jang bicara begitu..!" manja Nayna yang masih memeluk Aldi.
Aldi hanya tersenyum samar mendengar penuturan Nayna.
---_---
"Nona...!" sapa satpam di depan yang membuka pintu gerbang.
"apa kakak di dalam..?" tanya Nayna .
"tuan di dalam,baru pulang setelah mencari nona..seperti nya..!" ucapan satpam itu menggantung saat pintu utama terbuka dan menampilkan sosok sang tuan rumah.
Nayna masih menggenggam erat tangan Aldi.
Dengan langkah lebar Arga menyusul Nayna yang masih menunduk.
Aldi mengangkat tangan nya menyuruh Arga untuk berhenti di depan mereka.
"sayang...!" panggil Arga melembut saat menatap Nayna .
"kau tidak ingin mengajak kami masuk..!" sela Rey di belakang mereka.
__ADS_1
"masuk lah..!" ucap Arga yang masih menatap Nayna .
Saat semua sudah duduk ,dan Nayna masih berada di samping Aldi dengan menggenggam erat tangan Abang nya itu.
"ini bukan yang pertama kau menyakiti Nay ,dan bodoh nya ,aku baru mengetahui ini semua,kau berbuat salah dengan meremehkan aku sebagai wali nya..!" ucap Aldi membuka suara.
"aku tak berpikir begitu,ini memang kebodohan ku,aku yakin kau tau jika aku mencintai adik mu..!" balas Arga .
"aku tau ini masalah kau dan Nay,tapi aku sebagai wali nya,tak terima jika kau menyakiti Nay,jika kau tak mampu membuat nya bahagia,maka ceraikan Nay sekarang..!" ucap Aldi.
Deg
Deg
Deg
Nayna memandang wajah Aldi di samping nya,sungguh ia begitu terkejut .
"tidak,itu tidak mungkin terjadi..aku mencintai Nay,dan sekarang Nay sedang mengandung,aku tak mungkin menambah kebodohan ku lagi..!" elak Arga yang merasa hati nya begitu sakit.
"bagaimana aku bisa mempercayai mu..?! ejek Aldi yang menatap wajah Arga yang kini sudah berubah pias.
"kau bisa melakukan apa pun pada ku jika aku membuat kesalahan ini lagi,kau bisa mengajar ku,atau kau bisa membunuh ku saat itu juga..!" jawab Arga dengan yakin.
"dengan senang hati aku melakukan itu..!" ucap Aldi.
"Nay,ingat apa yang di katakan nya,kau tidak perlu ragu untuk memberi tahu ku jika ia melakukan hal ini lagi..!" tambah Aldi yang menatap Nayna .
"bukan hanya Aldi,kau juga akan berhadapan dengan kami bertiga jika kau mengulangi kesalahan ini lagi..!" tambah Daniel yang kemudian berlalu dari sana.
"aku akan menyusul nya..!" ucap Sammy yang mengikuti Daniel keluar.
"Abang,menginap lah di sini..!" ucap Nayna .
"tidak,Abang akan ke resto dulu dan menyelesaikan beberapa pekerjaan ..!" tutur Aldi .
Arga masih melirik Nayna di seberang nya.
"kami pamit..jaga Nay ..kau sudah berjanji di hadapan kami, jika kau ingkar.maka kau akan mempermalukan diri mu sebagai seorang lelaki..!" ucap Aldi .
Rey menepuk pundak Arga sebelum akhir nya berlalu dari sana.
__---__
Marhaban yaa ramadhan
selamat berbuka
dan menjalankan shalat tarawih
Salam hangat semua🥰🥰
__ADS_1