Cinta Nayna

Cinta Nayna
Siapa dia


__ADS_3

Arga melaju kan mobil nya ,dia berniat langsung ke bengkel Rey,namun saat sampai di depan bengkel,dia di beritahu anak buah Rey,kalau bos mereka sudah ke kampus sekitar lima menit yang lalu.


"Sialan,kenapa ga ketemu di jalan..!" Umpat Arga yang kesal karena di tinggal Rey,padahal malam sebelum nya mereka sudah berjanji akan bertemu di bengkel ingin membicarakan tentang usaha bengkel yang mereka bangun bersama itu.


Arga di jalan menuju kampus kembali,namun di pertigaan dekat kampus nya,dia memarkirkan mobil nya di salah satu mini market di sana sekedar membeli minuman dingin sebelum ke kampus,saat dia membuka pintu mini market,dia di kejut kan dengan seseorang yang hendak keluar dari tempat itu.


"Kau...?" Ucap mereka berbarengan.


"Kenapa kau tidak menjemput ku,telpon dan SMS ku pun tak kau jawab..kau jahat..!" Umpat Jesika ,kemudian langsung menarik tangan Arga untuk duduk di kursi depan mini market itu.


Arga hanya diam,namun saat dia akan berdiri ,tangan nya kembali di tarik Jesika.


"Duduk lah sebentar kita minum bersama,aku tadi membeli dua minuman dingin kesukaan kita waktu dulu..!" Kata Jesika sedikit memaksa.


"Kenapa kau terus mengganggu ku,bukan kah tau kalau aku sudah menikah ..!" Ucap Arga sambil meneguk minuman yang telah di sodor kan oleh Jesika.


Jesika hanya terlihat tersenyum menanggapi perkataan Arga,dia masih santai dengan minuman nya.

__ADS_1


"Kau menikah dengan gadis itu,belum tentu kau mencintai nya seperti mencintai aku dulu,jadi aku rasa aku masih memiliki harapan..!" Ucap Jesika dengan gamblang.


Nayna yang berada di kampus,baru saja tiba di kelas,dia di kaget kan dengan seseorang yang tiba-tiba duduk di depan nya.


"Hay...ini..!" Ucap Daniel sambil menyodorkan Papaer bag yang berisi handphone.


Nayna mengerutkan kening melihat benda itu,"kak,tidak perlu mengganti ponsel ku,kemarin itu salah ku,ini handphone kakak kemarin, terimakasih.." jawab Nayna menolak halus pemberian itu.


Nayna tidak mau Arga tau dan mengakibatkan pertengkaran kecil untuk diri nya dan Arga,bukan kah kemarin Arga sudah menegaskan untuk Nayna tidak menerima ponsel itu.


Daniel tersenyum menerima ponsel yang di sodor kan Nayna itu,namun dia juga lelaki yang keras kepala "ambil lah,aku sudah membelikan nya, terserah pada mu akan kau apa kan ponsel itu " ucap Daniel kemudian berlalu meninggalkan ponsel baru itu untuk Nayna.


Nayna mengeluarkan buku nya dari dalam tas bersiap akan mengikuti pelajaran yang akan di mulai 15 menit lagi,namun tiba-tiba dia terlihat panik.


"Kenapa tidak ada,bukan kah tadi aku sudah memasuk kan pulpen itu..!" Gumam nya dengan pelan,dia terus mencari,namun tidak menemukan nya.


"Apa aku beli saja,seingat ku ,di pertigaan depan kampus ada mini market,pasti di sana ada pulpen..!" Ucap nya,kemudian dia melihat jam yang melingkar di tangan nya.

__ADS_1


"Seperti nya masih keburu...!" Nayna merapikan tas nya kembali kemudian beranjak keluar dari kelas nya untuk menuju mini market itu,di parkiran dia menabrak seseorang.


"Nay,kau tak apa..!" Tanya Rey yang melihat Nayna terburu-buru.


"Kak Rey, Nay tak apa.. bukan kah kakak tadi menghampiri


Ke bengkel ..lalu di mana sekarang kakak..?" Tanya Nayna yang bingung melihat Rey datang sendiri.


"Benar kah,tapi aku tak bertemu dengan nya..!" Kata Rey.


Nayna mengangguk ,kemudian berlalu menuju mini market dengan cepat. Saat akan belok ke tempat mini market,Nayna menghentikan langkah nya,dia melihat Arga dan seorang wanita sedang masuk ke dalam mobil Arga.


"Bukan kah itu teman kakak yang di acara pernikahan kemarin..?" Gumam Nayna,dia bersembunyi saat mobil Arga keluar dari mini market itu,dia tak ingin Arga melihat nya.


"Apa yang mereka lakukan,bukan kah kakak bilang akan bertemu kak Rey..!" Nayna bergumam kecil sepanjang perjalanan ke kampus kembali. Dia ingin bertanya pada Arga,namun dia tak ingin Arga merasa di awasi oleh nya.


🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


hayy kakak,tolong bantu like nya ya serta vote nya untuk cerita aku..🙏🙏


__ADS_2