Cinta Nayna

Cinta Nayna
Berjanji


__ADS_3

Malam yang panjang berganti pagi cerah yang mengusik tidur Nayna . Nayna terbangun dan mengedarkan pandangan.


Meneliti setiap sudut ruangan nya. Dia berpikir keras,dimana dia sekarang dan di mana kakak nya.


Dia bangun dan berjalan membuka pintu kamar,dia terkejut saat menangkap sosok turun dari tangga dengan rambut yang masih acak-acakan,dia diam dan menatap lelaki yang semalam dia temui di rumah sakit.


"Nay,kau sudah bangun.. bagaimana keadaan mu.." tanya Arga yang sudah berada di hadapan Nayna "aku sudah lebih baik kak..boleh kah aku bertanya " kata Nayna


"hhmmm..katakan lah..!" kata Arga mengangguk


"dimana bang Aldi .." kata Nayna ragu


Arga tersenyum mendengar pertanyaan Nayna "Abang mu tadi malam pulang kerumah kalian karena harus mengambil beberapa pakaian kalian, mungkin sebentar lagi akan balik kesini lagi"


Nayna mengangguk paham,dia berfikir kenapa Aldi meninggal kan nya disini,paham dengan apa yang di pikirkan Nayna,Arga langsung mengatakan, "kemarin sore kau pingsan,dia menjaga mu hingga hampir tengah malam,dia tidak tega membangunkan mu,maka nya dia pulang sendiri"


Saat sedang asyik berbincang, Bu Marsya turun dari tangga bersama pa Hendrawan yang sudah siap untuk sarapan sebelum pergi ke kantornya.


"Nay,, bagaimana keadaan mu sekarang..?" kata Bu Marsya yang menghampiri nya


"sudah lebih baik Bu, terimakasih untuk semua nya.." kata Nayna berucap.

__ADS_1


"sudah lah,lebih baik sekarang kita sarapan dulu Nay..!" kata Bu Marsya


Mereka berjalan bersama menuju ruang makan. Bu Marsya terlihat melayani suami nya yang akan sarapan pagi itu.


"mah,kenapa papah terus,piring ku masih kosong ne..!" kata Arga dengan manja


"anak manja,kamu ga malu berkata begitu di hadapan Nayna, kalau kamu mau di layani juga seperti papah,cepat cari isteri saja.!" canda Bu Marsya yang sontak membuat Arga tersedak saat minum air putih.


"Uhuk....mamah apaan,umur ku baru 20 mah,untuk apa cepat-cepat punya isteri,aku masih ingin main dengan teman-teman ku"


Bu Marsya hanya tersenyum mendengar penuturan Arga. Setelah perdebatan kecil itu, mereka makan dengan tenang,hanya ada bunyi sendok dan garpu yang terdengar.


Selesai sarapan, terdengar bunyi mobil. Renaldi datang bermaksud menjemput Nayna pulang.


"Bu Marsya,saya sangat berterimakasih atas bantuan kalian kemarin. saya dan adik saya akan pulang dulu" kata Renaldi dengan teratur


Bu Marsya memberanikan diri untuk bertanya rencana mereka ke depan "maaf sebelumnya nak,boleh kah ibu tau apa rencana kalian ke depan,bukan kah kau sekarang masih kuliah di kota J, bagaimana dengan Nayna..?"


"saya akan membawa Nayna pindah bersama saya Bu" sahut Renaldi,namun Nayna menggeleng kan kepala "Abang,aku akan tetap di kota ini,aku ingin menjaga kenangan bersama ayah dan ibu di rumah kita,aku juga akan mengurus usaha ayah disini,biar kan aku tetap di sini bang,,aku mohon..!!" kata Nayna


Renaldi jelas tidak setuju dengan permohonan adik nya "Nay,Abang tidak bisa meninggalkan kamu sendirian dirumah" tolak sang kaka.

__ADS_1


"Nayna akan baik-baik saja,dirumah juga ada bi Susi dan mang Udin" sanggah Nayna.


Terlihat Arga dan ke dua orang tua nya saling pandang melihat perdebatan adik dan kakak itu.


"bang Nay mohon, biarkan Nay dirumah,Nay janji akan baik-baik saja" kata Nayna memohon.


"Tidak..!!" kata Renaldi dengan tegas. Nayna terlihat sedih dan menunduk. Hening sampai akhir nya terdengar suara


"aku akan menjaga Nayna di sini..!!"


-


-


-


Hayyy Kaka semua, terimakasih sudah mampir di karya pertama aku,mohon maaf jika masih banyak kata yang kurang pas..mohon tinggalkan jejak Kaka dan komentar nya..


Tolong dukungan Kaka semua yaa hingga karya ini END dan dapat membuat karya-karya yang lain


Sekali lagi bantu vote๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2