
Arga membuka kaos nya kemudian masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri,dia terus berfikir bagaimana cara nya agar Nayna tak marah lagi pada nya,apa pun itu,dia tetap merasa bersalah karena tidak menceritakan semua nya dari awal.
"Aku akan menceritakan semua nya saat Nayna bangun nanti,aku tak ingin dia berfikir macam-macam hingga membuat pernikahan ku hancur perlahan..!" Gumam Arga di kamar mandi.
Setelah selesai mandi,Arga memakai baju dan mengering kan rambut nya dengan handuk kecil di tangan nya,ia melihat Nayna tengah menggeliat dalam tidur nya,dia mendekati Nayna,ikut berbaring di samping Nayna, kemudian membawa Nayna ke dalam pelukan nya.
Nayna mengerjap kan mata saat merasa kan dingin nya tangan Arga yang menyentuh lengan nya.
"Kakak...?" Ucap Nayna mendongak kan kepala.
__ADS_1
"Sayang,maaf kan Kakak..!" Arga menetes kan air mata,betapa dia sangat menyesal karena telah membuat Nayna salah paham dan marah pada nya.
Nayna hanya diam dalam pelukan Arga,karena dia masih merasa kan sakit saat dia melihat suami nya tengah di peluk wanita lain,dan wanita itu pun mengatakan jika dia tak bisa membuat suami nya bahagia,apa dia seburuk itu untuk Arga,sungguh hati nya begitu terluka saat perkataan itu melintas dalam bayang nya.
"Nay,dia hanya masa lalu untuk kakak,sekarang kakak hanya mencintai kamu,maaf kan kakak yang tidak tegas pada wanita itu,tapi kakak janji,semua tidak akan terjadi lagi..maaf kan kakak..!" Jelas Arga sambil mencium pucuk kepala Nayna,seolah dia sangat menyesal karena membuat isteri nya menangis dan terluka.
"Aku tidak apa-apa..!" Ucap Nayna pelan
Arga menangkup wajah Nayna dengan ke dua tangan nya,mengarah kan pada nya.."kau sudah salah paham sayang,kakak tau apa yang kau pikir kan,tapi percaya lah,kakak tidak pernah sekalipun berniat untuk bersama wanita lain..!" Tambah Arga.
__ADS_1
"Nay tidak ingin membuat kakak merasa tidak nyaman,Nay tidak ingin membatasi pertemanan kakak meski pun dengan wanita,itu hak kakak..Nay baik-baik saja sekarang..!" Jawab Nayna berusaha menahan air mata nya agar tak tumpah lagi, sebenarnya dia begitu sakit,namun saat di pemakaman tadi,dia sudah berfikir banyak tentang apa yang di lihat nya itu,dia tak ingin egois tak ingin mengikat atau pun memaksa Arga dengan keinginan nya,dia akan mengikuti waktu,memang terdengar begitu bodoh,tapi dia juga tak bisa memaksa jika Arga lebih nyaman dengan yang lain, bagaimana pun dia menahan,jika Arga ingin pergi maka Arga tetap akan pergi tak bisa di tahan.
Arga begitu sedih mendengar apa yang di katakan Nayna,dia sudah membuat istri nya begitu terluka hingga Nayna menganggap semua baik-baik saja.
Arga kembali memeluk Nayna,ia tak sanggup jika istri nya tak peduli dengan diri nya "apa kau tidak mencintai kakak,hingga kau berkata seperti itu..?" Tanya Arga dengan perasaan sesak di dada nya,sungguh dia sangat menyesal saat ini,dia takut Nayna meninggal kan nya karena salah paham ini
๐น๐น๐น
kakak,bantu like nya yaaa
__ADS_1
tinggal kan jejak kalian๐๐