
Arga menjalankan mobil nya menuju kampus,tapi ini terlalu pagi untuk sampai,dia memutus kan untuk mampir ke toko boneka. Arga memilih boneka beruang besar berwarna pink,dia tau kalau Nayna menyukai itu,karena dia pernah melihat Nayna berfoto dengan boneka beruang kecil di handphone nya
Saat akan membayar ke kasir,terlihat para karyawan berbisik melihat Arga yang sangat tampan,hingga ada satu dari karyawan itu yang menyapa Arga.
"Mas,beli boneka gede ini buat adik nya ya..!" Dengan basa-basi mengeluarkan suara.
Arga hanya memasang wajah datar nya tidak berniat untuk menjawab pertanyaan dari karyawan itu.
Saat sudah membayar nya,dia langsung membawa boneka itu dan memasuk kan nya ke mobil.
Tiba di parkiran kampus,Arga sudah di tunggu oleh seorang wanita cantik yang selama ini mengejar nya,siapa lagi kalau bukan Adel,wanita itu terlihat tersenyum manis melihat Arga datang dan langsung menghampiri mobil nya.
"Haii..kok lama,aku sudah nungguin kamu dari tadi lho..!" sapa Adel dengan manja nya,namun Arga tidak begitu menghiraukan nya.
"minggir .kalau ga ada yang penting aku mau ke kelas ..". Sarkas Arga yang tak suka dengan sikap Adel yang sok dekat dengan nya.
"Nanti siang mau makan bareng ga,kita ke cafe xxx itu,di sana makanan nya enak-enak Lo!" ajak Adel pada Arga yang sejak tadi masih sibuk dalam mobil nya.
__ADS_1
"ga bisa,,aku sibuk..!" tolak Arga dengan pasti.
Adel menundukkan kepala ingin melihat apa yang di lakukan Arga di dalam mobil nya,mata Adel menangkap sebuah boneka besar berada di kursi belakang mobil itu.
"boneka siapa itu,ga mungkin kan punya kamu..?" tanya Adel dengan sedikit candaan.
"sudah lah,bukan urusan kamu,aku ke kelas dulu..!" pamit Arga sambil berlalu.
Adel terlihat kesal diabaikan terus-menerus oleh Arga.
Sama dengan Adel,di kelas pun Arga di suguhi ajakan makan siang bersama oleh Rey dan Sammy.
"aku ga bisa,sudah ada janji sama mamah,next time ja yaa..!" tolak Arga berbohong.
"tumben banget mau temani Tante Marsya, jangan-jangan kamu bohongi kita yaa..?" ucap Sammy.
Rey hanya diam mendengarkan obrolan ke dua teman nya itu.
__ADS_1
"aku yakin ada yang di sembunyikan oleh Arga,sikap nya berubah sekarang..!" batin Rey meneliti Arga dengan diam-diam.
Nayna sudah menunggu Arga 20 menit lebih di taman,namun Arga belum juga terlihat,Nayna mulai kesal dan akan memberhentikan taxi yang lewat,namun sebuah mobil terparkir tepat di depan Nayna berdiri.
"sayang maaf,tadi di depan ada kecelakaan,jadi macet banget..!" jelas Arga sambil menurunkan kaca mobil nya.
Nayna masuk ke mobil tanpa ekspresi,dia hanya diam tanpa menoleh Arga.
"sayang,jangan marah yaa..kakak kan sudah minta maaf.." ucap Arga sambil meraih tangan Nayna,tidak ada penolakan namun Nayna tetap diam.
"enak aja minta maaf,Nay sudah lama menunggu,panas banget lagi..!" gerutu nya dengan pelan,namun di dengar dengan Arga.
Arga tak ingin bicara lagi yang dapat membuat perdebatan lebih panjang,dia hanya menggenggam tangan Nayna selama perjalanan.
"Sebentar lagi sampai,nanti kakak kasih hadiah sebagai permintaan maaf Kakak..!" bujuk Arga pada Nayna.
Sebelum Arga menjemput Nayna,Arga pulang ke rumah dulu untuk mengantarkan boneka yang dia beli lalu menjemput Nayna,maka nya terlambat dan membuat Nayna kesal.l
__ADS_1