Cinta Nayna

Cinta Nayna
Mall


__ADS_3

"jangan anggap kebaikan ku ini sebagai amal,aku muak pada mu,ini terakhir kali nya ku peringat kan pada mu,jauhi Arga,jika sampai aku melihat mu lagi,maka aku sendiri yang akan menghabisi mu..!" tekan pa Hendrawan pada Jesika.


saat Fadlan membawa anak Jesika atas perintah Arga,tanpa sepengetahuan siapa pun pa Hendrawan mengikuti nya untuk memberikan ancaman langsung pada Jesika ,ia begitu murka pada wanita ular itu.


sepeninggalan Fadlan,Jesika kembali di bawa ke dalam mobil yang di dalam sudah ada pa Hendrawan dengan tatapan murka nya.


"om tidak mengerti bagaimana perasaan ku,selama ini aku juga sudah berusaha melupakan Arga ,tapi aku belum bisa..!" ucap Jesika dengan senyum pelit nya.


"kau kira aku bodoh,kau bahkan tidak setulus itu mencintai Arga ,kau hanya ingin kemewahan dan martabat..!" sinis pa Hendrawan menjawab ucapan Jesika yang di anggap nya terlalu naif.


"dad ..Daddy..!" celoteh Nando yang berada di pangkuan Jesika.


"iya,Daddy lagi sibuk..nanti akan menjemput kita..!" kata Jesika merangkul anak nya.


"jangan ajar kan anak kecil yang bukan-bukan,Arga bukan Daddy nya..!" tambah pa Hendrawan yang sangat kesal.


"aku sudah menyiapkan tempat yang jauh dari sini,kau tak perlu kembali untuk mengganggu Arga dan Nayna lagi..!" ucap pa Hendrawan yang kemudian turun dari mobil itu dan memberikan arahan pada sang sopir ke mana ia harus membawa Jesika.


******


"sayang...!" panggil Arga yang melihat Nayna tengah duduk di tepi kolam ikan,sedari tadi ia masih asyik memberi makan ikan yang berjumlah puluhan itu,sesekali ia tertawa senang tanpa menghiraukan seseorang di samping nya yang sejak tadi mencari perhatian nya.


"sabar...!" batin Arga yang bergejolak akibat di acuh kan sedari tadi.


"sayang...kau ingin jalan-jalan..!" ucap Arga membujuk Bumil sensitif di samping nya itu.


"tidak..kakak pergi lah sendiri..!" kata Nayna yang masih asyik memainkan ikan yang menghampiri nya.


"kalau kakak pergi sendiri,apa kau tak takut jika ada yang menggoda kakak...!" goda Arga sambil mengelus pundak Nayna .


sudut bibir Nayna sedikit berkedut,namun hanya sedikit,hingga tak terlihat oleh Arga.


"bagaimana jika ada yang merayu kakak,apa kau tega..!" tambah Arga dengan nada memohon.


"Nay ga peduli..,pergi lah..ikuti saja godaan wanita di luar ..sana..kakak menyebalkan..!" ketus Nayna yang berdiri dan masuk kembali ke dalam,Arga hanya menggeleng pelan sambil tersenyum geli melihat tingkah Nayna yang mudah marah.


"mah...mah..!" panggil Nayna yang mencari keberadaan Bu Marsya.


"kenapa sayang..mamah di sini..!" jawab Bu Marsya yang baru keluar dari ruang perpustakaan.

__ADS_1


"mah,temani Nay keluar..Nay ingin makan rujak mangga..seperti nya enak..!" pinta Nayna yang ber manja pada sang mertua,sedangkan di ujung sofa sana,Arga tengah tersenyum masam melihat keinginan isteri nya yang malah mengajak mamah nya.


Bu Marsya paham akan ke dua anak remaja yang sedang dalam masalah itu.


"hhhmmm ..Gimana yaa..sopir mamah sedang di bengkel menyervis mobil...atau yaa suami mu saja yang menyetir untuk kita..!" ucap Bu Marsya yang menunjuk Arga di ujung sana.


"tapi....!" belum sempat Nayna memberikan protes nya,Arga langsung menarik Nayna ke atas.


"ayo ganti baju..kita jalan-jalan..!" ucap Arga yang di sambut senyuman Bu Marsya.


"tapi Nay mau sama mamah ,bukan kakak..!" jawab Nayna berusaha melepaskan tangan Arga yang membelit nya.


"diam,dan cepat ganti baju..jangan membantah lagi..!" jelas Arga yang menggendong Nayna ke atas menuju kamar nya.


Nayna mendelik kan mata melihat Arga yang terus tersenyum menatap nya.


"apa yang kakak lakukan,lihat ke bawah,nanti kita akan jatuh..!" ketus Nayna yang merasa risih di gendong an Arga .


"kau sangat cantik jika marah..!" goda Arga yang mendapat tepukan di dada nya.


dengan pelan Arga meletakkan Nayna di sofa kamar nya,kemudian ia membuka kaos nya dan masuk ke kamar ganti.


Setelah 10 menit ,Arga keluar dengan pakaian casual nya,kaos putih dengan jaket yang bertengger pas di pundak nya.


Nayna merutuki kebodohan nya,ini bukan yang pertama ia melihat suami nya sendiri,bahkan mereka telah lama bersama,namun rasa cinta membuat nya terus kagum akan sosok lelaki tampan di depan nya itu.


'ini baju mu..mau kakak bantu mengganti nya..?" tawar Arga dengan seringai mesum nya.


"Nay bisa sendiri..!" ucap nya kemudian berlalu menuju kamar mandi di barengi kekehan Arga


"jangan pakai lipstik..!" larang Arga pada Nayna yang akan mengoleskan hal wajib bagi seorang wanita di bibirnya.


Arga duduk di sofa menunggu Nayna yang berada di depan cermin besar nya.


"bedak nya sedikit saja..!" ucap Arga,namun mata nya masih menatap ponsel di tangan nya.


"Nay sudah selesai..cepat..!" rengek Nayna yang sudah berdiri di depan Arga.


Arga mendongak menatap Nayna dengan tampilan natural nan anggun,namun bagi nya itu berlebihan dan bisa membuat laki-laki melirik nya.

__ADS_1


greep


Arga menarik Nayna hingga duduk di pangkuan nya.


cup


Ia ******* bibir ranum itu dengan lembut,menarik tengkuk Nayna untuk mengabsen setiap lekuk lidah Nayna .


"kau sangat cantik..jangan jauh-jauh dari kakak jika di mall nanti..!" ucap Arga dengan masih menempel kan kening nya pada Nayna yang masih terpejam sehabis ******* manis itu.


Arga membersihkan bibir Nayna yang sedikit basah dengan tissue di samping nya.


"ayo kita berangkat,jika tidak ,maka kakak tidak bisa menjamin kalau kau masih bisa berjalan nanti..!" goda Arga yang mendapat tatapan tajam dari Nayna.


Arga dan Nayna turun dengan Bu Marsya yang sudah menunggu.


"mamah kira batal acara jalan-jalan nya,kalian begitu lama..!" omel Bu Marsya yang mendapat kan kekehan pelan dari Arga .


Mereka masuk ke mobil bersama dengan Arga yang menjadi sopir tertampan yang pernah ada.


Tidak perlu waktu lama,mereka sampai pada mall besar di kota nya.


Arga membelit pinggang Nayna yang masih ramping,sikap posesif nya jelas terlihat.


"kak,Nay ingin dengan mamah..!" ucap Nayna berusaha melepaskan belitan tangan Arga.


plak


Bu Marsya memukul lengan Arga hingga terlepas dari Nayna ,ia membawa Nayna berjalan di depan , sementara Arga berjalan masam di belakang nya .


Tanpa lelah Nayna dan Bu Marsya mengelilingi mall besar itu, sementara Arga hampir kehabisan tenaga,karena ia bosan dan juga lelah.


"mah kita makan dulu..aku lelah..!" ucap nya memohon pada dua wanita di depan nya.


🌹🌹🌹🌹


Selamat siang semua


selamat beraktifitas

__ADS_1


mampir juga ke cerita aku yang lain


Wasiat Terakhir


__ADS_2