Cinta Nayna

Cinta Nayna
Jujur


__ADS_3

"Nay,ini mamah..buka pintu nya sayang..!" Panggil Bu Marsya dengan kelembutan seorang ibu.


Arga yang sejak tadi merasa kesal hanya bersandar pada dinding melihat reaksi Nayna yang di panggil Bu Marsya.


Klik...pintu kamar terbuka,namun hanya sedikit.


"Nay,kau belum makan siang kan,ayo temani mamah makan..!" Ajak Bu Marsya


"Nay sudah makan mah...!" Tolak Nayna dengan senyuman.


Arga mengernyit kan alis nya mendengar penolakan Nayna.


"Kau jangan berbohong..!" Timpal Arga yang maju ingin masuk ke dalam kamar namun di dorong Nayna dengan menutup pintu .


Bu Marsya menahan tangan Arga yang ingin memaksa masuk,hingga membuat Arga makin kesal dan kembali ke kamar nya sendiri sambil membanting pintu dengan sedikit keras.


"Shhiittt" umpat Arga dengan sangat kesal.


"Kenapa menyiksa diri sendiri dengan tidak makan,apa salah nya jika bilang saja di mana salah nya,tidak perlu seperti anak kecil ..!" Gumam Arga yang kesal saat Nayna menolak untuk makan.

__ADS_1


Bu Marsya membawa kan makanan ke kamar Nayna ,mereka makan bersama di kamar,Bu Marsya tidak ingin memaksa Nayna untuk bercerita sesuatu yang tidak ingin dia katakan.


"Nay,makan nya yang banyak..!" Ucap Bu Marsya sambil memasukkan beberapa lauk dan tempe ke piring Nayna.


"Mah,cukup ..ini sudah banyak..!" Balas Nayna dengan tersenyum,dia begitu senang Bu Marsya sangat perhatian pada diri nya.


Bu Marsya mengusap pundak Nayna sebelum akan keluar membawa nampan berisi bekas makanan itu.


"Mah,boleh kah Nay bertanya sesuatu...?" Tanya Nayna berharap Bu Marsya menjawab semua pertanyaan nya seperti ini.


"Apa yang mengganjal di pikiran mu,keluar kan lah,mamah akan mendengar kan..!" Jawab Bu Marsya yang kembali duduk di sofa.


Bu Marsya menghela nafas kemudian meraih tangan Nayna


"Itu hanya masa lalu,dulu Arga begitu mencintai nya,namun dia juga yang membuat Arga menjadi orang lain dalam hidup kami,tapi itu sudah berakhir,mamah percaya dengan Arga..!" Jelas Bu Marsya.


"Tapi,Nay beberapa kali melihat kakak bersama wanita itu di kampus dan tadi pagi mereka pergi bersama..!" Tambah Nayna yang salah paham dengan keadaan.


Bu Marsya diam tak bisa menjawab nya.

__ADS_1


"Waktu itu Nay melihat kakak bersama Jesika memasuki mobil bersama sehabis dari supermarket,dan tadi pagi para mahasiswa melihat kakak membawa Jesika keluar kelas hingga siang hari..!" Jelas Nayna dengan sedikit bulir air mata seolah menunjukkan rasa kecewa nya pada Arga.


"Nay, lelah kalau harus seperti ini terus,kakak tidak mengatakan semua nya jika Nay bertanya tentang Jesika..!" Kesal Nayna yang mulai menangis tersedu-sedu.


Bu Marsya memeluk Nayna ,beliau tak bisa menjawab semua yang Nayna katakan.


"Tenang lah,mamah akan bicara pada Arga,kau istirahat lah dulu,ingat jangan pernah berpikir untuk meninggalkan Arga sendiri...!" Pesan Bu Marsya yang kemudian menuntun Nayna menuju tempat tidur dan menyelimuti nya.


"Tidur lah,mamah akan keluar dulu..!" Pamit Bu Marsya kemudian berlalu dari kamar Nayna.


Di depan pintu Arga tengah menunggu Bu Marsya sambil bersandar pada tembok kamar nya.


"Dia sudah makan,dan sekarang sedang tidur..!" Ucap Bu Marsya yang paham akan tatapan Arga.


🌹🌹🌹🌹


Terimakasih sudah setia stay di sini


jangan lupa like dan vote nya yaaa

__ADS_1


__ADS_2