
Nayna masih duduk di tepi ranjang menggulung tinggi rambut nya,dia membaca majalah yang ada di kamar Arga.
Cukup lama Arga di kamar mandi,entah apa yang di lakukan nya,Nayna tak mendengar suara air atau apa pun itu.
Arga di dalam kamar mandi memang tak melakukan apa pun,dia berpikir keras untuk bisa membujuk Nayna agar bisa tidur bersama nya malam ini, bagaimana pun dia pria normal ,lagi pula Nayna sudah menjadi isteri nya,namun dia takut Nayna belum siap.
Klik...pintu kamar mandi terbuka pelan,Arga berjalan menuju Nayna,kemudian berbaring di atas paha Nayna.
"Kakak kenapa...?" Tanya Nayna yang kaget saat Arga berbaring di pangkuan nya.
Arga tersenyum kemudian mendongak kan kepala untuk menatap manik Nayna.
"Kepala kakak sedikit pusing,apa kau bisa memijat nya sebentar...?" Ucap Arga.
Nayna menutup majalah di tangan nya,kemudian memijat pelan kepala Arga.
Nayna tersenyum melihat Arga yang memejamkan mata nya.
"Apa kakak tertidur..?" Gumam Nayna dengan pelan.
__ADS_1
Nayna berniat memindah kan kepala Arga ke bantal nya,namun di cegah oleh Arga.
"Kakak belum tidur..?" Tanya Nayna .
"Hhhmmm...bisa kah sebentar lagi tetap seperti ini..!" Pinta Arga yang masih memejamkan mata nya.
Kepala Arga berdenyut kecil,mungkin karena kelelahan atau terlalu banyak berfikir,entah lah,hanya dia yang tau.
Arga membuka mata nya,mendongakkan kepala untuk menatap Nayna,lalu menyelip kan tangan nya ke belakang leher Nayna untuk menarik nya agar menunduk.
Nayna bingung ingin bertanya,namun belum sempat mengeluarkan kata-kata,Arga langsung membungkam mulut Nayna dengan bibir nya.
Nayna diam menerima perlakuan Arga,hingga beberapa menit Arga terus menekan tengkuk Nayna untuk memperdalam ******* nya dan melepaskan saat Nayna hampir ke habisan nafas.
Arga bangun dari pangkuan Nayna,kemudian menggenggam tangan Nayna,kembali memajukan wajah nya kembali mengulang aksi nya.
Ke dua nya sama-sama terhanyut oleh suasana,Nayna tak menolak sentuhan dari Arga,tangan Arga pun sudah mulai bergerilya di tubuh Nayna,hingga menyusuri bagian inti Nayna,dia menghentikan aksi nya karena merasa ada yang sedang mengganjal.
Arga menatap Nayna "kau sedang....?" Kata-kata Arga menggantung saat melihat Nayna mengangguk paham.
__ADS_1
Shhiittt...umpat Arga yang terlihat kesal karena sudah terasa di ubun-ubun namun harus menunda lagi,Nayna tengah berhalangan saat ini,dan itu membuat Arga frustasi.
Arga memandang Nayna yang tersenyum melihat rasa kesal suami nya "kenapa harus sekarang sih..!" gerutu Arga.
"Nay juga tidak tau,apa kakak marah pada Nay..?" tanya Nayna yang terlihat sedih karena merasa mengecewakan suami nya.
Arga menggeleng kemudian tersenyum sambil merapikan kembali baju dan rambut Nayna yang sudah tidak beraturan akibat ulah nya.
"berapa lama ini berakhir..?" tanya Arga dengan lemas.
"mungkin 7 hari atau bahkan lebih..!" jawab Nayna dengan jujur.
"kau bercanda ..atau kau ingin membohongi kakak..?" ucap Arga yang melotot pada Nayna.
"itu benar,kenapa Nay harus berbohong..?" balas Nayna.
Arga berbaring dengan diam mencoba meredam sesuatu yang bergejolak dalam diri nya,Nayna ikut berbaring di samping Arga kemudian memeluk nya.
"apa kakak marah ..?" tanya Nayna pelan,Arga tersenyum mendengar pertanyaan Nayna,dia mengambil kesempatan itu untuk mengerjai istri nya.
__ADS_1
🌹🌹🌹🌹
terimakasih kakak sudah setia stay di sini..tolong tinggalkan like dan vote nya ya.