Cinta Nayna

Cinta Nayna
Ketahuan


__ADS_3

Arga melirik Nayna yang sedang sarapan. Arga tidak berani lagi untuk bertanya tentang kemarahan Nayna. Arga bingung bagaimana untuk membujuk Nayna kali ini,tidak pernah Nayna seperti ini mendiamkan nya.


Saat selesai sarapan, Nayna berdiri di samping pa Hendrawan.


"Pah,hari ini tolong antar kan Nay ke sekolah dulu ya .!" pinta nya dengan pa Hendrawan.


Sebelum menjawab, pa Hendrawan memandang pada Arga yang menggeleng meminta pa Hendrawan untuk menolak permintaan Nayna.


"Nay,papah hari ini ada meeting pagi sekali,kamu dengan Arga saja" sambil menunjuk ke arah Arga.


"yessss.. papah yang terbaik" Arga bersorak dalam hati nya.


Nayna hanya mengangguk dan pamit pada pa Hendrawan dan Bu Marsya secara bergantian.


Arga membuka kan pintu mobil untuk Nayna. Dengan bersorak senang di hati,Arga terus senyum .

__ADS_1


Di dalam mobil, Nayna masih diam sambil memainkan handphone nya tanpa peduli dengan Arga.


"Nay udah dong ngambek nya,kakak kan udah minta maaf dari kemarin." bujuk nya pada Nayna.


"Nay ga ngambek kak.." kata Nayna sambil terus melihat handphone nya dan kadang sambil senyum-senyum.


Arga mengerutkan kening melihat Nayna yang sedari tadi asyik dengan handphone nya dan terus tersenyum hingga mengabaikan diri nya. Arga sudah tak tahan lagi,dengan cepat dia merebut handphone Nayna dan langsung memasukkan nya ke saku celana jeans nya.


"Nay,kakak tidak suka kau mengacuhkan kakak yang sedang bicara,apa handphone itu lebih penting dari kakak.." Arga terlihat kesal menghadapi Nayna.


Sebelum turun Nayna menoleh pada Arga yang terus menatap ke depan.


"kakak jelek kalo marah begitu,," kata Nayna sambil tertawa dan turun dari mobil.


"Dia bilang aku jelek,yang benar saja,awas saja kau Nayna..!" ucap Arga dengan memandang Nayna yang memasuki gerbang sekolah.

__ADS_1


Mobil Arga memasuki pekarangan rumah nya,dia tidak ke kampus karena memang tidak ada mata kuliah hari ini. Dengan santai dia turun dari mobil nya dan langsung memasuki kamar nya.


Saat akan berganti pakaian,dia mendengar suara pesan masuk,namun bukan dari handphone nya, melainkan dari milik Nayna.


Satria : "Nay ,kenapa kau terus menolak ku untuk mengajak mu keluar,kau tidak percaya pada ku❤️.." Mata Arga membulat sempurna membaca pesan dari seorang yang di ketahui nama nya tertera di handphone Nayna.


"Brengsek,berani sekali dia mengirim pesan seperti ini apa maksud nya..?" gerutu Arga sambil mondar-mandir. Amarah nya semakin terpancing saat melihat emoticon "Love" di akhir pesan.


Arga yang penasaran dengan semua chat Nayna ,terus membaca semua tanpa terlewat,namun semua hanya teman wanita ,hanya ada nama Satria yang selalu mengirimi Nayna pesan-pesan romantis.


Begitu banyak puisi-puisi yang di kirim nya pada Nayna,hingga membuat Arga merasa panas sampai ke ubun-ubun 😂.


"aku harus menanyakan ini pada Nayna siang nanti,aku tidak bisa menahan nya begini."


gerutu nya sambil duduk di sofa.

__ADS_1


Arga sudah bertekad untuk mengatakan cinta nya pada Nayna secepatnya. Arga termotivasi dari pesan Satria yang terus mengirimi Nayna dengan kata romantis,dia tak ingin di dahului oleh orang yang bernama Satria itu.


__ADS_2