
Aldi mengambilkan Nayna nasi dan lauk , sementara Daniel masih melirik Nayna .
"Abang makan saja,Nay bisa makan sendiri..!" Ucap Nayna yang merasa tak nyaman dengan yang lain, padahal harus nya Nayna lah yang melayani Abang nya.
"Kau duduk di situ saja,aku tidak akan makan,jika kau belum makan ..!" Ucap Aldi, sementara yang lain saling pandang dan melempar senyum.
Mereka makan dengan nikmat ,walau terdengar sesekali kekonyolan Sammy di meja makan itu.
"Kau terus berkicau sejak tadi,apa kau tak lelah..!" Ucap Rey yang di sambut senyuman Nayna .
"Selesai ini,kita akan nonton bersama..!" Ujar Daniel.
"Kenapa nonton.. kenapa tidak jalan-jalan saja..!" Tanya Sammy .
"Nay tak bisa lelah,ia harus istirahat..!" Jawab Rey.
"Kita nonton di rumah saja..!" Usul Aldi,yang kebetulan di rumah mereka memiliki bioskop mini.
"Benar..kau jalan sendiri saja..!" Usir Daniel.
Nayna ikut senang,mereka berempat sangat memperhatikan diri nya,hingga ia mulai melupakan sedikit kesedihan nya.
Aldi yang menggandeng Nayna menuju ruangan lain membuat Daniel tersenyum,ia ingin melakukan hal yang sama,tapi ia takut Nayna dan yang lain kurang nyaman.
Aldi dan Nayna duduk di sofa yang sama,sedang kan Rey,Sammy dan Daniel duduk beralas kan karpet bulu.
"apa begini nyaman..?" Tanya Aldi yang meletakkan bantal di belakang Nayna .
"Ia,Nay nyaman begini..!" Jawab Nayna .
Sementara di sudut kota lain,seorang lelaki tengah menghajar beberapa orang.
"Kau bodoh..kenapa kau tidak bisa menemukan Nayna ..!" Amuk Arga pada beberapa orang suruhan nya.
Bugh
Bugh
Bugh
Sepuluh orang tumbang di depan nya ,mereka tak berani melawan Arga.
"Pergi semua dari sini,jangan sampai aku melepaskan kepala kalian..!" Ucap Arga yang begitu murka karena orang nya tak dapat menemukan Nayna .
Arga menghancurkan barang di kamar nya,ia begitu marah,di tambah saat orang tua nya ikut marah dan langsung pulang .
"Nay,kau di mana..!" Gumam nya.
__ADS_1
Terlintas satu nama di otak nya,ia segera merogoh saku nya dan memangil orang tersebut.
Tut
Tut
Tut
Telepon nya tak tersambung, menandakan seseorang itu menonaktifkan handphone nya.
Shhiittt
Umpat nya sambil melemparkan handphone nya.
Dengan tergesa ia menuruni tangga dan mengambil kunci mobil nya.
Arga menjalankan mobil menuju showroom mobil milik Rey,ia di sambut sekertaris Rey yang mengatakan jika Rey tidak di tempat.
Lantas Arga langsung mengetik pesan pada Rey dan mengajak nya bertemu.
Di rumah Nayna ,Rey memperlihatkan pesan itu pada yang lain, sementara Nayna tertidur di samping Aldi.
Aldi memberi isyarat pada yang lain untuk mematikan layar dan membantu nya untuk membawa Nayna ke kamar nya.
"kita harus buruan,kalo ga dia bakalan ngamuk..!" Celetuk Sammy.
"Aku ikut..!" Ucap Aldi.
"Ga,aku cuma mau tau reaksi nya saat kita bertemu..!" Jelas Aldi.
"Kalian pergi lah..aku akan nunggu Nayna di sini..!" Sambung Daniel yang mendapat tatapan aneh dari ke tiga sahabat nya.
"Nay pasti nyariin kita kalau pergi semua..!" Jelas Daniel yang mendapat anggukan dari ke tiga teman nya.
Rey membawa mobil nya dengan kecepatan tinggi,ia tak ingin Arga membuat nya rugi banyak kali ini,karena ia tau betapa gila nya Arga.
Ttiiiiitt
Dencitan mobil menghentikan mobil sport merah tepat di depan showroom,terlihat banyak nya orang yang berkerumun di sana menyaksikan Arga dan beberapa orang berpakaian hitam sedang mengintrogasi salah satu orang kepercayaan Rey.
"Kau gila..!" Sungut Rey yang menarik karyawan nya dari cengkraman Arga .
Sementara Sammy membubarkan orang yang berkerumun di depan loby.
Rey menggiring Arga memasuki ruangan nya.
Di ikuti Sammy dan Aldi,baru pintu ruangan tertutup,Aldi lebih dulu maju dan mendaratkan bogem nya pada Arga.
__ADS_1
Bugh
Arga mundur beberapa langkah dengan memegang ujung bibir nya yang berdarah.
"Brengsek..!" Umpat Arga pelan yang masih bisa di dengar oleh yang lain.
"Siapa dia..kenapa di sini..apa dia juga tertarik pada istri ku seperti teman mu Daniel itu..!" Ucap Arga dingin yang membuat Aldi memanas di sini.
"Kau lah yang brengsek..kau sudah memiliki istri dan sebentar lagi akan memiliki anak..tapi kau malah bermain gila dengan wanita lain, seperti nya aku harus menghajar mu..!" Tantang Aldi yang maju beberapa langkah,namun di hadang oleh Rey.
"Tenang lah..!" Bujuk Rey yang menarik Aldi duduk di sofa sana.
Arga masih berfikir keras tentang siapa Aldi,jelas ia lupa siapa orang di hadapan nya saat ini .
"loe lupa dia..?" tanya Sammy menatap Arga
"gak perlu tau siapa dia..Nay di mana,kalian pasti terlibat bukan..dan ya Daniel tak ada..apa dia bersama Nay..dia istri gue..kalian ga berhak menyembunyikan nya dari gue..!" ungkap Arga di penuhi emosi.
"memang ..dia benar-benar gila..!" umpat Aldi tak kalah emosi.
Dengan langkah lebar Arga maju untuk membalas Aldi,namun di halangi Rey .
"dia kakak Nayna,dia berhak marah pada loe..!" ucap Rey.
Arga seakan membeku mendengar itu,namun kepalang tanggung,ia diam dan menatap tajam Rey.
"di mana Nay..!" tegas Arga dengan mata merah
"loe harus tenang,dia akan takut jika melihat keadaan loe kaya gini,biar kan Nay sendiri dulu..!" bujuk Rey.
"ga..Nay harus sama gue..dia harus pulang..!" ucap Arga keras kepala.
"loe ingin Nay sekarang,maka mari kita berduel..!" ucap Aldi.
"loe gila..!" sungut Sammy.
"yaa..apa pun itu..gue mau Nay saat ini..!" balas Arga.
"tidak..kalian gila.. sekarang loe pulang dulu..!" teriak Rey merasa frustasi,ia tak mungkin membiarkan Arga dan Aldi berduel.
Sammy menarik paksa Arga keluar dari ruangan itu.
"lepas..gue mau Nay sekarang..!" teriak Arga.
"loe bodoh..pulang dulu..nanti gue bawa Nay ke mansion loe..!" bujuk Sammy yang mendapat tatapan tajam dari Arga .
🥰🥰🥰🥰
__ADS_1
Assalamualaikum pecinta Nayna
misss youu🥰🥰🥰😘😘