
Nayna masuk setelah mobil Rey keluar dari gerbang,ia melewati Arga begitu saja.
"sayang...!" ucap Arga sambil menyusul Nayna dari belakang.
"kau sudah makan malam..?" tanya Arga melembut saat Nayna di depan nya,yaa Arga sengaja menghalau jalan Nayna .
"Nay ingin mandi dulu..!" ucap Nayna singkat tanpa ekspresi dan membuat Arga makin sakit kali ini.
"heum..baik lah,kakak akan menyiapkan makanan untuk mu ..!" balas Arga ,ia tak ingin memaksa Nayna kali ini,ia berusaha terus mengontrol diri nya agar tak emosi di depan Nayna .
Nayna naik menuju kamar nya sendiri,bukan kamar nya bersama Arga, setelah ia menutup pintu,Nayna terdiam merasa sedih dan takut,ia takut Abang nya kecewa lagi ,tapi yaa ia harus segera menyelesaikan ini secepatnya dan Abang nya harus tau jika ia saat ini bahagia.
--__--
"kenapa lama sekali..!" gumam Arga sambil menatap tangga , berharap Nayna turun dengan cepat.
"aku akan menyusul nya .!" lanjut Arga berjalan menuju tangga.
ceklek
Arga membuka kamar nya dengan pelan.
hening
tak ada siapa pun di sana,ia lantas masuk dan mencari Nayna .
"sayang..!" panggil nya pelan menuju kamar mandi,namun tak ada,dan saat ia buka pun, kosong..Nayna tak ada.
"apa dia di kamar nya..!" ucap Arga kembali.
Dengan langkah lebar ia menuju kamar Nayna di seberang nya.
ceklek
terkunci
Dan benar Nayna di dalam.
"sayang...!" panggil Arga .
"buka pintu nya..,kita makan malam...!" panggil Arga dari luar,namun tak ada sahutan,yang ada hanya keheningan.
"apa dia tidur..!" gumam Arga .
"aku harus memastikan nya..!" ucap nya cemas,namun hanya beberapa langkah Arga menjauh,pintu kamar Nayna terbuka,menampilkan sosok Nayna dengan baju tidur nya yang terlihat lucu di mata Arga.
senyum Arga melengkung mendapati Nayna yang keluar dengan keadaan lebih segar.
__ADS_1
"maaf sudah menunggu.." ucap Nayna berlalu dari Arga.
Arga tersenyum dan meraih tangan Nayna yang berjalan di depan nya ,tanpa perlawanan dari Nayna .
"hati-hati..!" titah Arga sambil memeluk posesif pinggang Nayna saat menuruni tangga.
Sampai di meja makan,Arga menyiapkan makanan Nayna ,meski Nayna sudah menolak .
"diam lah..kakak akan menyuapi mu..!" ucap Arga.
"Nay bisa sendiri,kakak makan lah juga..!" balas Nayna .
Arga menurut dan makan bersama Nayna setelah menyiapkan piring Nayna yang sudah lengkap dengan makan malam nya.
Mereka makan dengan tenang,Nayna diam sementara Arga terus memandangi Nayna .
teng
Arga meletakkan sendok nya,ia beralih ke belakang Nayna dan merapikan rambut Nayna yang menggangu nya saat makan,entah dari mana datang nya ikat rambut itu,tapi itu sudah ada di tangan Arga .
"rambut mu mengganggu makan mu,kau sekarang bisa makan dengan nyaman ..!" ucap Arga .
Nayna sampai melongo kali ini,kenapa Arga bisa begini.
"heum.. terima kasih. .!" ucap Nayna yang melihat kebelakang nya ,karena memang masih Arga berada di belakang nya.
"habis kan makanan mu,kakak akan membuat kan susu untuk mu..!" kata Arga sambil mengelus Surai Nayna yang panjang.
Nayna diam,namun ia menyambut uluran tangan Arga tanpa berkata apa pun.
"Nay,ingin tidur sendiri...!" Ungkap Nayna saat tiba di depan kamar nya.
"Kenapa begitu..?" Jawab Arga yang menatap Nayna dengan sedih.
"Nay ingin sendiri dulu..boleh kah..?" Lanjut Nayna .
Arga diam sejenak,namun ia mengangguk pasrah.
"Tapi kau harus tidur di kamar kita,kakak akan tidur di luar atau di kamar lain..kau akan nyaman tidur di kamar kita. .jangan membantah..!" Tekan Arga di akhir kalimat.
Nayna menurut kali ini,ia masuk ke kamar mereka,yaa kamar Arga .
"Duduk di sini dulu,kau tidak boleh langsung tidur sehabis makan.." ucap Arga menggiring Nayna untuk duduk di sofa.
"Kakak mandi sebentar,kau tidak kakak ijin kan untuk keluar kamar ini,kau mengerti kan..!" Ucap Arga lembut sambil menciumi ke dua tangan Nayna.
Arga berlalu ke kamar mandi untuk merilekskan tubuh dan pikiran nya seharian ini,ia begitu lelah.
__ADS_1
Tak begitu lama,pintu kamar mandi terbuka, menyeruak kan aroma sabun mint yang begitu menenangkan .
Dengan masih menggunakan handuk,Arga keluar dari sana dan melempar senyum pada Nayna yang juga menatap nya.
"Bisa bantu kakak mengeringkan rambut ..?" Tanya Arga saat di hadapan Nayna,tanpa permisi,Arga sudah duduk di lantai karpet nya, tepat nya di bawah Nayna.
Nayna mengambil handuk kecil itu dan mengusap kan pelan ke kepala Arga.
Setelah beberapa lama,Arga mengambil tangan Nayna di kepala nya,dan mwmbawa nya ke pundak nya.
"Sayang..maaf kan kakak...!" Lirih Arga.
Nayna masih diam,ia tetap di posisi nya,namun Arga duduk di samping nya kali ini.
"Kau mau ke mana...!" Tanya Arga saat Nayna berdiri.
"Ambil baju kakak,kakak bisa masuk angin..!" Tutur Nayna .
Arga ikut menggiring Nayna ke ruang pengganti pakaian.
Brukkk
Arga memeluk Nayna erat dari belakang,mengendus aroma rindu yang selalu membuat nya candu.
"Maaf kan kakak..!" Ulang nya sekali lagi.
"Jangan tinggalkan kakak lagi, please...kakak akan makin gila jika terjadi seperti tadi lagi..kau tidak tau bagaimana sakit nya kakak saat tidak menemukan mu..!" Ungkap Arga.
"Nay tidak akan pergi..!" Balas Nayna.
Arga membalikkan tubuh Nayna hingga berhadapan dengan nya.
"Kakak janji akan membahagiakan mu dan bayi kita...!" Tambah Nayna .
"Nay tau,Nay tidak akan lari lagi meski apa pun yang terjadi,Nay akan tetap di sini,bersama kakak,meski kakak menyakiti atau memukul Nay sekali pun,tidak apa,Nay tetap di sini sampai nafas panjang terakhir Nay..!" Balas Nayna dengan embun di mata nya.
Cup..
Arga menarik lembut tengkuk Nayna hingga beberapa detik.
"Jangan bicara begitu,kakak tidak mungkin begitu,kakak tidak akan memukul mu..kau jangan berfikir begitu..!" Balas Arga sedih saat melepas tautan mereka.
---__---
Selamat istirahat,
sehat selalu
__ADS_1
Marhaban ya Ramadhan
semangat sahur semua 🥰🥰