Cinta Nayna

Cinta Nayna
Handphone Baru


__ADS_3

Nayna bingung melihat Arga yang langsung membuka kotak handphone yang masih bersegel itu,ia menarik ujung jaket Arga .


"Apa..?" Tanya Arga yang menoleh pada Nayna di samping nya.


"Kak,kita belum bayar,kenapa langsung di buka, bagaimana kalau pemilik toko ini marah-marah dan melapor kan kita ke polisi...?" Jawab Nayna dengan wajah takut nya.


Arga terkekeh geli mendengar pertanyaan Nayna itu.


"Kalau mereka panggil polisi,ya kamu ikut mereka aja ke kantor polisi,kakak ga mau..!" Jelas Arga untuk mengerjai isteri nya itu.


Nayna menatap tajam pada Arga yang dengan mudah mengatakan kalau akan membiarkan Nayna di bondong ke kantor polisi.


Nayna berjalan ingin keluar dari tempat itu,tapi Arga dengan cepat menarik tangan nya.


"Mau kemana...?" Tanya Arga dengan santai nya.


"Nay mau ke kampus..!" Jawab nya dengan kesal


"Gimana mau ke kampus ,kau kan tidak bisa mesan taxi online, handphone mu tidak ada,kau lupa..!" Ucap Arga yang tersenyum,dia begitu senang mengerjai Nayna pagi itu.


Nayna terdiam mendengar kan nya,bahwa benar apa yang di katakan Arga itu, bagaimana dia bisa memesan taxi, sementara dia tidak memiliki handphone.


"Nay akan jalan kaki ke kampus..!" Ucap Nayna tak mau kalah.


"Ga mau handphone baru ne..?" Goda Arga yang memasukan kartu Nayna ke dalam handphone baru itu.

__ADS_1


"Ga mau kalau ujung-ujungnya masuk penjara..!" Jawab Nayna dengan kesal.


"Nay akan minta belikan dengan....!"


Ucapan Nayna terhenti saat Arga menatap tajam pada nya,dia melotot dan meletakkan handphone itu lalu menarik tengkuk Nayna dan mencium nya di depan karyawan toko.


Semua karyawan terbelalak melihat kelakuan tuan muda nya itu,mereka mengalihkan pandangan seolah tak melihat nya.


Nayna yang mendapat serangan mendadak dari Arga langsung mendorong nya dan menatap di sekitar nya.


"Apa yang kakak lakukan..?" Tanya Nayna dengan kesal.


"Kakak ga mau kau minta belikan pada cowo di kampus itu kan..!" Ucap Arga yang tak kalah kesal.


Arga bisa tenang setelah Nayna menyebut nama Abang nya,dia membereskan kotak handphone itu dan memasukkannya ke dalam paper bag yang sudah di siap kan karyawan toko.


"Berikan tagihan nya pada papah ..!" Ucap Arga sambil berlalu dari beberapa karyawan yang menunduk pada nya.


Arga menarik tangan Nayna keluar dari toko itu dan menuju mobil mereka kembali.


Di sepanjang perjalanan mereka masih diam, hingga tiba di parkiran kampus,Nayna akan turun dari mobil dan mengambil tangan Arga untuk di cium nya.


"Nay masuk duluan.." ucap Nayna sambil menyalami Arga yang masih diam,namun tangan nya di tahan Arga.


"Tolong,jangan terima apa pun dari laki-laki lain ,itu akan membuat kakak seperti tak berguna ada di samping mu..!" Ucap Arga dengan pelan.

__ADS_1


Nayna mengangguk paham kemudian memeluk Arga,mencoba memberikan ketenangan pada Arga karena pikiran nya itu.


"Ini handphone mu..!" Kata Arga sambil memasukkan nya ke tas Nayna.


"Tidak usah khawatir,kakak tidak mencuri handphone itu,gerai handphone itu milik papah..!" Jelas Arga.


Nayna bernafas lega mendengar penjelasan Arga.


"Kenapa tidak bilang,Nay sudah sangat takut tadi..!" Ucap Nayna dengan memukul pelan pundak Arga.


Arga hanya tersenyum kemudian memajukan wajah nya.


Cup...


Arga mencium lembut bibir Nayna,hanya kecupan biasa namun bisa membuat nya tenang.


"Turun lah..kakak akan menunggu Rey dulu..!" Ucap Arga.


🌹🌹🌹🌹🌹


stay terus


di tunggu like dan komentar nya yaaa


makasih kakak

__ADS_1


__ADS_2