
Nayna bangun pukul 5 pagi,dia masuk ke kamar mandi untuk mencuci muka dan gosok gigi,setelah itu dia menggulung tinggi rambut nya, bergegas untuk ke dapur, menyiapkan sarapan seperti biasa.
Tiba di dapur Nayna langsung mengeluarkan bahan-bahan dari kulkas untuk memasak,saat menutup kulkas, Nayna hampir berteriak namun Arga menutup mulutnya,dia terkejut karena Arga sudah berada dibelakang nya.
"kakak, mengagetkan saja..!" ucap Nayna saat Arga melepaskan tangan nya dari mulut Nayna.
Arga dengan tersenyum sambil berjalan ke arah meja makan tanpa menjawab pertanyaan Nayna. Dia duduk dengan tenang sambil memperhatikan Nayna yang memasak.
"tumben sekali Kakak bangun pagi,biasa paling susah kalau di bangun kan.." kata Nayna dengan pelan sambil melihat Arga yang dari tadi juga melihat nya.
"kakak kenapa gak ke kamar saja,mandi dulu..baru kesini lagi buat sarapan..!" usir Nayna secara halus, Karena dia merasa kurang nyaman diperhatikan seperti itu.
"kakak di sini saja ingin melihat mu memasak,gak apa-apa kan..?" tanya Arga.
Nayna hanya mendelik dan memanyunkan bibir mendengar perkataan Arga yang menurut nya tak biasa.
"sayang,bibir nya jangan gitu dong,kalau gitu terus kakak ga tahan mau nyerang kamu..!" goda Arga dengan senyum nya.
Nayna langsung diam dan tak berbicara lagi,takut Arga melakukan sesuatu yang aneh menurut nya.
Satu jam berlalu Nayna yang memasak sudah menyiapkan semua nya di meja makan,dia akan beranjak ke kamar untuk mandi dan bersiap untuk ke sekolah. Melihat Nayna yang berjalan keluar dari dapur,Arga mengikuti nya
"Sayang,kau mau kemana lagi..!" tanya Arga membuntuti dari belakang.
__ADS_1
"Nay mau ke atas mandi dan bersiap mau ke sekolah..kakak mengantarkan Nay kan hari ini.." ucap Nayna sambil menaiki tangga
"iya dong sayang,kakak selalu mengantar kemanapun kamu mau..!" Jawab Arga dengan lebay nya(udah bucin si Arga 😅)
Nayna hanya geleng-geleng dengan semua perkataan Arga. Mereka berpisah di depan pintu kamar masing-masing.
Jam 7 pagi mereka berkumpul untuk sarapan bersama,terlihat tenang sambil menikmati makanan.
Nayna pamit kepada Bu Marsya dan Pa Hendrawan.
"hati-hati yaa sayang,jangan ngebut bilang Arga.." pesan Bu Marsya kepada Nayna.
"Iya mah..kami berangkat dulu.." pamit Nayna.
"Sayang,nanti pulang kita makan di luar ya,kamu mau makan apa..?" tanya Arga yang sedang menyetir.
"Terserah kakak saja,Nay ikut kakak aja..!" jawab nya dengan senyum.
Arga menghentikan mobil nya di depan gerbang sekolah, Nayna akan turun dari mobil namun "klik" mobil terkunci,Nayna langsung menatap Arga dengan bingung.
"kakak,kenapa di kunci,Nay mau turun nanti terlambat tinggal 10 menit lagi bel bunyi Lo..!" ucap Nayna dengan bingung.
"Salim dulu lah sama calon suami..!" suruh Arga dengan wajah cool nya.
__ADS_1
Nayna membulat kan mata mendengar perkataan Arga barusan yang membuat nya malu,dia berfikir lebih baik mengikuti ucapan Arga dari pada dia terlambat masuk.
Nayna menuruti perkataan Arga,namun Arga belum membuka kunci nya.
"kakak,kenapa lagi,Nay hampir terlambat..!" gerutu Nayna.
Arga tersenyum dan menyodorkan pipi nya
"kiss dulu dong sayang" sambil menunjuk pipi nya yang di majukan ke arah Nayna.
"kakak jangan macam-macam kenapa" kesal Nayna pada tingkah Arga.
"iya sudah kalau ga mau" ucap Arga sedikit cemberut.
klik
Arga membuka kunci mobil nya,namun saat Nayna sudah membuka pintu mobil nya,tangan Nayna ditarik Arga kembali.
"sayang,mulai sekarang jangan pernah mengikat rambut mu lagi,kakak tidak suka,ada laki-laki melihat leher mu itu " ucap Arga dengan kesal sambil melepaskan ikat rambut Nayna dan membenarkan rambut Nayna.
🌹🌹🌹
*****Terimakasih sudah membaca karya aku..mohon maaf jika banyak kekurangan..mampir juga ke cerita aku satu nya "Wasiat terakhir"
__ADS_1
Bantu dukungan nya yaa kakak..