Cinta Nayna

Cinta Nayna
Farhan


__ADS_3

Arga menajamkan penglihatan nya,jarak nya hampir 10 meter dari tempat duduk Nayna sekarang,kepalan tangan nya menguat saat seorang lelaki menghampiri Nayna yang sedang duduk sendiri.


"brengsek...!" umpat Arga dengan kasar,ia ingin berlari menuju Nayna ,namun tak bisa karena sedang menunggu sang mamah yang mengantri rujak pesanan Nayna .


"Hey ...kenapa melamun..mamah bilang ambil buah nya segera..mamah akan mengantri di sana membeli kan Nay jus ..!" jelas Bu Marsya yang kesal karena sudah beberapa kali memanggil Arga namun tak di dengar .


Arga makin emosi,sesekali mata nya menoleh pada Nayna yang duduk ,namun laki-laki di samping nya tak kunjung pergi.


5 menit menunggu membuat Arga tergesa-gesa menuju Nayna ,tangan nya sudah terasa gatal untuk laki-laki yang berada di samping Nayna itu.


tak jauh dengan Arga ..Bu Marsya merasakan aura beda dari Arga.


"apa kau mengenal laki-laki itu..?" tanya Bu Marsya yang melihat wajah Arga memerah.


"aku tak mengenal nya..!" jawab Arga yang terus berjalan tanpa melepaskan tatapan tajam nya.


"kenapa tak ke kampus akhir-akhir ini..!" tanya laki-laki di depan Nayna .


"hhmmm.. Nay lagi cuti kuliah ..!" jelas Nayna yang menunduk karena tak begitu nyaman terus di tatap laki-laki di depan nya ini.


"kau sendiri di sini..?" tambah lelaki itu dengan tatapan tak biasa


"dia bersama ku...!" jawab Arga dengan lantang.


deg


Nayna kaget sekaligus senang karena Arga datang.


"kakak..!" ucap Nayna mendongak


Arga menarik kursi lain agar lebih dekat pada Nayna ,kemudian menggenggam tangan Nayna di atas meja .


"kau siapa..?" tanya Arga dengan nada dingin nya.


"aku teman Nayna di kampus..Farhan ..!" ucap lelaki itu memperkenalkan diri nya pada Arga yang menatap tajam pada diri nya.


Arga hanya melirik tanpa menyambut uluran tangan itu.


"aku suami Nayna..!" balas Arga dengan penekanan.


"hmmm..benar kah..!" kata Farhan tanpa ekspresi apa pun.


Farhan teman satu kampus Nayna ,ia pindahan dari luar kota,sudah sering ia mendekati Nayna ,hingga beberapa informasi tentang Nayna pun ia kumpulkan,ia juga tau jika Nayna sudah menikah,namun sedikit rasa di hati nya,mengalah kan logika yang ada.

__ADS_1


Bu Marsya yang merasa kan aura tak nyaman pun langsung mengajak Nayna ke toilet.


"Nay,temani mamah ke toilet..!" ucap Bu Marsya yang mendapat anggukan dari Nayna.


sepeninggalan Nayna dan Bu Marsya,terasa jelas aura negatif dari tatapan ke dua lelaki yang duduk berhadapan.


"sudah hampir sore,kata kan pada Nayna aku pulang dulu..!" ucap Farhan yang menatap arloji mahal nya.


Arga tersenyum kecut,untuk apa dia pamit pada Nayna ,begitu berani ia di depan Arga,apa lagi di belakang,entah apa yang ia lakukan pada Nayna.


"kak...!" panggil Nayna yang tiba bersama Bu Marsya.


"hhhmmm.. ini kau makan dulu rujak nya..!" ucap Arga sambil membuka kan rujak dan mengambil garpu untuk Nayna.


Nayna diam dan menurut,ia mulai memakan keinginan nya sedari tadi sambil menatap Arga yang kadang menunduk dengan pemikiran yang jauh.


"kenapa kakak ga mesan makanan..?" tanya Nayna sambil menggenggam tangan Arga di atas meja.


Arga tersenyum dengan gelengan pelan.


"habis kan lah makanan mu, setelah ini kita pulang,kau harus istirahat ..!" jelas Arga ,padahal suasana hati nya sedikit buruk,namun ia tak mau Nayna tau.


Di perjalanan pulang,Arga hanya diam,hanya sesekali ia ikut bicara,sesampai di rumah pun ia banyak diam dan langsung masuk ke kamar.


Nayna masuk menyusul Arga yang lebih dulu ke kamar,namun ia tak mendapati Arga di sana,tapi percikan air di kamar mandi meyakinkan Nayna jika kini Arga tengah mandi.


"kak...!" panggil Nayna


klik


pintu kamar mandi terbuka sedikit,hanya menonjolkan wajah Arga yang basah serta rambut yang masih acak-acakan dengan tetesan air yang menyeruak mengeluarkan aroma mint shampo nya.


"hhhmmm..kenapa...?" tanya Arga


"tidak..Nay hanya memastikan jika kakak lagi...!" jawab Nayna dengan tersenyum kikuk


"benar kah..?" tanya Arga balik.


Nayna hanya mengangguk dan berbalik menuju meja rias nya,ia berpikir ada yang aneh dari Arga ,ia tak pernah diam seperti itu kecuali sedang marah.


"apa kakak marah ...!" gumam Nayna sendiri.


Malam hari di meja makan,Nayna dan yang lain tengah siap melahap makanan yang tersaji,dengan sigap Arga melayani Nayna ,ia memilihkan setiap makanan untuk Nayna .

__ADS_1


"makanan mu harus sehat,kau tidak boleh lagi makan yang pedas,sekarang kakak yang akan mengatur makanan mu..!" jelas Arga sambil mengambilkan beberapa sayur dan lauk ke piring Nayna .


"Nay bisa sendiri..!" ucap Nayna menahan tangan Arga ,namun di tepis halus oleh Arga


"kau diam saja,biar kakak yang melakukan nya untuk mu..!" tambah Arga .


Bu Marsya dan Pa Hendrawan saling melempar senyum melihat keharmonisan anak dan menantu nya itu.


"bagaimana kuliah mu,apa mau cuti dulu..?" tanya pa Hendrawan


"Nay akan cuti dulu,aku sudah menyuruh Fadlan untuk mengurus nya..!" jawab Arga melirik Nayna di sampingnya.


"hhmmm itu lebih baik,atau kau bisa meminjam buku teman mu di kelas jika kau mau..!" usul pa Hendrawan.


"tidak perlu..aku akan meminta materi pada dosen nya nanti..!" tolak Arga ,otak nya tiba-tiba meradang mendengar teman satu kelas Nayna yang tertuju pada lelaki yang di anggap nya menyebalkan tadi siang.


"kenapa kakak belum makan..?" tanya Nayna yang melihat Arga sedari tadi hanya diam melihat nya makan.


"kakak akan menunggu mu selesai, setelah itu baru kakak yang akan makan..cepat kau habis kan, setelah itu minum susu mu..!" jawab Arga yang menopang satu tangan nya memandang Nayna di samping nya.


Acara makan malam berakhir setelah membahas masalah kampus Nayna ,semua orang terlihat memasuki kamar masing-masing,hingga beberapa lampu di rumah besar itu di matikan.


"kak...!" panggil Nayna pelan yang berada di dekapan Arga.


"hhhmmm..besok saja,kau harus istirahat..!" jawab Arga tanpa melonggarkan pelukan nya.


"apa terjadi sesuatu hari ini,kakak marah pada Nay..?" tanya Nayna yang tak tahan lagi dengan Arga yang lebih banyak diam sehabis dari mall tadi siang.


Hening tak ada jawaban dari Arga ,


"kak...!" ucap Nayna kembali melepaskan belitan tangan kokoh itu dari perut nya.


"kenapa lagi,kau harus istirahat sekarang,ayo tidur..!" balas Arga menarik kembali tangan Nayna .


"kakak menyembunyikan sesuatu dari Nay,kenapa tak mengomel saja sekalian dari pada begini..!" omel Nayna dengan jiwa sensitif nya.


🌹🌹🌹


Maaf kan saya baru up 🙏 🙏


karena sedang sakit,jadi telat up nya


sekali lagi maaf

__ADS_1


Selamat beristirahat semua ☺️☺️


__ADS_2