Cinta Nayna

Cinta Nayna
Menikah lah


__ADS_3

Mobil Arga sudah memasuki pekarangan rumah,Nayna terlihat sangat lelah dan mengantuk dan Arga dapat melihat dari wajah nya.


"apa kau masih kuat untuk berjalan masuk,mau kakak gendong..?" goda Arga sambil menarik turun kan alis nya.


Nayna menggeleng dengan cepat saat mendengar tawaran Arga yang konyol.


"kakak jangan aneh-aneh,kita di rumah Lo,di dalam juga ada mamah..!" Nayna membuka pintu mobil dan berjalan sedikit berlari .


Di depan pintu tampak Bu Marsya sudah menunggu mereka,dengan merentangkan ke dua tangan Bu Marsya membawa Nayna ke pelukan nya


"Selamat datang calon menantu mamah ..!" ucap Bu Marsya menggoda Nayna.


Nayna begitu malu mendengar perkataan Bu Marsya,dia masih erat memeluk Bu Marsya.


"sudah,ayo masuk dulu,kau pasti lelah..!"


tuntun Bu Marsya. Mereka masuk bersama dengan Arga yang mengikuti di belakang.


Nayna masuk ke kamar nya dan menutup pintu dengan cepat,dia dibuat malu saat berhadapan dengan Bu Marsya tadi.

__ADS_1


Saat akan ke kamar mandi,ada yang mengetuk pintu kamar nya,Arga yang ada di depan kamar nya ingin mengantar kan koper Nayna.


"sayang,ini koper mu..sampai ketemu makan malam yaa..jangan kangen kakak..!" ucap Arga menggoda Nayna.


Nayna masuk ke kamar mandi dan setelah itu tidur karena dia merasa sangat lelah.


Sore hari saat dia bangun,sudah pukul 6,Nayna bergegas ke kamar mandi mencuci muka dan turun kebawah untuk menyiapkan makan malam.


Di bawah sudah ada Bu Marsya yang menonton televisi bersama pa Hendrawan. Bu Marsya tersenyum melihat Nayna.


"Nay,sini duduk di samping mamah.." suruh Bu Marsya.


Nayna berjalan dan duduk di samping Bu Marsya seperti permintaan nya.


"mamah sudah tau semua nya,Arga sudah menceritakan nya pada mamah dan papah,kami merestui kalian,saran kami kalian menikah saja dulu supaya tidak terjadi fitnah karena kalian tinggal bersama di sini." pinta Bu Marsya


Nayna terlihat kaget dengan pernyataan yang dia dengar itu.


"mahh...." ucap Nayna seperti menolak keinginan Bu Marsya.

__ADS_1


"Nay,mamah tidak ingin kalian terbuai oleh dosa dengan status pacaran,kalian bisa pacaran setelah status kalian sah sebagai suami istri,kau tak perlu menjadi istri sebenarnya untuk sementara waktu, Arga akan menunggu sampai kau lulus..kau paham kan...?" tambah Bu Marsya menjelaskan semua nya.


"benar Nay,papah setuju dengan usul mamah mu,kalian bisa menikah dulu supaya mamah dan papah tidak khawatir lagi saat kalian ingin keluar bersama atau liburan kemana pun..!" ucap pa Hendrawan menambahkan.


"Mah,pah..apa ini tidak terlalu cepat,umur Nay belum 17 tahun..dan juga Nay masih sekolah..!" jawab Nayna dengan pelan.


"sayang,menikah tidak akan mengganggu aktifitas mu,kau masih bisa bersekolah seperti biasa,kau masih bisa melakukan hal lain yang kau mau..!" bujuk Bu Marsya memberikan masukan pada Nayna.


"Nay,akan bicarakan dulu dengan Abang Minggu depan saat dia ke sini mah..!" ucap Nayna.


Bu Marsya tersenyum mendengar keputusan Nayna,beliau mengangguk dan berdo'a semoga semua nya bisa cepat terlaksana.


Tanpa Nayna sadari,di balik tembok seseorang tengah mendengarkan percakapan itu,siapa lagi kalau bukan Arga yang memiliki ide supaya mamah dan papah nya membantu untuk membujuk Nayna.


🌹🌹🌹


****Hay kakak semua, terimakasih sudah mampir di sini...mampir juga yaa di cerita ku yang lain


"Wasiat terakhir"

__ADS_1


Tak kalah seru nya dengan cerita Nayna dan Arga..


See you....


__ADS_2