
setelah kepergian Arga ,Nayna dan Daniel duduk di taman belakang,Daniel membujuk Nayna untuk ke rumah sakit.
"Nay,kau harus di periksa..!" tegas Daniel.
"kak,Nay baik-baik saja..Nay mohon jangan memaksa..!" tolak Nayna ,sebenar nya ia tak ingin bertemu Yessi di sana.
"kenapa begini,kau terlalu keras kepala nay,..!" ucap Daniel.
"Nay hanya perlu istirahat sebentar..!" balas Nayna
"teserah,aku akan kembali nanti siang,jika sampai itu kau masih terlihat pucat,aku akan membawa mu..!" tambah Daniel yang berlalu pergi dari taman.
Daniel melajukan mobil nya dengan emosi,ia marah melihat keadaan Nayna,hingga beberapa kali ia memukul kemudi nya dengan kesal.
Tempat yang di tuju nya sekarang adalah showroom terbesar di kota nya,sesampai di parkiran,ia langsung melempar kunci mobil nya pada satpam di sana yang telah mengenal nya.
"selamat pagi Tuan..!" sapa security dengan ramah,namun wajah Daniel tetap dingin menahan emosi nya,ia melangkah kan kaki nya menuju gedung teratas gedung ini.
"selamat pagi Tuan..tunggu dulu..tuan sedang ada tamu di dalam..!" cegah seorang sekertaris yang duduk di depan pintu utama bos nya.
Daniel menatap tajam pada wanita berkaca mata di depan nya,hingga membuat sekertaris itu menunduk kan kepala.
Brakk
Dengan keras Daniel membuka pintu ruangan itu,terlihat beberapa orang di dalam sana menatap nya heran.
"maaf tuan, seperti nya pembicaraan kita berakhir di sini..nanti biar sekertaris saya yang menghubungi kalian..!" ucap Rey kepada rekan nya yang sedang mengadakan meeting di ruangan nya.
Benar,Rey orang yang di datangi Daniel kali ini,ia tak peduli dengan kesibukan Rey ,dengan santai ia berjalan menuju sofa setelah sebelumnya mengambil minuman soda di kulkas ruangan itu.
Setelah semua orang keluar,Rey melepas dasi yang bertengger rapi di leher nya.
"apa yang terjadi..kenapa begitu marah..?!" tanya Rey yang berdiri di depan Daniel yang meneguk minuman soda nya.
Daniel menengadah menatap Rey.
"kenapa kalian diam dan menyembunyikan semua dari ku,aku bahkan tau ini dari orang ku..apa kau masih sahabat ku..?" tanya Daniel dengan tatapan tajam nya.
Rey menyentuh pundak Daniel yang terlihat marah,tapi langsung di tepis Daniel.
__ADS_1
"hhhmmm,aku salah..maaf..!" ucap Rey.
Rey bukan ingin menyembunyikan nya dari Daniel,namun ia takut jika Daniel tau dan terjadi perdebatan yang akan menimbulkan pertengkaran diantara ke dua sahabat nya lagi.
"kau tau jika Arga menyakiti nya.kenapa kalian diam..?" tanya Daniel geram.
"kau tau seperti apa Arga ,ia akan menentang semua yang di anggap nya salah,dan ini antara Nayna ,istri nya..kita tak bisa masuk dalam lingkaran itu..kau paham bukan maksud ku..?" jelas Rey.
"tidak..aku tak bisa melihat Nayna tersakiti..jika Arga tak bisa membuat nya bahagia,aku yang akan membuat nya bahagia,aku akan mengambil Nayna ..!" balas Daniel.
"jangan gegabah,ini bukan soal yang mudah,mereka terikat pernikahan,dan sekarang Nayna tengah hamil,kau jangan membuat beban nya bertambah,dengan kau menabuh gendang perang terang-terangan ,kau sama saja menyakiti Nayna ,lalu apa beda nya kau dengan Arga..?" tanya Rey.
"tapi aku tak bisa melihat Nayna seperti itu..aku benci dengan ini..!" ucap Daniel yang meremas botol kaleng di tangan nya.
"kita hanya bisa membantu Arga agar cepat pulih,hingga bisa mengingat nya semua..kita sahabat bukan,kau tak mungkin mengkhianati sahabat mu sendiri..aku percaya kau bukan orang yang seperti itu..!" ucap Rey kemudian berlalu dari sana meninggalkan Daniel sendiri yang menunduk.
"aku ada pertemuan dengan client di luar,kau jika perlu sesuatu,minta lah pada sekertaris ku di depan...!" tambah Rey sebelum membuka pintu ruangan nya dan berlalu dari sana.
Di ruangan Arga ,sedari tadi ia terus marah-marah,ia kerap kali mengumpat kesal saat mengingat adegan dapur Nayna dan Daniel ,ia berpikir keras bagaimana Nayna dan Daniel saling mengenal,ia ingat betul jika dulu wanita nya berpaling karena Daniel..apa sekarang juga begitu,di lain sisi ia merasa beruntung,jika seperti itu, berarti ia tak harus mencari alasan sulit untuk meninggalkan Nayna ,namun kembali lagi,Arga ingat dengan kandungan Nayna.
"kenapa aku gusar seperti ini,bukan kah itu hal baik jika...tidak...anak ku tidak boleh memanggil lelaki lain ayah..aku ayah nya..!" tekan nya dengan kesal kembali.
Arga bergegas menyambar kunci mobil nya,ia memasuki lift dengan tergesa-gesa,dengan raut wajah yang dingin.
mata nya menyapu setiap sudut mansion mewah itu,mencari keber Nayna.
"di mana Nay...?" tanya Arga pada salah seorang pelayan yang di temui nya.
"nona di kamar..!" jelas pelayan dengan sedikit takut melihat raut wajah Arga.
Arga mengambil langkah besar dengan cepat menyusuri tangga untuk menuju Nayna .
tanpa mengetuk,ia langsung membuka kamar itu,kosong..namun sayu terdengar suara tertawa di luar balkon kamar,dengan pelan Arga membawa langkah kaki nya.
"Nay baik-baik saja..tidak usah khawatir..!" ucap Nayna dengan manja.
"....."
"kerja ,cari uang yang banyak untuk Nay dan si kecil..!" sambung Nayna .
__ADS_1
telinga Arga sudah memerah dengan kepalan tangan yang begitu kuat.
"hhhmmm, hati-hati..Nay tunggu kedatangan nya..!" tambah Nayna hingga menutup telepon dan meletakkan di meja samping nya.
"apa itu Daniel..!" gumam Arga dengan gertakan gigi.
Arga menghampiri Nayna yang membaca buku di tangan nya.
bbrrraaakk
Arga melempar buku di tangan Nayna yang membuat nya terkejut.
"kakak..!" lirih Nayna .
Arga tersenyum miring.
"apa yang terjadi..kakak sudah pulang..?" tanya Nayna yang berdiri.
"apa..kau begitu kaget ..karena tiba-tiba aku di sini..dan kau bahkan tak akan menyangka apa yang sudah aku dengar..!" senyum Arga mengejek sambil memalingkan wajah.
Nayna bingung arah pembicaraan ini.
"jangan selalu berpura-pura bodoh,mamah dan papah terlalu naif menganggap mu sebagai wanita baik dan polos hingga menjadi kan mu menantu mereka..!"ucap Arga.
"kakak...!" lirih Nayna dengan embun di pelupuk mata nya,ia tak mampu berkata lagi.
"aku mendengar semua nya,kau dengan seseorang di telepon tadi..apa di ayah dari anak yang kau kandung..?" tanya Arga kemudian.
tes
tes
tes
Nayna seolah lumpuh,kaki nya tak mampu berpijak sempurna saat pertanyaan itu lolos dengan bodoh nya dari mulut Arga.
🌹🌹🌹🌹
jangan pelit like nya kakak
__ADS_1
wajib like dan vote yaa
bantu karya ini supaya lebih populer..