Cinta Nayna

Cinta Nayna
Menjauh


__ADS_3

"apa yang kau lakukan di kampus pada Nayna hingga membuat nya seperti itu..?" Tanya Bu Marsya yang menatap tajam Arga


"Maksud nya,apa yang coba mamah kata kan..?" Tanya Arga balik yang tak paham akan situasi nya.


"Nay menceritakan banyak hal tentang kau dan Jesika,dari dia melihat nya sendiri dan dari omongan para mahasiswa ..!" Jelas Bu Marsya yang membuat Arga terkejut .


"Apa Nayna sudah tau tentang video itu..?" Gumam Arga


"Bukan kah mamah sudah bilang agar kau menjauhi wanita itu jika kau tak ingin membuat Nayna terluka..!" Nasehat Bu Marsya pada Arga yang hanya diam saja.


"Nay hanya salah paham mah,aku sudah menjauhi Jesika,tapi dia selalu datang pada ku dan aku selalu menolak nya..!" Ucap Arga pelan.


Bu Marsya pergi dari hadapan Arga,meninggalkan pemikiran tentang Nayna yang kecewa pada diri nya.


Arga beranjak dari tempat nya menuju kamar Nayna ,membuka pelan pintu itu,terlihat Nayna masih terlelap dengan mata sembab.


Dengan begitu perhatian Arga mengusap rambut Nayna dengan pelan agar tak membangun kan nya.


Arga ikut merebahkan diri di samping Nayna kemudian memeluk Nayna dengan erat.


Sudah hampir petang,namun Nayna dan Arga masih tidur dengan nyenyak sampai suara petir mengagetkan Nayna yang berada di pelukan Arga.

__ADS_1


Nayna terbangun,membuka mata nya,terasa hangat dan nyaman ,dia mendongak menatap wajah Arga yang masih memeluk nya.


"Kakak,sejak kapan berada di sini..!" Gumam Nayna dengan pelan.


Nayna melonggarkan pelukan nya mencoba untuk bangun,namun tak bisa karena di tahan Arga yang makin mempererat pelukan nya.


"Kak,Nay ingin ke kamar mandi..!" Ucap Nayna


Arga membuka mata menatap Nayna yang berada di bawah nya.


"Apa kau tidak berbohong,bisa saja kau ingin menghindari kakak..!" Balas Arga yang kemudian memejamkan mata kembali.


"Mana ada Nay bohong,sudah kebelet kakak...!" Tambah Nayna masih berusaha lepas dari Arga.


"aku harus segera pergi sebelum kakak bangun..!" Gumam Nayna pelan di dalam kamar mandi


Nayna memutuskan untuk menjauhi Arga sementara waktu,ia ingin sendiri membiarkan Arga memantapkan perasaan nya.


Setelah Nayna bersiap ,dia membuka pintu kamar dengan sangat pelan,suasana di rumah cukup sepi karena hujan yang mengguyur membuat semua penghuni rumah terlelap,hanya ada para pelayan saja,mereka tak curiga dengan kepergian Nayna yang diam-diam.


Tak terasa malam sudah tiba,Arga terbangun dari tidur nya meraba samping tempat tidur yang kosong.

__ADS_1


"Nay...!" Panggil Arga yang baru sadar jika Nayna tak berada di samping nya.


Arga bangun menuju kamar mandi,namun kosong,dia berpikir Nayna sedang di dapur membuat makan malam.


Arga kembali ke kamar nya untuk mandi supaya lebih segar ,sehabis mandi dia berpakaian lalu menuju dapur karena sudah merasa lapar.


"Mah...aku lapar sekali...!" Ucap Arga dengan manja pada Bu Marsya.


"Duduk lah,apa Nayna belum bangun...?" Tanya Bu Marsya yang menuangkan nasi ke piring Arga.


Deg..


Arga menatap Bu Marsya yang menanyakan tentang Nayna.


"Bukan kah Nayna di dapur menyiapkan makan malam..?" Tanya Arga balik.


Bu Marsya menggeleng pelan,kemudian Arga berlari menuju kamar Nayna memastikan semua nya.


🌹🌹🌹🌹


haayy kakak,tolong dukungan nya yaa

__ADS_1


kasih like dan vote serta masukan kakak semua


__ADS_2