
Rey dan Samy bergegas menuju kelas untuk menyusul Arga yang begitu cepat mendahului mereka, Rey mengerutkan kening melihat Arga sambil tersenyum dengan handphone di tangan nya. Padahal seperti yang di ketahui Arga terlihat sangat kesal saat di luar tadi.
"Apa yang terjadi, kenapa senyum-senyum sendiri.." gebrak Samy di depan Arga.
"Kalian apa an..sudah lah,sana balik ke bangku kalian,aku malas melihat wajah kalian.." kata Arga dengan santai nya.
Arga sudah memasukkan handphone nya . Dia teringat pesan yang barusan dia bersama Nayna.
Me "☺️☺️☺️☺️"
Nayna "😘😘😘😘..😅"
Me "kau mengigau Nay,atau salah kirim 🤔"
__ADS_1
Nayna "tidak,itu untuk kakak,😘 Nay belajar dulu.bye..."
Siang hari Arga sudah pulang,dengan wajah yang lelah,dia berjalan menuju kamar nya sambil memijat pelipis nya. Sampai di kamar dia langsung menjatuhkan diri nya di sofa dan tertidur.
Lain hal nya dengan Nayna yang di jemput Aldi,mereka makan siang bersama dan pergi ke taman untuk menghabis kan waktu,karena besok pagi Aldi sudah harus terbang kembali ke kota J.
"Abang,kenapa cuma sebentar saja di sini, Nay kan masih kangen.." sambil memeluk sang kakak dengan manja di dalam mobil.
"Abang cuma ambil libur sehari, karena ingin cepat menyelesaikan kuliah Abang disana, supaya bisa cepat pulang ke sini dan menjaga adik Abang ini." Ucap Arga sambil mengelus rambut adik nya.
Sehabis dari taman,mereka mampir ke makam orang tua mereka. Saat hampir magrib Aldi membawa Nayna ke tempat usaha mereka untuk melihat langsung perkembangan nya,karena selama ini orang kepercayaan Aldi hanya mengirimkan tentang detail keuangan dan perkembangan lain lewat email saja.
Sudah hampir jam 10 malam, Aldi dan Nayna berkeliling meninjau tempat usaha yang di tinggal kan ayah mereka. Nayna tertidur di mobil. Aldi memutuskan untuk menelpon Bu Marsya untuk membawa Nayna pulang ke rumah orang tua mereka karena Aldi tidak enak hati merepotkan keluarga Hendrawan di malam yang hampir larut.
__ADS_1
Pagi hari, Arga terbangun dari tidur nya,dia segera bersiap mandi dan berpakaian lalu bergegas turun kebawah. Di meja makan dia bingung melihat nasi goreng yang tersaji seperti dulu,yaa itu adalah nasi goreng buatan pelayanan disana.
Bu Marsya terlihat sedang membuat kan kopi untuk sang suami. Paham dengan pikiran Arga,Bu Marsya langsung berkata.
"Nayna tidak pulang,tadi malam Aldi menelpon mamah, mereka pulang kerumah ayah dan ibu nya." Sambil tersenyum Bu Marsya melihat raut kecewa di wajah Arga.
"Kau sarapan dulu,tidak perlu buru-buru,karena Nayna pasti diantar oleh Aldi ." Sambung Bu Marsya.
Arga terlihat kurang bersemangat pagi ini,entah apa alasan nya. Di kampus pun dia hanya di kantin tidak mengikuti kelas terakhir nya.
Saat sudah dirumah,Arga mencoba membuka ponsel nya dan mengirim pesan pada Nayna.
Me "Nay kau masih di sekolah,mau di jemput Kakak..?" namun pesan nya tidak terkirim hanya centang satu dan itu sukses membuat Arga kecewa.
__ADS_1
"Nay,kau dimana ..kenapa ponsel mu tidak aktif...?" Arga menghembuskan nafas kasar mengetahui pesan dari nya tidak terkirim.