
Mikho membaringkannya tubuh Celine yang tak mengenakan apa pun di atas sleeping bag. Mikho melepas semua pakaiannya kemudian berbaring di samping Celine lalu menutup resleting sleeping bag itu
"Ja-ngan, ja-ngan," ucap Celine lemah dengan air mata yang mengalir.
Mikho hanya diam, laki-laki itu tak peduli dengan ucapan Celine. Laki-laki itu menarik tubuh Celine ke dalam pelukannya. Mikho memeluknya erat. Celine ingin meronta tapi tak memiliki kekuatan. Pasrah namun meneteskan air mata saat tubuh mereka menyatu tanpa sehelai benang pun membatasi mereka.
Mikho masih memeluk tubuh Celine yang dingin menggigil. Setiap kali gadis itu gemetar, Mikho akan langsung memeluknya erat. Halusnya kulit tubuh Celine membuat Mikho berkali-kali menelan ludahnya. Semakin lama tubuh Mikho semakin panas. Sekuat tenaga menahan hasratnya yang timbul karena memeluk tubuh gadis yang disukainya.
Apalagi saat gadis itu tak mengenakan apa pun. Perlahan Mikho menunduk menatap wajah gadis yang telah mengusik hatinya itu. Terlihat bibir Celine yang masih bergetar, sementara Mikho telah merasakan tubuhnya semakin panas. Tak bisa menahan diri Mikho akhirnya mengangkat dagu Celine dan membenamkan bibirnya ke bibir gadis itu.
Mata Celine terbelalak saat merasakan lidah Mikho yang menerobos masuk ke rongga mulutnya. Semakin bebas laki-laki itu menikmati ciuman lembut itu. Celine kaget dan mencoba untuk meronta tapi tubuhnya sangat lemah. Hingga akhirnya pasrah Mikho menikmati permainan lidah itu.
__ADS_1
Hanya air mata Celine yang mengalir tanpa bisa ditahan. Celine tak menyangka Mikho akan melakukan semua ini padanya. Celine tak menyangka Mikho akan melecehkannya. Laki-laki itu memeluk Celine erat-erat dengan ciuman yang semakin menggebu.
Membuat tubuh laki-laki itu semakin erat memeluk Celine. Semakin kuat menikmati ciuman itu. Tubuh Mikho semakin terasa panas, laki-laki itu melepas ciuman di bibir itu dan beralih ke leher Celine. Begitu bernafsu menciumi leher gadis itu kemudian beralih ke dada Celine. Gadis tak mampu lagi menahan tangisnya. Celine terisak, mendapati laki-laki menolongnya justru melecehkannya.
Mendengar isak tangis Celine, membuat Mikho tersadar. Laki-laki itu segera menghentikan kelakuannya. Segera memeluk tubuh gadis itu erat-erat.
Maafkan aku Celine, maafkan aku. Aku tak bermaksud lancang padamu, tapi … aku tak sanggup menahan diriku. Aku sayang sama kamu, aku ingin melindungimu. Maafkan aku, aku tak bermaksud melecehkanmu. Maafkan aku sayang, maafkan aku, batin Mikho.
Laki-laki itu memeluk erat tubuh gadis itu. Celine bersyukur Mikho menghentikan perbuatannya. Celine merasakan tubuh laki-laki itu yang terasa panas dan itu membuatnya merasa nyaman. Celine akhirnya tertidur dalam pelukan Mikho dengan diiringi isak tangisnya yang sesekali masih terdengar.
"Kita turun sekarang? Apa kamu masih kedinginan?" tanya Mikho.
__ADS_1
Celine hanya diam memalingkan wajahnya, hatinya terasa hancur. Untuk kedua kalinya laki-laki itu menghina dan merendahkannya. Celine merasa Mikho benar-benar menganggapnya wanita murahan hingga diperlakukan seperti itu. Gadis itu berusaha untuk duduk, masih di dalam Sleeping bag itu. Celine tertunduk menangis.
"Kamu marah aku melepas pakaianmu? Apa kamu tahu kalau pakaian basah itu yang membuatmu terkena hipotermia. Aku harus melepaskan semuanya karena bahaya jika kamu terus memakainya. Kamu hampir mati karenanya," jelas Mikho.
Mikho meraih dagu Celine agar gadis itu menoleh ke arahnya.
"Kita pulang sekarang ya," ucap Mikho yang tak tahan ingin kembali mengecup bibir Celine.
Gadis itu segera memalingkan wajahnya. Meski masih lemah tapi sekarang Celine telah bisa menghindar. Mikho tersenyum simpul lalu membuka resleting sleeping bag itu. Mikho berdiri, sontak Celine memalingkan wajahnya. Meski tempat itu masih gelap tapi lampu senter yang dibawa Mikho cukup membuat tampilan Mikho terlihat jelas.
Laki-laki itu mencari pakaian yang masih bersih dan kering di dalam ranselnya. Mikho memberikan baju kaos dan celana panjang training miliknya pada Celine. Gadis itu segera mengenakan baju kaos itu. Awalnya Mikho mengenakan jaket penahan hawa dingin tapi karena teringat Celine hanya mengenakan baju kaos, laki-laki itu segera memasangkannya pada gadis itu. Sementara itu Mikho memunguti pakaian dan tas Celine yang masih basah.
__ADS_1
Mikho segera mengajak gadis itu segera melangkah. Namun, langkahnya terhenti karena melihat Celine yang masih lunglai. Mikho meminta gadis itu naik ke atas punggungnya. Celine menolak tapi akhirnya bersedia setelah laki-laki itu memaksanya.
...~ Bersambung ~...