Cinta Terhalang Masa Lalu

Cinta Terhalang Masa Lalu
BAB 92 ~ Kenangan ~


__ADS_3

Mendengar ucapan Mikho, wajah Celine langsung bersemu merah. Entah kenapa saat membayangkan kejadian di gunung waktu itu, perasaan Celine telah berubah, dari kenangan yang menyedihkan, sekarang berubah menjadi kenangan manis baginya. Padahal sebelumnya, Celine sempat stress karena mengira Mikho sedang melecehkan dirinya. 


"Setelah menolong pasien di gunung itu, apa Kakak pernah melakukannya pada pasien lain?" tanya Celine memancing Mikho.


"Pernah, pada seorang gadis," jawab Mikho singkat.


Celine tercengang tak menyangka mendapat jawaban seperti itu dari suaminya, terlebih saat membayangkan suaminya itu memeluk pasien tanpa mengenakan sehelai benang pun di tubuhnya. Melihat ekspresi Celine, laki-laki itu langsung tertawa. Celine semakin cemberut.


"Tapi tak sampai melepas pakaian karena sebenarnya ada teknik penyelamatan dengan cara lain. Pasien itu datang bersama dengan calon tunangannya. Ya … tak sampai melepas pakaian cukup memeluk dan menciumnya saja," jelas Mikho.


Kening Celine mengerut sesaat lalu kembali semburat merah. Teringat apa yang diucapkan Mikho adalah apa yang dilakukan laki-laki itu pada saat dirinya mendatangi klinik Mikho bersama calon tunangan. Mikho menoleh sesaat ke arah istrinya yang sedang menahan senyum.


"Sekarang nggak mau ah, kalau cuma peluk dan cium. Aku mau menuntut yang lebih lagi dari pasien yang satu itu," sambung Mikho sambil tersenyum ke arah Celine.


Wanita itu pun tersenyum lalu memalingkan wajahnya yang kembali bersemu merah. Teringat saat tadi mereka melepas hasrat untuk pertama kalinya. Setelah sekian lama menyimpan kenangan indah saat di SMA.

__ADS_1


"Aku memutuskan memilih fakultas kedokteran sejak saat itu. Aku tak bisa melepaskan kenangan saat menolongmu," jelas Mikho.


"Aku yang menciptakan tokoh dokter Mikho?" tanya Celine sambil tersenyum.


"Ya, jika bukan karena menolong gadis hipotermia itu, mungkin aku akan memilih fakultas lain," sambung Mikho.


"Melakukan pengobatan hipotermia dengan cara medis. Kak Mikho curang! Tak membiarkan seorang cowok melakukan teknik skin to skin pada pacarnya," ucap Celine menggoda suaminya.


"Aku naik gunung dan menemukan kejadian yang sama. Mereka terpaksa melakukan teknik itu, entah mereka sekarang jadian atau nggak, tapi yang pasti gadis itu keberatan diperlakukan seperti itu. Karena itu lah akhirnya aku memutuskan untuk menjadi dokter dan mendirikan klinik di desa itu, agar kejadian gadis yang tak mau dipeluk itu tak terulang lagi. Ya, karena tak tahu teknik itu akhirnya Yodi membawamu ke klinik 'kan? Kalau tahu cara itu, bisa terjadi hal yang dia inginkan," ungkap Mikho sambil tertawa.


"Sudahlah aku benci mendengar nama itu," ucap Celine.


"Rasa benciku bersifat personal, Kak! Tak bisa dihubung-hubungkan meski mereka satu keluarga. Saat ini aku jadi semakin membencinya," ungkap Celine.


"Kenapa?" tanya Mikho.

__ADS_1


"Dia membuat aku seolah-olah sudah ternoda," jawab Celine.


"Jadi nggak mau seolah-olah ternoda? Maunya ternoda beneran?"


"Iih Kakak ini … aku serius. Kita jadi terpisah sekian lama karena dia. Aku kesal," ucap Celine.


"Ya, aku juga kesal, jika bukan karena dia, kita sudah lama merasakan malam pertama," lanjut Mikho.


"Ih Kakak ih, bukan itu,"


"Lalu apa? Kamu terserah alasannya apa, tapi kalau aku, itu alasannya," jawab Mikho sambil tertawa.


Celine pun ikut tertawa. Tak lama kemudian mereka sampai di rumah sakit besar. Mikho langsung memerintahkan penanganan secara intensif dan mendaftarkan Pak Rahman agar mendapatkan ruang rawat inap kelas VVIP.


Keluarga Pak Rahman terkejut mendapat fasilitas itu tapi tak bisa protes karena semua adalah keinginan Celine dan Mikho. Ingin protes pun mereka bingung karena tak menemukan Celine dan Mikho. Karena ternyata Celine telah disandera dokter tampan itu di ruangannya.

__ADS_1


Mikho melampiaskan keinginannya untuk memeluk dan mencium istrinya itu. Keinginan yang muncul karena membicarakan teknik skin to skin selama dalam perjalanan dan butuh penyaluran saat mereka sampai di rumah sakit.


...☘️☘️☘️ ~ Bersambung ~ ☘️☘️☘️...


__ADS_2