
Rapat di markas Fernandez semua tampak berkumpul. Dengan orang-orang semula, di tambah Liu dan juga James sebagai pelengkap. Rapat itu hanya untuk membicarakan aset milik Alehandro, papa Dave.
Mateo dan Luca mempunyai sebuah aset milik Alehandro yang sengaja di sembunyikan oleh siapa pun, tak terkecuali Dave sendiri. Keduanya sepakat memberitahu aset milik Alehandro setelah Dave sudah menuntaskan balas dendamnya pada Javier.
Lalu sekarang, dia akan membicarakannya pada Dave di rapat kali ini. Fernandez sendiri akan membebaskan Lee apakah dia akan menjadi bodyguardnya atau akan mengikuti Dave. Dia berpikir sudah saatnya Lee untuk memilih sendiri karirnya.
"Apa yang akan di bicarakan malam ini, paman?" tanya Dave pada Mateo.
"Kukira lebih baik tuan Hugo lebih dulu saja yang bicara. Karena mungkin tuan Hugo tidak banyal waktu." ucap Mateo.
"Hmm, ya. Terima kasih Mateo, memang aku tidak banyak waktu akhir-akhir ini. Karena aku sedang melakukan negosiasi mengenai saham sepak bola yang dulu belum selesai. Kupikir ini harus di bicarakan." kata Fernandez menjeda ucapannya. Semua nampak diam mendengarkan Fernandez bicara.
"Aku sudah membicarakan ini sebelumnya dengan tuan James. Bahwa nantinya tuan James yang akan mendampingiku selama aku beraktivitas keluar. Ya, bisa di katakan tuan James akan menjadi bodyguardku nantinya. Dan Lee kamu bisa memilih apakah akan bersamaku atau kamu memilih akan bersama Dave, atau mau berbisnis. Nanti aku akan berikan berikan salah satu kasinoku di mana kamu meminta. Aku berikan itu karena kesetiaanmu padaku sudah tidak di ragukan lagi dan sekarang kamu sepertinya lebih dekat dengan Dave, jadi aku membebaskanmu untuk memilih." kata Fernandez.
Lee terdiam, dia tidak menyangka apa yang di katakan oleh Fernandez itu. Dia melirik ke arah Dave lalu beralih ke Fernandez. Dia sebenarnya merasa tidak enak dengan kepercayaan Fernandez padanya, namun dia merasa senang jika bersama dengan Dave.
"Maafkan saya tuan Hugo, mungkin terlalu lancang untuk meminta sesuatu pada anda. Karena saya ini siapa, bukan apa-apa. Jadi saya tidak mau meminta apa pun, hanya saya ingin membantu Dave menyelesaikan urusannya nanti di tempat yang akan dia kunjungi." kata Lee.
Semua menatap ke arah Dave. Mateo, Luca, Liu, Fernandez Hugo dan juga Lee sendiri. Mereka seolah meminta persetujuan Dave, Dave bahkan hanya mengedikkan bahunya saja. Membuat semua yang di sana menggeleng kepala.
"Memang kamu mau kemana Dave?" tanya Fernandez pada akhirnya.
"Aku ingin pergi ke Makau. Ingin melakukan sesuatu saja di sana." kata Dave.
"Aku juga ingin ikut dengan Dave." kata Liu tiba-tiba, kembali membuat semua menatap Dave.
"Hei, apakah aku ada salah? "
__ADS_1
"Tidak."
"Baiklah."
"Berarti Lee bisa ikut Dave. Itu terserah dia, aku bisa dengan tuan James dan Mateo serta Luca di sini." kata Fernandez.
"Ya, jika kamu ingin bertualang itu terserah anda Dave. Tapi aku dan Luca ingin membicarakan sesuatu lebih dulu." kata Mateo.
"Memang apa yang akan paman katakan?" tanya Dave.
"Begini Dave, papamu. Tuan Alehandro mempunyai aset yang sengaja kami sembunyikan yang tidak di ketahui oleh siapa pun. Dulu Javier juga tidak tahu tentang aset itu." kata Mateo.
Membuat Dave terkejut dan penasaran, bukankah aset milik papanya adalah perusahaan yang dulu di rebut oleh Javier. Dan sekarang kembali di pegang lagi oleh Mateo berkat bantuan Fernandez. Jadi, aset apa lagi yang di miliki papanya sampai Dave bahkan Javier tidak mengetahuinya.
"Bukankah aset papa adalah perusahaan itu paman?" tanya Dave.
"Aset apa paman?"
Mateo memberikan sebuah map berwarna kuming. Dave melihat map tersebut dan mengambil map dari tangan Mateo. Di bukanya map tersebut dan di baca dengan pelan, bahwa aset apa yang ada di map itu.
"Ini sebuah perkebunan paman?" tanya Dave tidak percaya.
"Ya, perkebunan anggur di Perancis dengan luas lima hektar. Itu aset paling banyak yang di miliki tuan Alehandro, sengaja aku sembunyikan sebelum Javier mengetahuinya semua aset milik papamu." kata Mateo.
Dave tidak percaya, sebuah perkebunan luas dan terkenal dengan penghasil anggur terbaik ada di Perancis. Dan perkebunan anggur itu juga penyuplai minuman anggur di lima negara terbesar di Eropa. Bisa di bayangkan aset itu begitu banyak, itu sejak ada papanya.
Sekarang dia sudah dewasa, dan itu sudah berapa puluh tahun. Kekayaan yang berlimpah sejak Alehandro meninggal itu. Mateo dan Luca merasa lega, aset itu sudah di tangan pewarisnya langsung.
__ADS_1
"Itu hak milikmu Dave, kamu bisa mengatur semua perkebunan di sana. Atau kamu bisa mendirikan pabrik pembuatan minuman anggur sendiri pun tidak apa. Dulu pernah aku berniat membuat pabrik sendiri, tapi aku urungkan karena keadaannya menjadi tawanan dalam negeri. Kami di awasi oleh anak buah Javier, jadi kupikir mengurungkannya saja karena sudah pasti Javier akan curiga dan akan merebutnya lagi." kata Luca.
"Benar Dave, jadi perkebunan itu tetap aman sampai di tanganmu. Dan sekarang kamu boleh melakukan apa yang kamu inginkan dengan perkebunan itu." kata Mateo.
Dave masih memandangi berkas yang ada di tangannya itu. Apa sebaiknya dia akan menjadi petani anggur saja? Masih dengan bergabung dengan Lion King. Dan juga menyatukan Dark Wolf dan Lion King, tapi apakah mereka akan setuju dengan rencananya itu.
Namun begitu, dia belum mau membicarakannya. Hal pertama yang akan di lakukan yaitu pergi ke Makau dengan Liu dan Lee. Semua menatap Dave, merasa penasaran apa yang di pikirkan Davs dengan rencana selanjutnya.
"Aku ingin mengambil aset perkebunan anggur saja paman. Perusahaan biar paman Mateo dan paman Luca yang mengurusnya, setelah dari Makau aku akan mengurus semuanya. Dan juga membicarakan tentang Lion King dan Dark Wolf." kata Dave.
"Kedua kelompok itu sudah ada yang mengurusnya Dave. Kukira kamu sudah bebas dengan kelompok itu, dan juga kamu bebas untuk meminta bantuan pada salah satu kelompok itu jika membutuhkannya." kata Fernandez.
"Benar Dave, keinginanku untuk menjadikanmu mafia seperti papamu kupikir terlalu berlebihan. Namun, jika memang ada hal yang harus di selesaikan. Kita akan selesaikan bersama." kata James menambahkan ucapan Fernandez.
"Baiklah, aku juga tidak akan lepas dari kalian semuanya. Dan terima kasih untuk bantuan kalian, terutama tuan Hugo. Aku sangat senang dan anda begitu baik padaku, memberikan apa pun yang aku butuhkan dalam membalas dendam pada Javier." kata Dave.
"Aku sudah mengira kamu adalah seseorang yang akan menjadi besar suatu saat nanti Dave." kata Fernandez.
Pembicaraan itu terus berlangsung hingga larut malam. Dan mereka kini sedang berbincang santai dengan minum kopi hingga tidak terasa pagi menjelang, sedangkan Fernandez sudah pergi sejak tadi.
_
_
_.
♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤
__ADS_1