
Dave, Lee, Fernandez, Mateo dan Luca kini berunding merencanakan apa yang akan di lakukan selanjutnya. Dave memperhatikan apa yang di katakan oleh Fernandez dengan rencananya.
"Apa Luca bisa meretas perusahaan milik Javier yang dulu milik tuan Alehandro?" tanya Fernandez.
"Bisa jika menggunakan akun lain, kurasa bisa. Tuan Dave akan membuatnya nanti. Karena data tuan Dave belum masuk ke dalam jejaring internet." kata Luca.
"Baiklah, memang Dave yang akan membuat akun, nanti retas semua situs-situs penting pemerintah. Aku juga akan menyuruh intel anak buahku yang menyelidiki kegiatan Luciano. Kita akan mencari terus kegiatan dan kesalahan Luciano lebih dulu." kata Fernandez.
"Dan beritakan melalui situs pemerintah Italia, nanti di masyarakat akan tahu sendiri dan pemerintah akan kelabakan dengan berita yang turun dari situsnya sendiri. Kantor berita kita retas juga." kata Dave dengan bersemangat.
"Baik, kita akan merencanakan itu lebih dulu. Dan Dave aku bebaskan kamu menjagaku jadi bodyguardku. Biar nanti Lee yang akan menjadi bodyguardku." kata Fernandez.
"Baiklah, sepertinya rencana kita akan berjalan lambat jika di mulai dari sini. Tapi itu lebih baik, merebut perusahaan tuan Alehandro. Kurasa tuan Hugo yang akan bermain saham." kata Mateo.
"Ya, aku akan membantu tuan Dave melancarkan berbagai cara meretas situs mereka." kata Luca.
Lee, hanya diam saja. Meski dia senang dengan perencanaan yang mengandung rahasia, tapi dia masih bingung sendiri. Dave menoleh pada Lee yang hanya diam saja.
"Lee, menurutmu bagaimana?" tanya Dave.
"Sudah bagus Dave, kurasa semua rencana sudah bagus. Aku belum bisa menambahkan atau memberikan pendapatku, karena jujur saja aku masih bingung." kata Lee.
__ADS_1
"Tidak apa-apa Lee, sesuai arahan tuan Hugo saja." kata Dave.
"Ya, itu lebih baik. Karena aku masih belum memahami siapa Javier itu. Dan motif dendammu juga aku baru tahu dengan ceritamu Dave." kata Lee.
Fernandez dan Dave merasa maklum dengan Lee, dia memang baru mengetahui dirinya. Dendam yang sejak kecil, selalu dia pendam. Baru terungkap ketika sudah ada di Italia.
Malam semakin larut, kelima orang tersebut masih merencanakan apa yang akan di lakukan selanjutnya. Dave sangat antusias ketika Mateo, Luca dan Fernandez merencanakan beberapa aksi yang akan di lakukan. Dia hanya mengikuti untuk saat ini.
"Baiklah, ini sudah terlalu malam. Kita butuh istirahat. Mateo dan Luca bisa tinggal di sini, markasku ini tidak terjangkau oleh satelit pemerintah. Satelitku ikut di negara tetangga, jadi mereka tidak bisa melacak tempatku ini. Jika mereka bisa masuk, itu harus menggunakan kode rahasia." kata Fernandez.
"Iya tuan Hugo. Tapi besok malam kami akan kembali ke tempat kami tinggal. Karena ada beberapa benda dan berkas penting yang kita tinggalkan di sana." kata Luca.
"Terserah saja, yang terpenting kalian bisa lolos dari pengawasan mata Javier dan sekutunya." jata Fernandez.
_
Malam hari, dalam perjalanan. Mateo dan Luca sangat berhati-hati. Mereka pergi di atas jam sembilan malam, bahkan jam sebelas malam. Itu untuk menghindar dari pantauan di cctv lalu lintas oleh bagian keamanan jalan.
Mereka sadar, semua cctv sudah di pindai beberapa tanda pengenal dengan komputer. Memotret wajah dari jarak jauh menggunakan satelit, dan mengirimnya ke markas IT Javier dan dengan cepat pula anak buah Javier bergerak dan langsung memburu Mateo dan Luca.
"Apa kita aman, Luca?" tanya Mateo.
__ADS_1
"Ya, mereka jika sudah di atas jam sebelas malam jarang yang bergerak maju dan berpatroli." kata Luca.
"Aku merasa senang bisa bertemu lagi dengan tuan Dave. Dia benar-benar berbeda, terakhir kalu aku bertemu dengannya berumur tiga belas tahun. Sekarang dia lebih dewasa." kata Mateo.
"Keadaan yang membuat dia seperti itu Mateo. Aku merasa kecil jika di bandingkan dengan kisah hidupnya sampai terlunta-lunta. Di culik oleh Morata dan di sekap bahkan di jadikan petarung selama enam tahun. Bisa di bayangkan, Dave remaja yang selalu berusaha kuat dan tegar pada saat itu." kata Luca.
"Kita tidak tahu di mana Liu berada. Waktu penyerangan itu, salah satu muridnya memberitahu kalau mereka selamat. Tapi sejak itu tidak ada kabar lagi, di mana dia berada?" tanya Mateo.
"Entahlah, tapi aku mendengar ada seorang suhu di Jepang. Dia berasal dari Shanghai, mungkinkah dia itu Liu?" ucap Luca.
"Nanti kita cari informasi tentang suhu di sana Luca, setelah beberapa rencana sudah kita jalani." ucap Mateo.
"Ya, kita beruntung bisa bertemu dengan tuan Hugo. Dan tuan Dave bisa berlindung bersama dengannya." ucap Luca.
Mobil melaju dengan kencang, menembus malam sampai jalanan tidak bisa menghadang mobil itu. sesuatu yang mereka hindari, melewati tempat penjagaan para anak buah Javier. Meskipun jauh jalan yang mereka lewati, namun mencari keamanan lebih baik dari pada harus bertarung dan mengundang keributan.
belum saatnya mereka melawan, kini dengan cara halus melawan Javier, dengan perang otak di belakang layar. Meretas semua situs milik Javier dan pemerintah Italia secara perlahan. Mereka yakin, suatu saat bisa mengambil alih dan menguasai lagi dunia mafia.
_
_
__ADS_1
_
♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤