
"Apa yang kamu inginkan Dave Nino Alehandro Ferguso?" tanya James penuh selidik.
Dave tersenyum miring, ini waktunya dia bernegosiasi dengan James. Diam sebentar lalu menatap James sambil tersenyum penuh misteri. James semakin yakin melihat wajah Dave yang penuh kecurigaan padanya.
Bahkan dia yakin akan membantunya dalam melawan Javier. James mengitari Dave beberapa kali, menatap wajah Dave yang begitu tenang juga menunggunya bicara apa yang dia inginkan.
"Apa yang kamu inginkan Dave?" tanya James mengulang.
"Seperti yang anda katakan tuan James, aku butuh bantuanmu dalam menyerang kelompok Black Jack dan juga kelompok Javier." jawab Dave masih bersikap tenang.
"Kamu yakin sekali aku mau membantumu Dave." kata James.
Dave tersenyum sinis, lalu dia menunduk masih dengan senyum sinisnya. Membuat James sedikit kesal dengan senyuman Dave itu. James mendengus kasar, menatap Dave tajam.
"Apa yang kamu yakini jika aku mau membantumu, Dave?" tanya James.
"Bagaimana jika aku menawarkan sesuatu padamu tuan James?" kali ini Dave bicara serius, tatapannya searah kemana James berjalan.
Kemudian dia menatap ke depan, dengan wajah tenang dan yakin jika tawarannya itu akan di setujui oleh James. Sedangkan James sendiri kini berdiri di depan Dave dan berpikir apa yang akan di tawarkan oleh anak Alehandro Ferguso itu.
"Hmm, tawaran ya. Tidak sembarang orang meminta bantuan dengan sebuah penawaran. Menawar padaku berarti dia punya sesuatu yang membuatku tertarik." kata James.
"Tentu saja tuan James, tawaranku sudah pasti akan membuatmu teetarik." kata Dave.
__ADS_1
"Lalu, apa tawaranmu itu?" tanya James semakin kesal dengan Dave yang hanya main-main kata saja.
"Tawaranku adalah, aku akan menjadi mafia yang akan menggantikan papaku memimpin semua mafia di wikayah Sesilia dan juga Italia. Bahkan aku akan memimpin sebagai mafia yang akan di takuti oleh semua mafia di seluruh dunia." ucap Dave dengan penuh keyakinan dan tegas.
James menatap Dave terpaku, sejanak dia pun terkesima dengan ucapan Dave tersebut. Lalu wajahnya kembali sanita, kemudian tertawa keras. Merasa dia seperti di bohogi oleh anak bau kencur masalah mafia.
"Hahah!!"
Tawa James menggelegar seluuh ruangan. Dia merasa Dave bicara omong kosong, kemudian dia berjalan menuju meja kerjanya. Masih dengan tawanya itu, seakan apa yang di ucapkan oleh Dave adalah sebuah lelucon baginya.
"Kamu membuatku merasa senang dengan leluconmu itu Dave. Hahah!" ucap James.
"Aku tidak bohong tuan James, semuanya akan aku taklukkan. Aku bisa saja membunuh bahkan menyelundup ke rumah Javier dengan mudah lalu membunuhnya, tidak perlu lagi bantuan anda." kata Dave membuat James tertawa lagi dengan kencang.
"Ya, tentu itu aku lakukan jika aku berlaku licik dan tidak jantan. Anda tahu tuan, papaku bukan seperti itu. Dia laki-laki yang mau bertarung tidak dengan cara seperti itu. Bertarung dan berduel satu lawan satu jika memang lawan seimbang dengannuya." kata Dave.
"Jadi, untungnya apa kamu meminta bantuanku?"
"Aku hanya tidak mau pertumpahan banyak terjadi nantinya. Yang aku inginkan adalah mengahadapi Javier secara jantan dan bertarung dengannya. Tidak melakukan ha licik seperti dia." kata Dave.
James kembali menatap tajam pada Dave, masih bersikap tenang meski dadanya memburu ketika membicarakan Javier. James berdiri lagi dan mendekat pada Dave.
"Baiklah, apa yang kamu minta bantuanku?" tanya James, Dave tersenyum.
__ADS_1
"Hanya bersiap untuk menyerang Black Jack dan juga anak buah Javier. Temanku yang mereka incar sebagai umpan agar aku bisa masuk ke dalam perangkapnya." kata Dave menjelaskan rencananya.
"Hmm, sangat menarik. Menyerang musuh secara beramai-ramai, seperti pesta adu kekuatan. Aku setuju Dave, apa lagi yang kamu rencanakan?" tanya James.
Lalu Dave pun duduk, dia mengajak berunding tentang rencana yang dia pikirkan. Selanjutnya dia juga akan menghubungi Lee untuk siap di umpankan.
Malam semakin larut, pembicaraan rencana Dave dengan James akhirnya berakhir pada pukul dua belas malam. Kini Dave pun berpamitan, dia ingin segera pergi dan menemui Lee. Melanjutkan rencana semula.
"Baiklah tuan James, nanti saya hubungi anda setelah semuanya siap." kata Dave.
"Hmm, aku tunggu kabar darimu. Aku juga tidak sabar untuk menaklukkan kelompok Javier dan juga Black Jack." kata James.
"Oh ya, sebagai informasi penting, sekarang Balck Jack di pimpin oleh Luciano. Gennaro sudah di bunuh oleh Javier karena dia tidak bisa mengalahkanku waktu pertarungan itu." kata Dave.
"Hmm, itulah dunia mafia Dave. Semua akan terbunuh dan di bunuh jika dia gagal dalam bertarung dengan lawannya.
Setelah mengantar Dave di depan pintu markas, James kembali masuk ke dalam markas. Dia akan merundingkan rencananya untuk menolong Dave ketika ada kabar dari Dave nanti. Sedangkan Dave mengendarai mobil dengan kecepatan penuh menembus kegelapan malam, karena jalanan sedang sepi dengan kendaraan lainnya.
_
_
_
__ADS_1
♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤