Dendam Anak Mafia

Dendam Anak Mafia
92. Vila di Nevada


__ADS_3

Luca sudah melacak keberadaan Javier di kasino miliknya di Las Vegas. Dia juga sudah menemukan di mana dia tinggal. Tempat tersembunyi yang memang untuk berlibur Javier, di sebuah vila di tengah pulau.


Vila tersebut terdapat di Nevada, bukan di Las Vegas di mana kasino Javier ada di sana. Luca sudah menemukan tempat vila di mana persembunyian Javier. Dan Dave kini bersiap untuk pergi ke Nevada, titik keberadaan vila itu pun sudah di ketahui oleh Dave.


Dave pergi dengan Lee, dan Liu. Mereka yang akan membantu Dave dalam penyerangan pada anak buah Javier. Karena dia yakin di vila itu di jaga oleh anak buahnya tidaklah banyak. Mungkin waktu-waktu tertentu saja anak buah dan pegawai kasinonya akan datang untuk menemui Javier.


"Lee, Liu jaga baik-baik Dave." pesan Mateo pada Lee dan Liu.


"Ya, kami akan menjaga Dave dan akan membantunya sampai dia berhasil membalas dendam pada Javier." kata Liu.


"Nanti aku akan kirim anak buah dari Las Vegas untuk membantu Dave. Kuperintahkah Martin untuk membawa anak buahnya ke Nevada Dave. Kalian juga bisa tinggal di rumahku lebih dulu." kata Fernandez.


"Terima kasih tuan Hugo, sejak awal anda selalu membantuku. Aku merasa banyak berhutang budi pada anda." kata Dave.


"Tidak masalah Deve, nanti sebelum kamu sampai di Las Vegas. Anak buah Martin akan menyelidiki keberadaan Javier di Nevada. Berapa orang yang menjaganya di vila di sana." kata Fernandez lagi.


"Iya tuan Hugo, sekali lagi terima kasih." kata Dave lagi.


"Kamu jangan sungkan Dave, aku juga kenal dengan papamu. Dia sebenarnya sangat baik, tapi karena memang keadaan yang mengharuskan dia menjadi mafia. Seperti apa yang di katakan tuan James, dia memang mafia yang tangguh dan banyak yang segan padanya. Wajar saja jika James kecewa pada papamu." kata Fernandez lagi.


Dave hanya diam, Mateo, Liu dan juga Lee memperhatikan dan mendengarkan apa yang di katakan Fernandez. Orang yang memang sangat baik, mungkin dia mengikuti Alehandro Ferguso. Papanya Dave, menjadi orang yang baik dan selalu menolong bagi orang yang meminta bantuannya.


"Lalu, kapan kalian akan berangkat?" tanya Fernandez.


"Nanti malam, agar besok pagi bisa istirahat dan mempersiapkan datang ke vila Javier di Nevada." jawab Dave.


"Hmm, jet pribadiku akan siap membawa kalian semua. Dan semoga kalian bisa kembali lagi ke Italia." kata Fernandez.

__ADS_1


"Ya tuan Hugo. Kami pasti akan kembali lagi ke Italia, membuat era baru mafia yang akan di hormati. Akan membantu merubah tatanan pemerintah yang jadi lebih baik dari sebelumnya. Dan akan menggantikan pengikut Javier dari lembaga pemerintah yang mereka duduki." kata Dave lagi.


"Baiklah, aku berharap kamu bisa menjadi mafia yang sangat di segani Dave. Seperti papamu dulu."


Perbincangan sore ini pun akhirnya berakhir, karena Fernandez harus kembali ke mansionnya dengan anak dan istrinya. Dave dan Lee mengantar Fernandez sampai di parkiran mobil. Mereka masih merasa bahwa sekarang adalah bodyguard Fernandez Hugo.


_


Kapal Jet pribadi milik Fernandez sudah berangkat menuju Las Vegas. Dave, Lee dan juga Liu ikut bersama dengan Dave. Membantunya dalam membalas dendam pada Javier. Sedangkan Javier sendiri sedang menikmati hiburan di dalam vilanya dengan berpesta di Nevada.


Dia tidak tahu jika Dave menyusulnya lebih cepat dari perkiraannya. Saat ini dia sedang bersenang-senang, memanggil para wanita panggilan untuk menghiburnya. Bahkan beberapa kolega dia undang untuk datang ke vila dan berpesta sampai puas.


"Tuan Javier, anda hebat sekali. Bahkan sudah setua ini masih kuat bermain dengan para wanita-wanita seksi itu. Hahah!" kata koleganya dengan tawanya.


"Hahah! Aku setiap hari akan selalu tidur dengan wanita-wanita seksi. Jika tidak, kepalaku bisa pusing. Hahah!" jawab Javier menenggak wynenya.


"Tentu saja, itu vitamin buatku." kata Javier lagi.


"Oh ya tuan Javier, asistenmu tidak ikut kemari?" tanya kolega satunya.


"Hmm, dia ada di Italia. Mengurus pekerjaanku di sana." jawab Javier, wajahnya berubah datar.


Yang tadinya senang, kini dia bersikap dingin. Di teguknya kembali wyne sampai tandas di gelasnya. Dia kemudian mengambi botol wyne lalu menenggak kembali hingga bercucuran keluar dari mulutnya. Semua kolega yang melihat itu sampai heran, kenapa Javier seperti itu.


"Tuan Javier, anda nanti mabik berat." kata pelayan yang melayani Javier dan koleganya berpesta.


"Diam kamu! Aku ingin menikmati wyne ini sampai habis. Untuk apa aku memesan banyak wyne jika aku tidak mabuk hah?!" teriak Javier.

__ADS_1


Membuat pelayan dan para kolega bersamanya itu jadi takut. Di ambilnya pistol di balik bajunya lalu menodongkannya ke arah pelayan di pelipisnya sambil melototkan matanya.


"Jangan coba-coba mengaturku, bodoh!" umpat Javier membuat pelayan itu ketakutan.


"Iiya tuan Javier, maafkan saya." kata pelayan itu dengan keringat dingin bercucuran.


Javier masih menatap tajam pelayan itu, lalu menurunkan tangannya dan melepas pelatuknya. Dia meletakkan pistolnya di meja, lalu menenggak kembali wyne yang ada di botol. Para kolega merasa takut, namun untuk pergi dari situ tidak berani. Tidak ada alasan untuk pergi secara mendadak.


Javier menatap tajam satu persatu koleganya yang sedang menunduk, dan ada juga yang memandang ke arah lain. Hingga membuat Javier marah. Lalu dia mengambil pistolnya dan menekan pelatuknya di arahkan pada koleganya yang membuang muka ke samping.


Dor! Dor!


"Aaaaaargh!"


Dua kali Javier menembakkan pistol kepada kolega yang mengacuhkannya. Semua orang di sana pun terkejut, menatap Javier sebentar lalu menunduk takut.


"Siapa yang berani melawanku hah?!" tanya Javier dengan berkacak pinggang dan mengacungkan pistolnya.


"Jangan coba-coba melawanku atau mengaturku! Kalian akan mati jika itu kalian lakukan!" ucapnya mengancam para tamu undangan pesta di vilanya.


Suasana yang tadi terdengar riuh rendah kesenangan dan musik berbunyi sangat kencang, kini berubah menjadi tegang dan sepi. Tidak ada yang berani melawan atau menatap Javier yang sedang marah itu. Kemudian Javier kembali duduk dan menenggak lagi wyne di botolnya itu.


_


_


_

__ADS_1


********************


__ADS_2