Dendam Anak Mafia

Dendam Anak Mafia
118. Sesuai Kehidupannya ( Tamat )


__ADS_3

Setelah mengalahkan Samuel. Ketiganya pun pergi dari gudang yang sudah meledak itu. Mobil Dave tidak terselamatkan karena Lee keburu meledakkan gudangnya. Akhirnya mereka bertiga pulang dengan satu mobil.


Dave menghubungi Mateo, apakah peti jasad Fernandez sudah di temukan dan di bawa pulang ke Roma.


"Halo paman, bagaimana?" tanya Dave.


"Sudah kami bawa Dave. Kamu sudah menaiki helikopter dan kembali ke markas." jawab Mateo.


"Syukurlah. Aku juga sudah selesai. Samuel sudah tewas." kata Dave.


"Lalu, apa kamu membawa berkas saham klub sepak bola?"" tanya Mateo.


Dave menatap Lee dan Liu secara bergantian. Dan ternyata Liu menyelamatkannya. Dia mengacungkan map itu. Dave pun merasa lega.


"Sudah paman, Liu yang menyelamatkannya." kata Dave.


"Oh, syukurlah. Aku takut berkas itu hilang, maka kita akan rugi. Lagi pula, berkas saham itu untuk anak laki-laki tuan Hugo." kata Mateo.


"Iya paman."


Klik!


Hari pemakaman Fernandez Hugo kini di laksanakan siang hari. Banyak kolega yang melayat di pemakaman itu. Seluruh anak buah Fernandez Hugo berjaga agar tidak ada yang membuat keonaran di pemakaman itu. Istri dan anak Fernandez Hugo sudah berada di pemakaman, menatap peti yang sudah masuk lubang liang lahat.


Pendeta juga sudah mendoakan Fernandez ketika di masukkan ke dalam liang lahat. Semua nampak sedih dengan meninggalnya Fernandez. Terutama orang-orang yang dekat dengan Fernandez. Mateo, Luca, James Pattinson, Gustavo, Liu, Lee dan juga Dave.


Mereka hadir di pemakaman itu, dengan khidmat dan penuh rasa haru penguburan peti itu benar-benar membuat semua yang hadir merasa kehilangan. Terutama Dave, dia merasa di selamatkan oleh Fernandez dulu ketika baru kabur dari markas Morata.


Fernandez juga membantu Dave untuk membalas dendam pada Javier dengan segala yang dia miliki untuk membantu Dave dalam pembalasan dendam pada Javier. Jadi, Dave sungguh terpukul dengan kematian Fernandez. Begitu juga Lee, dia yang juga di bantu oleh Fernandez dalam hidupnya.


Menjadi bodyguardnya selama bertahun-tahun dan bertemu dengan Dave, membuatnya semakin akrab dengannya karena Fernandez memberinya pilihan apakah masih dengannya atau ikut dengan Dave.

__ADS_1


Orang-orang di sana merasakan kebaikan Fernandez Hugo. Tak terkecuali Mateo dan Luca, mereka berdua di tampung oleh Fernandez ketika sedang di kejar oleh Javier. Tak ada yang terlewatkan bagi semuanya dalam kebaikan Fernandez.


Kini mereka harus melindungi keluarga, anak dan istri Fernandez. Bila perlu, anak laki-laki Fernandez akan mereka didik untuk bisa seperti ayahnya.


Acara pemakaman Fernandez pun selesai, semua nampak bubar. Begitu juga para kolega Fernandez dari berbagai negara itu. Banyak yang menyayangkan kenapa Fernandez meninggal dengan cara yang tidak bagus. Tapi takdir tidak ada yang tahu bagaimana manusia mati.


Istri Fernandez masih di depan makam suaminya, Dave mengajak kedua anak Fernandez dengan Lee lebih dulu pulang. Membiarkan ibunya mengenang lebih lama suaminya.


Mateo mendekat, dia merasa bersalah dengan tragedi meninggalnya Fernandez. Karena dengan dirinya Fernandez di culik dan di sekap oleh Samuel sampai tidak sadar Fernandez tertembak oleh anak buah Samuel ketika sedang di naikkan ke dalam pesawat.


"Nyonya, maafkan saya. Saya tidak bisa menyelamatkan tuan Hugo waktu itu." kata Mateo pada istri Fernandez.


"Tidak mengapa Mateo, aku tahu kalian bekerja keras untuk menyelamatkan suamiku. Beruntung jasad suamiku kamu selamatkan dari mereka itu." kata istri Fernandez dengan berbesar hati menerima kenyataan suaminya sudah meninggal.


"Masalah semua perusahaan dan kasino milik tuan Hugo akan kami bahas, bagaimana nanti ke depannya. Nyonya jangan khawatir, putra anda adalah pemegang sepenuhnya bisnis tuan Hugo. Kami mengelola dengan baik agar nanti putra anda setelah dewasa akan memegangnya secara penuh. Kami akan menjaga keluarga anda, nyonya." kata Mateo.


"Terima kasih Mateo, aku sangat berterima kasih pada kalian yang masih selalu setia pada suamiku." katanya dengan tegar.


"Kalau begitu, nyonya bisa kembali ke rumah anda. Atau anda masih ingin di sini, akan ada banyak yang menjaga anda di sini." kata Mateo.


"Aku masih ingin di sini sejenak Mateo." kata istri Fernande itu.


"Baiklah nyonya, nanti saya perintahkan beberapa orang anak buah untuk menjaga anda di sini, mobil juga sudah siap jika anda ingin pulang." kata Mateo..


"Ya, Mateo, kamu jangan khawatir. Aku ingin sendiri di sini." katanya.


"Kalau begitu, saya permisi pergi ke markas nyonya. Akan berkordinasi dengan yang lain masalah bisnis tuan Hugo." kata Mateo.


"Ya, terima kasih Mateo."


Setelah berpamitan, Mateo pun pergi meninggalkan istri Fernandez yang masih berkabung di depan makam suaminya.

__ADS_1


_


Malam hari, semua berkumpul. Dave, Lee, Liu, Gustavo, James, Luca dan juga Mateo. Mereka membicarakan bisnis Fernandez Hugo yang berada di berbagai negara. Termasuk kasino di Las Vegas dan juga di Meksiko, entah siapa yang akan bertanggung jawab.


Martin juga sudah di hubungi dan akan datang malam ini dari Las Vegas untuk merundingkan bagaimana nasib bisnis Fernandez Hugo selanjutnya.


Dave tidak terlalu antusias, dia berkeinginan akan mengelola kebun anggurnya saja di Perancis. Dia juga sudah bicara dengan Mateo dan Luca jika semuanya sudah selesai, dia akan pergi ke Perancis mengelola kebun anggurnya.


"Jadi, kupikir Lee dan juga Gustavo bisa mengelola bisnis tuan Hugo sampai anaknya besar nanti dan bisa mengelola sendiri bisnis ayahnya." kata Mateo.


"Bagaimana dengan Dava? Apa dia tidak mengambil alih apa yang bisa dia pegang?" tanya Gustavo.


"Dia lebih memilih mengelola kebun anggurnya di Perancis. Di sana juga membutuhkan pemimpin yang bisa mengatur kelangsungan kebun itu." kata Mateo.


"Lalu, bagaimana selanjutnya?"


Lama mereka berpikir dan berdebat masalah bisnis Fernandez. Dan keputusan itu sangat lama untuk di ambil, karena Lee dan Liu tidak mau mengambil alih bisnis Fernandez. Pada akhirnya, perusahaan di Italia akan di serahkan pada istrinya. Mateo dan Luca sendiri memegang perusahaan milik Alehandro yang sudah mereka kuasai lagi.


Sedangkan Gustavo tetap memimpin kelompok Lion King dan beberapa anak buah Fernandez akan di satukan. Sedangkan James Pattinson sendiri membantu Gustavo, dan kasino di Las Vegas juga Meksiko kini di serahkan oleh Martin.


"Baiklah, sekarang sudah jelas bagaimana memgelola bisnis tuan Hugo. Tinggal nanti menunggu Martin yang sebentar lagi dia sampai. Kupikir Dave dan Lee yang akan memberitahu tentang tuan Hugo." kata Mateo.


Malam semakin larut, mereka semua membubarkan diri melanjutkan istirahat yang tenang. Karena semua musuh sudah di atasi satu persatu. Kini musuh Dave sudah tidak ada lagi, entah nanti apakah ada yang berani menantang Dave.


Entah selanjutnya seperti apa kehidupan Dave, yang jelas saat ini semua akan berjalan normal kehidupan mereka, tanpa harus adan lagi korban berjatuhan di tangan-tangan mereka yang serakah dan juga berambisi menjadi yang terkuat dan terhebat.


_


_


>>>>>>>>>>>>>>>> the end <<<<<<<<<<<<<<<<<<

__ADS_1


\=\=> terima kasih yang sudah setia dengan cerita othor ya, semoga semua sehat dan banyak rejekinya. Bisa selalu membaca cerita othor selanjutnya..👍😊😊🙏🙏🙏


__ADS_2