
Semua sudah siap di depan gedung mansion Javier. Seperti sebuah peperangan yang akan di mulai, kini kedua kubu sedang bersiap saling berhadapan. Hanya pembatas gerbang saja, jika gerbang terbuka. Maka mereka akan saling serang satu sama lain.
Begitu kira-kira gambaran orang-orang yang bersiap melawan musuh-musuhnya. Tapi tidak seperti itu rencananya, Dave menyuruh James untuk masuk melalui pintu belakang dengan komando atas dirinya. Dalam dua menit, mereka memanfaatkan waktu untuk segera anak buahnya dan James akan masuk ke dalam mansion.
James bersiap-siap, dia menyuruh anak buahnya mengikutinya dari belakang dan menyebar setelah masuk ke dalam. Dengan menunggu intstruksi dari Dave di tempat persembunyian. Setengah jam mereka menunggu informasi dari Dave jika sistem keamanan akan terbuka selama dua menit, James memperhatikan ponselnya.
Tuuuut!
"Halo Dave? Bagaimana? Apa sudah kami bisa masuk?" tanya James tidak sabar.
"Tunggu beberapa menit lagi tuan James, saya sedang memecahkan kode sistem keamanannya. Sedang loading sangat lama, sebentar lagi selesai." jawab Dave di senerang sana.
"Baiklah, aku dan anak buahku sudah menunggu sejak tadi." kata James.
"Saya hitung mundur tuan James, jika hitunganku di angka satu anda dan anak buah anda segera masuk. Nanti Liu menyusul dengan Mateo." kata Dave lagi.
"Baiklah, aku tidak akan mematikan ponselnya." kata James.
Dia menunggu hitungan mundur dari Dave, beberapa kali dia melirik ke arah jamnya yang sudah menunjukkan pukul dua malam. Mereka sengaja menyelundup di tengah malam, karena di waktu itu semua pada istirahat meski banyak yang berjaga. Dan juga mencari kelemahan sistem karena kemungkinan penjaga IT Javier sedang kendor dalam pengawasan.
Kemudian benar saja, sistem keamanan bisa dj retas di waktu malam dengan cepat. Meski tadi Dave kesusahan karena kode sistem sedang kuat.
"Halo, tuan James?" ucap Dave.
__ADS_1
"Masuk Dave, sudah kamu pecahkan kata kuncinya?" tanya James.
"Ya, anda bisa masuk setelah saya selesai berhitung." kata Dave.
"Oke."
Dave diam sebentar, dia kembali mengatur virus yang menangkal sisterm keamanan tersebut. Virus yang menghalangi dan membuka satu persatu kode sisten tersebut. James tidak sabar ingin segera masuk, namun lagi-lagi Dave belum berhitung mundur.
"Dave, kuncinya sudah teebuka belum?"
"Oke tuan James, saya hitung mundur sekarang."
"Ya Dave, sejak tadi aku sudah siap."
Hitungan mundur Dave benar-benar di dengar oleh James, dia juga segera memberi isyarat pada anak buahnya untuk masuk lebih dulu. Baru setelah semua masuk, dia pun masuk. Dave menunggu dengan cemas kabar lagi daro James bahwa anak buahnya sudah masuk. Dia takut ada yang tertinggal di sana.
"Beres Dave, kami sudah masuk semua." kata James.
"Baiklah, lima detik lagi sistem keamanan akan tertutup. Tunggu Liu dan paman Mateo masuk ke dalam, aku tidak bisa terlalu lama membuka sistem itu. Bisa-bisa mereka akan tahu jika kita menyelundup masuk ke dalam mansion Javier." kata Dave.
"Baiklah Dave, kami akan memlerhatikan seberapa banyak anak buab Javier yang berjaga di luar dan di dalam mansion. Dan sepertinya banyak sekali mereka berpatroli di luar." kata James.
"Baiklah tuan James, saya tutup dulu teleponnya. Anda bisa menghubungi saya lagi dengan laporan berapa banyak anak buah Javier semuanya."
__ADS_1
"Baiklah."
Klik
Sambungan komunikasi terputus, kini James bergerak sambil mengendap dan melihat berapa orang yang berjaga di luar. Anak buahnya dia sebarkan dan mencari tahu anak buah Javier. Dan pergerakan James serta anak buahnya sangat cepat di beberapa titik yang tidak terlihat oleh mereka yang sedang berpatroli di luar mansion.
Sementara itu, Dave sedang mengamati bagian ruang mansion Javier. Di mana dia nanti akan bertemu dengan laki-laki yang telah membunuh keluarganya itu. Mencari tempat persenjataan yang mudah di jangkau dan juga kemana biasanya jalan keluar.
Tapi Dave bukan orang yang pengecut, dia hanya ingin tahu kemana jalan keluar. Dan itu bisa dia cegah jika Javier melakukan itu. Dan satu lagi, arah ke rooftof yang lapang. Di sana juga sudah tersedia helikopter jika Javier ingin kabur, sudah tersedia helikopternya.
"Hmm, benar-benar sudah di persiapkan. Kemungkinan jika terjadi perkelahian pagi nanti, dia sudah siap dengan baju pelindungnya.Ck, tapi aku tidak akan membiarkan dia kabur dariku. Dia harus mati di tanganku!" ucap Dave menatap laptopnya.
Matanya sudah mengantuk, tapi dia harus bekerja terus agar semua berjalan lancar. Mateo dan Liu sudah berada di depan rumah sewa itu, masih memperhatikan mansion Javier dari teropongnya. Ingin mengetahui bagaimana James bergerak di dalam mansion tersebut.
Karena pagi ini memang akan ada penyerangan di dalam mansion Javier, di saat pagi yang membuat orang akan berpikir santai. Karena sudah melewati malam hari, jadi Dave memilih menyerang mansion Javier di pagi hari.
_
_
_
♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤
__ADS_1