Dendam Anak Mafia

Dendam Anak Mafia
38. Paolo Eldamor


__ADS_3

Paolo Eldamor adalah asisten Javier yang bekerja dengannya sudah sangat lama sekali, hampir lima belas tahu sebelum Luciano kakak Javier di penjara karena karena ketahuan melakukan perdagangan manusia. Jadi, sudah sangat lama sekali.


Bahkan Paolo di angkat jadi asisten Javier karena pernah menyelamatkan Javier dari tabrakan mobil yang sengaja oleh klan mafia lain. Sejak saat itu, Paolo terus ikut Javier dan jadi asistennya.


Sejak pertemuannya dengan Dave waktu itu, Paolo semakin curiga padanya. Dia semakin banyak mencari tahu siapa Dave sebenarnya. Menurut anak buahnya yang bekerja di IT, Dave itu yang dulu di cari. Keponakan Fabio yang kabur ke Makau delapan tahun silam.


Sekarang Fabio sudah di bantai sama seperti keluarga Alehandro. Dan Dave belum tahu kabar itu, dan sekarang Paolo sedang menyelidiki siapa Dave yang jadi bodyguard Fernandez Hugo itu. Kenapa dia bisa jadi bodyguard Fernandez Hugo.


Sedangkan dia dulu mencari Dave ke Makau tidak juga menemukannya. Bahkan dia tidak tahu kalau Dia tahu kekuatan Fernandez Hugo tidak sebanding dengan Javier Morrata.


Tapi rekan bisnis Fernandez Hugo di Italia sangat banyak. Meski pun mereka bisa di kalahkan, tapi jika bersatu akan susah mengalahkan mereka. Beruntung Javier bisa menguasai parlemen pemerintah. Fernandez bisa kenal semua bos klub bola.


Dan yang akan di lakukan oleh Javier adalah menguasai klub bola terbesar di Italia. Bahkan dia akan membeli klub bola di Spanyol. Dengan segala bisnisnya yang ada, dia bisa mempermainkan harga saham. Namun, saat ini Javier sedang menikmati perusahaan milik Alehandro beberapa tahun yang dia rebut melalui parlemen.


"Jadi, temanmu itu tertangkap oleh bodyguard Fernandez?" tanya Paolo pada anak buah yang dia utus.


"Iya tuan, dia sudah tertangkap." jawab anak buah Paolo.


"Baiklah, kita tunggu. Apakah mikrochip itu masib bisa kita dengarkan suara laki-laki itu." kata Paolo.

__ADS_1


Paolo lalu menuju ruang IT, khusus untuk menyadap beberapa rekan bisnis Javier yang sekiranya tidak sepaham dengannya. Keberadaan Paolo kebetulan ada di Las Vegas. Dia di utus oleh Javier untuk membuka kasino terbesar di Las Vegas untuk menyaingi kasino milik Fernandez.


Bukan hanya itu, beberapa bisnis garmen yang jadi merek Javier akan segera di luncurkan bulan depan. Jadi, Paolo sebenarnya sangat sibuk. Namun dia ingin mencari tahu tentang Dave. Karena dia ingat malam pertemuan Javier dengan Fernandez.


Dia memperhatikan Dave yang selalu menatap Javier tajam dan tangannya mengepal. Jadi, sejak itu Paolo menacri tahu siapa Dave. Dia hanya tahu sebatas Dave dulu adalah anak laki-laki yang dulu pergi bersama Liu ke Makau.


Paolo masuk ke dalam ruangan khusus, dia mencari data mikrochip yang di selipkan di kantong celana anak buahnya. Lima menit tak ada suara atau percakapan, yang ada suara kecil dan bising saja.


"Tuan Paolo, tidak ada apa-apa, mungkin mikrochip itu hilang sewaktu dia berkelahi." kata orang bagian IT itu.


"Maksud kamu dia tidak bisa di temukan?"


"Mikrochip itu tidak menghasilkan data apapun. Mungkinkah sudah di temukan dan dia sudah mati?" ucapnya lagi.


"Apa nanti ada pesta tuan?"


"Ya, dan kamu siapkan apa yang di butuhkan. Buatkan mirochip lagi untuk beberapa orang yang akan aku curigai, terutama tuan Fernandez dan bodyguardnya. Yang tercanggih, agar mereka tidak bisa mendeteksi keberadaan mikrochip itu." kata Paolo.


"Baik tuan. Saya akan membuat sampel lebih dulu, setelah itu jika baguk akan kita gunakan." kata ahli IT itu.

__ADS_1


"Bagus, kamu bekerjalah dengan baik. Agar tuan Javier menjadi mafia yang di takuti di dunia." kata Paolo.


Lalu Paolo pun keluar dari ruangan khusus bagian IT. Markas di Las Vegas milik Javier juga ada. Sebenarnya di berbagai negara yang terkenal akan bisnis kasinonya, Javier punya banyak anak buah dan markas juga. Terkecuali di Tiongkok, dia belum bisa masuk ke Tiongkok karena ada beberapa yang membuat Tiongkok sangat menolak dengan apa pun bisnis Javier.


Jadi, sewaktu Dave dan Liu ke Tiongkok itu memang Javier dan anak buahnya tidak menemukannya. Bahkan Paolo mengetahui baru-baru ini kalau Dave, anak orang Jerman yang di akui oleh Fabio itu berada di Makau. Dan kembali ke Meksiko serta sekarang berada di Las Vegas.


"Tuan mau kemana?" tanya pengawalnya.


"Ke perusahaan garmen. Mengecek apakah persiapam untuk bulan depan bisa selesai. Aku tidak mau tuan Javier marah jika belum selesai juga persiapannya. Dia ingin mrluncurkan seratus unit merek dirinya dan akan di pamerkan di tokonya, lalu akan mengadakan pesta besar." kata Paolo.


"Oh ya tuan."


Lalu Paolo masuk ke dalam mobilnya, sesekali dia mendapat pesan dari bagian IT tentang mikrocip itu. Dia benar-benar mengurus semuanya dengan baik. Sejak waktu itu fia kehilangan anak laki-laki yang berada di rumah Fabio, Paolo selalu waspada dan bekerja dengan baik.


Karena Javier akan tidak segan-segan membunuh siapa saja yang bekerja tidak becus. Dia mempunyai banyak anak buah, terbunuh sati tidak akan masalah baginya. Begitulah prinsip Javier, karena saat ini dia berda di atas. Merasa menjadi mafia terkuat saat ini di dunia.


_


_

__ADS_1


_


♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤


__ADS_2