
Dave memegangi lengannya yang tertembak tadi dia menuju Lee yang agak jauh dari Fernandez. Rasa nyeri karena peluru masih bersarang di lengannya, tubuhnya pun tiba-tiba terasa lemas.
"Lee, tolong aku. Aaah." ucap Dave semakin lemah suaranya dan memegangi tangan Lee.
Bruk!
Dave jatuh pingsan, Lee kaget melihat Dave pingsan dan lengannya berlumuran darah. Dia pun segera menangkap Dave dan langsung menyuruh pengawal Fernandez untuk berjaga, lalu salah satu pengawal itu membisikkan pada Fernandez kalau Dave pingsan di tembaki orang tak di kenal.
"Cepat bantu Dave di bawa ke dalam mobil. Jangan lupa, beritahu tuan Hugo untuk segera pergi dari sini!" perintah Lee pada pengawal lainnya.
"Lee, ada apa? Dave kenapa pingsan?" tanya Hugo kaget melihat Dave di bawa oleh pengawal ke dalam mobil.
"Ada yang mengincar Dave tuan Hugo. Saya takut ada yang dendam pada Dave." jawab Lee.
"Kalau begitu, cepat bawa dia pergi. Selamatkan Dave segera. Kurasa peluru yang menembus lengannya itu ada racunnya. Harus dokter dan ahli ramuan China yang bisa merawat Dave." kata Fernandez.
"Baik tuan. Saya akan bawa langsung ke markas anda." kata Lee.
"Ayo kita pergi, istri dan anakku sudah lebih dulu pergi. Kamu pergi dengan Dave, biar aku dengan pengawal yang lain." kata Ferbandez.
"Tapi, keselamatan anda lebih penting tuan. Biar Dave yang bawa pengawal saja, anda dengan saya." kata Lee.
"Tidak Lee, lindungi Dave. Kurasa di jalan juga tidak akan aman, kita berpencar saja lewat jalannya. Kamu lajukan dengan cepat, agar Dave bisa tertolong." kata Fernandez.
"Baik tuan Hugo." kata Lee.
Lee lalu melajukan mobilnya, dia bertukar mobil dengan mobil pengawal lainnya. Mengira bahwa yang di bawa Lee itu Fernandez Hugo, jadi tidak akan di serang. Sedangkan Fernandez pergi dengan pengawal lain.
"Tahanlah Dave, kamu pasti kuat. Kupikir mereka akan mengincar tuan Hugo. Ternyata kamu yang mereka incar, siapa kamu sebenarnya Dave?" gumam Lee sambil menatap Dave yang semakin pucat wajahnya.
Lee sangat khawatir dengan keadaan Dave itu, andai dia bisa dan belajar cara menyembuhkan orang yang terkena racun, sudah tentu dia akan merawat Dave hingga sembuh. Dan bertanya padanya apa yang terjadi dan kenapa mereka mengincar Dave.
Sejak dari Meksiko, Las Vegas mereka mengincar Dave. Lee semakin penasaran pada Dave, siapa sebenarnya Dave itu. Lee melajukan mobilnya dengan kencang, sepuluh menit lagi Lee sampai di markas milik Fernandez Hugo.
Di sana Dave akan di obati, Lee berharap Dave baik-baik saja. Sesekali Lee melihat ke arah Dave, bibirnya sudah membiru. Lee semakin cemas dengan keadaan Dave.
"Dave, kamu harus kuat. Jika kamu punya dendam masa lalu, kamu harus bertahan hidup. Kamu harus hidup Dave, aku akan selalu ada untukmu." kata Lee begitu cemas dengan keadaan Dave.
__ADS_1
Mobil sudah memasuki pintu besar markas Fernandez, selama ikut dengan Fernandez Lee beberapa kali masuk ke dalam markas besar milik Fernandez, jika ada sesuatu yang gawat dan darurat. Maka, semua anak buah Fernandez akan berkumpul di markas besar itu.
Lee menghentikan mobilnya, tepat di depan rumah yang di dapuk sebagai markas untuk berunding atau merencanakan sesuatu. Karena di Italia, Fernandez lebih banyak musuhnya. Lebih tepatnya, musuhnya adalah sekutu dari Javier.
Kelompok mafia Javier, Black Jack adalah paling di takuti. Jika mereka sudah bergerak, maka semua bisa saja di runtuhkan. Tapi sejauh ini mereka tidak bertindak lebih jauh, atau mungkin karena di Italia kelompok mafia sudah tunduk pada Javier.
Hanya Fernandez Hugo saja, dan secara perlahan mereka sengaja menguasai melalui perusahaan lebih dulu.
Fernandez juga punya kelompok mafia di Italia, dan markasnya sekarang di masuki Lee membawa Dave. Lee berlari sambil menggendong Dave masuk ke dalam rumah, dia membaringkan tubuh Dave dengan cepat dan memanggil tabib yang ahli di bidang akupunktur dan pengobatan ramuan China.
"Qiyuan! tolong teman saya! Selamatkan dia!" teriak Lee pada Qiyuan.
Orang bernama Qiyuan pun berlari mendekat pada Lee, dia terkejut kenapa Lee memanggilnya dengan kencang. Apa lagi tidak ada Fernandez, dia heran ada apa dengan Lee?
"Lee ada apa?" tanya Qiyuan.
"Qiyuan, tolong teman saya ini. Dia pingsan karena racun sudah menyebar di tubuhnya selamatkan dia. Tuan Hugo juga memerintahkan dia di bawa kemari. Tolong Qiyuan, selamatkan dia." kata Lee dengan gelisah dan cemas.
"Tenang Lee, biar aku periksa dia." kata Qiyuan.
Qiyuan lalu mendekat pada Dave, dia memeriksa pergelangan tangan yang terkena tembak. Ada darah yang berubah jadi biru dan membeku. Lalu memeriksa mata Dave, juga sudah mulai membiru.
"Bagaimana Qi, apa racunnya bisa di hentikan?" tanya Lee cemas.
"Sudah kutotok aliran darahnya, jadi racunnya belum menyebar ke jantung. Jaga dia sebentar, aku akan ambil ramuan dulu. Kamu ikat lengannya yang terkana tembak itu dengan dasinya." kata Qiyuan.
"Baiklah, Qi."
"Oh ya, jika kamu bisa menyalurkan tenaga dalam ke tubuhnya. Salurkan saja, agar racun itu bisa di hentikan dan dia punya kekuatan untuk melawan racun yang menyebar. Karena totokan darahku hanya dua jam saja." kata Qiyuan.
"Baik."
Lee pun melepas dasi yang masih melekat di leher Dave, dia mengikatnya pada lengan yang terkena tembakan. Lalu dia bersiap untuk menyalurkan tenaga dalamnya, merubah posisi Dave menelungkup. Agak susah sebenarnya dengan posisi seperti itu, tapi Dave sedang tidak sadarkan diri.
Jadi dia harus sebisa mungkin untuk memberikan tenaga dalam pada Dave. Tak lama, Qiyuan datang membawa beberapa ramuan untuk di minumkan pada Dave dan pisau serta ramuan yang akan di tempelkan di lengannya.
Qiyuan melihat Lee sedang memberikan tenaga dalam sedikit kesusahan. Lalu dia membantu Dave untuk duduk.
__ADS_1
"Biar aku bantu agar dia bisa duduk, Lee." kata Qiyuan.
"Terima kasih Qi."
Lalu, kedua orang itu pun bekerja sama untuk menyalurkan tenaga dalam pada Dave.
"Huuusss! Happ!"
Tangan Lee di tempelkan pada punggung Dave, Qiyuan melihat wajah Dave tidak sepucat waktu datang. Bibirnya pun mulai kembali normal, tidak membiru. Qiyuan juga sekarang ikut menyalurkan tenaga dalamnya pada Dave dari depan.
"Huuss! Haapp! Shhhh!"
Kedua orang itu bekerja sama untuk menghentikan penyebaran racun. Meski tidak semuanya keluar, tapi Dave kini mulai normal saluran pernafasannya. Beberapa kali Lee dan Qiyuan menyalurkan energinya, lalu Dave pun terbatuk.
"Uhuk! Uhuk! Uhuk!"
Dave memuntahkan cairan darah warna hitam di pangkuannya, dia terus terbatuk hingga cairan warna hitam itu terus keluar. Lee dan Qiyuan merasa lega, Dave bisa selamat dan racun itu keluar. Mungkin hanya sisa-sisa saja di dalam tubuh Dave.
"Uhuk! Uhuk! Uhuk!"
"Dave, syukurlah kamu sadarkan diri." kata Lee.
Setelah Qiyuan dan Lee selesai menyalurkan tenaga dalamnya pada Dave. Dave pun menatap Lee lalu dia pun ambruk karena lemas.
"Aku kenapa Lee?" tanya Dave.
"Kamu keracunan Dave, peluru itu ada racunnya. Tapi syukur kamu selamat. Qiyuan akan mengeluarkan peluru itu, bersabarlah dan tahan dulu. Dia kelelahan, aku pun sama. Heheh." kata Lee tertawa lalu mengatur pernafasannya.
"Terima kasih Lee, kamu menolongku dengan cepat." kata Dave lemah.
"Sudah seharusnya aku menolongmu, Dave. Istirahatlah, setelah ini kamu minum ramuan dari Qiyuan, agar sisa-sisa racunnya keluar semua." kata Lee.
Dave mengangguk, Lee merasa lega Dave selamat dan sadar dari pingsannya. Hampir saja Dave di ujung kematian, dia tidak tahu harus bagaimana. Lee ingin bertanya, tapi dia belum berani karena Dave masih lemah.
_
_
__ADS_1
_
*******************