Dia Bukan Jodohku

Dia Bukan Jodohku
Ica curiga


__ADS_3

Tidak terasa sudah satu minggu Bella mendekam di penjara, dan Bima telah menyerahkan ini semua ke pihak berwajib,


Di dalam ruang perusahaan Bima telah mempercayainya Toni untuk di jadikan seketarisnya, dan hari ini juga Toni sebagai seketaris Bima,


Toni tetap mengerjakan semua pekerjaanya, dan Ica akan menggantikan Toni, Ica mengerjakan pekerjaanya Tika yang tertinggal,


Lagi dan lagi Toni memerintahkan semua tugas ke pada Ica,


"Pak ! Emangnya aku mesin semua pekerjaan di bebankan sama aku, apa ngak ada karyawan yang lainnya, "ucap Ica dengan sedikit marah,


"Jangan banyak protes, aku menginginkan kamu lembur bersama aku, " jawab Toni sambil tersenyum dan meninggalkan Ica yang sedang marah - marah,


Dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul enam malam terpaksa Ica berpamitan untuk membeli makanan,

__ADS_1


"Kamu duduk saja, aku sudah pesan makan dan sebentar lagi sampai, " ucap Toni,


Sebelum ucapan Toni selesai datanglah pesanan Toni, dan Toni memberikan makanan itu sambil berkata, ".Ini buat kamu makanlah dulu, dan habis makan kamu bisa pulang, apa kamu mau saya antar pulang?


Mendengar ucapan Toni, hati Tika menjadi curiga, dan Ica hanya diam saja sambil berkata dalam hati, " Tidak seperti biasanya, apa makanan ini udah di kasih sesuatu, mungkin obat tidur atau mungkin juga bisa racun dan sejenisnya, tidak ! Aku tidak mau memakannya, tapi bagaimana alasan aku agar pak Toni tidak curiga,


"Cepat kamu makan! " Teriak Toni,


Ica terkejut saat Toni berteriak dan membuyarkan lamunan Ica, sambil berteriak dengan kencang, " Jangan pak ma ___ maaf kan saya,


"Rupanya Ica takut makanan ini saya kasih racun atau sejenisnya, kalau begitu aku akan ngerjain dia, " ucap Toni dalam hati sambil senyum - senyum sambil melihat Ica,


"Ca ! Aku mau, " ucap Toni sambil tersenyum melihat Ica,

__ADS_1


"Pak ! Maaf kepalaku pusing dan perutku sakit, rupanya aku tidak bisa melanjutkan pekerjaan ini, kalau bapak ingin memecat saya, saya ngak apa - apa, dan tolong ijinkan saya sekarang pulang saya tidak kuat, " ucap Ica sambil mengusap keringatnya,


"Iya ! Aku bisa lihat kalau kamu sakit, kalau begitu aku akan mengantar kamu pulang, aku takut kenapa - kenapa di jalan, " jawab Toni sambil menghampiri Ica,


"Ti __ tidak pak! Saya bisa pulang sendiri, terimakasih " jawab Ica dengan nada takut dan langsung berdiri dan berjalan keluar ruangan,


Toni mengejar Ica dan memaksa Ica untuk pulang bareng, Toni menghadang Ica dan berkata, " Hai Ca ! Biar saya antar, aku takut kamu kenapa - napa,,


Dengan spontan Ica lari sambil naik mobil dan berkata, " Terimakasih pak!


Ica masuk dalam mobil dan mengguncinya sambil melihat Toni yang sedang mengetuk ngetuk kaca mobil Ica, Ica hanya melihat saja sambil berkata, ".Alhamdulillah aku bisa lolos dari pak Toni, dan rupanya pak Toni ingin berbuat tidak baik pada saya, dan rupanya pak Toni prostasi saya Tika, selama ini orang yang di cintai telah berpaling kepada Tuan dasar wanita _____ dan sekarang pak Toni akan melampiaskan semua ini pada aku,


Dan tidak sengaja pak satpam mendengar suara gedoran dan teriakan Toni, pak satpam langsung pergi mendekati Toni sambil berkata, " Ada apa pak! Apa ada yang bisa saya bantu,

__ADS_1


"Oh tidak pak! Oh ini loh pak, tadi Ica mengeluh kepalanya sakit, dan saya akan mengantarkan dia, hanya itu ngak ada maksud lain, "jawab Toni dengan nada gugup sambil melihat mobil Ica yang sedang berjalan,


__ADS_2