Dia Bukan Jodohku

Dia Bukan Jodohku
4.Episode 4


__ADS_3

"Apa karna aku tolak cintanya kemarin?"


Diana bingung, dan merasa bersalah harus bagaimana. Mau pergi menengok, tapi diana malu kepada Ciko. Lalu Diana pun mengambil HP nya, dan segera mencari kontak Ciko tak lama kemudian, Diana pun mengirim pesan kepada ciko.


"kenapa kamu tidak masuk untuk bertugas? tak sengaja, aku dengar dari perawat lain katanya kamu sakit?" isi pesan Diana.


Kring suara hp berbunyi, menunjukan ada pesan masuk.


Ciko yang sedang menonton tv, langsung mengambil hpnya dan membukanya. Ciko kaget dan terkejut karna ada pesan dari Diana. Ciko pun segera membuka dan membacanya, Ciko sangat senang dan bahagia dan berpikir kalau Diana tidak membenci dia.


"Hah apa bener ini pesan dari Diana," ucap Ciko tidak percaya.


Tanpa lama-lama, Ciko pun segera membalas pesan dari Diana.


"Tidak apa-apa ko din, cuma tidak enak badan saja hehe," isi pesan Ciko


suara HP Diana pun berbunyi, dan Diana sudah duga kalau itu pesan dari Ciko.


"Yasudah jangan lupa minum obat dan banyak istirahat"


"aduhh Diana, kamu selalu bisa membuat aku bahagia kembali," ucap Ciko sambil tersenyum- senyum sendiri.

__ADS_1


Ciko pun sangat senang, dan dia berpikir bahwa dia masih mempunyai kesempatan, untuk bisa mendekati Diana. Ciko pun tak sabar ingin cepat-cepat besok, karna ingin bertemu dengan dokter cantik Diana.


*rumah sakit *


Setelah itu Diana pergi untuk memeriksa Pasien, dan Diana lupa tidak membawa hpnya.


"Ya ampun, aku lupa membawa HP ku," ucap Diana sambil memegang dahinya.


Namun dari tadi HP Diana berbunyi terus-menerus, namun Diana tidak mengetahuinya, karna ia sedang mengurus pasien diruangan anggrek.


*Jam 14:00 sore hari.*


"nomer siapa ini? sepertinya aku tidak pernah memberikan no ku, kepada orang lain selain di rumah sakit," ucap batin Diana sambil kebingungan.


Lalu setelah itu Diana pun, mencoba menghubungi nomer tersebut, karna takut penting.


"hallo," ucap Diana


"apa ini benar Diana? sampai sedikit gugup"


"Iyah ini saya Diana, ini siapa yah?"

__ADS_1


"apa kamu sudah tidak mengenal suaraku?"


Diana diam dan kebingungan, sendiri karna dia tak tau ini siapa.


"apa kamu sudah melupakan ku?" ucap penelepon tersebut


"ka, kamu," ucap Diana sambil gugup.


Tiba-tiba saja Diana menangis.


"Kenapa kamu menangis? jika kamu tau siapa aku, coba kamu sebutkan namaku."


"Iyah aku ingat dan aku tau siapa kamu, kamu ak, Akmal kan," ucap Diana gugup dan menangis.


Diana terkejut karna yang tadi menelpon dia selama 3 kali, itu adalah Akmal kekasih nya di desa. Orang yang selama ini dia cari, selama Diana di kota dia selalu menelepon Akmal, tetapi tidak ada Jawaban, bahkan no nya pun tidak aktif.


"Selama ini kamu kemana hah, aku coba mencarimu, menelponmu tapi kamu malah tidak aktif!" ucap Diana sambil terus menangis


"maafkan aku hp ku diambil oleh ibuku," ucap Akmal


"apa kamu tidak ada niatan, untuk mencariku mal? apa semudah itu kamu lupain aku hah? atau mungkin kamu, sudah punya yang lain!" ucap Diana sambil nangis dan kesal.

__ADS_1


__ADS_2