Dia Bukan Jodohku

Dia Bukan Jodohku
Telur puyu


__ADS_3

Saat Tika berbicara dengan bik Ijah dengan nada rendah dengan spontan Bima marah, dan langsung saja Bima keluar kamar untuk mengajak bik Ijah belanja,


"Tapi mas! Bahan yang ada di dapur masih banyak " ucap bik Ijah dengan nada gugup,


"Bik ! Besok aku mau di masakin oseng - oseng telor puyu sama kua sop " ucap Bima,


"I _ iya tuan " ucap bik Ijah dengan nada gugup,


Langsung saja Bima dan bik Ijah masuk dalam mobil, dan untuk hari ini bik Ija di suruh duduk bersebelahan dengan Bima, agar Bima bisa bertanyak leluasa tentang apa yang di bicarakan Tika sampai berbisik - bisik,


Bibik jangan berbohong cepat katakan apa yang di ceritakan Tika " ucap Bima,


"I _ itu, aa _ anu non Bella bercerita mantan pacarnya yang sekarang masih mengejar - ngejar non Bella dan rupanya non Bella juga masih mencintainya, hanya itu tuan!"ucap bik Ijah dengan nada gugup,


Bima hanya diam saja saat mendengar ucapan bik Ijah sambil tanganya membanting setir, dan bik Ijah berteriak "Ampun tuan! Bibik ngak mau mati dulu,

__ADS_1


"Ada apa bik, jangan kuwatir aman - aman bik, aku menyayangi bibik, seperti bibik menyanyangi anak bibik yang masih kecil "ucap Bima sambil tertawa dan menghentikan mobilnya dan Bima keluar mobil untuk memberi minuman dan di berikan untuk bik Ijah,


"Te _ terimakasih tuan! "ucap bik Ijah dengan nada gugup sambil mengambil minuman di tanggan Bima,


Sambil melihat bibik yang sedang minum,


Bima melanjutkan untuk pergi mencari telur puyu, dan Bima menyuru beli terul puyu tiga kilo untuk di oseng besok,


Dan bik Ijah keluar mobil bersama Bima, Bima mempersilakan bik Ijah jalan duluhan, tapi bik Ijah menolak, Bima memaksa bik Ijah untuk jalan duluan yang membeli telur puyu,


"Ta _ tapi tuan! Uangnya ini kebanyakan, seratus ribu itu aja sudah cukup, malah masih ada sisa nya " ucap bik Ijah,


"Udah bik! Bibik simpan aja lebihnya ngak papa " ucap Bima dengan nada senyum,


Di dalam perjalanan pulang Bima dan bik Ijah, hanya diam saja,

__ADS_1


Bima berkata dalam hati " Ternyata mantan kamu masih terus menunggu mu, aku akan cari tau siapa mantan kamu, dan aku akan mencari tau sendiri,


"Ada apa dengan tuan! Tidak seperti biasanya apa dia mau memecat aku dan mau menghukum aku karena aku bercanda dengan nona Tika tadi "ucap bik Ijah dalam hati sambil melamun,


Dan tidak terasa mobil Bima sudah terparkir di depan rumahnya, bik Ijah hanya diam saja sampai Bima membukakkan pintu mobil yang di tumpangi bik Ijah,


Bima menepuk punggung bik Ijah, dengan spontan bik Ija berteriak " Ma _ maaf tuan jangan di hukum saya,


"Bik ! Bik Ija kamu kenapa, " ucap Bima yang ada di samping bik Ijah,


"Eh, tuan maaf fin bibik ya "ucap bik Ijah dengan nada gugup sambil keluar mobil,


Dan tidak sengaja sebagia pembantu yang ada di rumah Bima melihat Bima sedang membukakkan pintu mobilnya yang di dalamnya ada bik Ijah,


Dan semua berbisik dan membicarakan bik Ijah dan Bima,

__ADS_1


"Barusan di ajak ke mana bu Ijah? Sampai - sampai di bukakkan pintu mobilnya seperti nyonya saja, nona Tika saja tidak pernah di perlakukan seperti itu apa jangan - jangan bu Ija _ _ _ "ucap salah satu pembatu Bima sambil melihat bu Ijah turun dari mobil,


__ADS_2