
"Pasti ayah, tenang aja Diana tak pernah melupakan sholat ayah, karna itu adalah kewajiban setiap orang." Ucap diana sambil memeluk pak Danu ayahnya.
"Alhamdulillah nak, ayah sangat senang mendengar nya," ucap pak Danu sambil membalas pelukan Diana
"yaudah Diana sekarang mandi terus istirahat sebentar, ibu akan siapkan makanan untuk Diana makan," ucap bu Sita.
"Iyah bu, lagian Diana juga sudah kangen masakan ibu, eh satu lagi ibu boleh diana setelah makan keliling-keliling desa, sudah lama Diana tidak melihat desa, tempat kelahiran diana," ucap diana sambil tersenyum
"boleh nak yaudah cepat mandi dulu, terus makan yah," ucap bu Sita
"siap bu," jawab Diana.
Diana pun beranjak dari duduknya,dan pergi kedalam kamarnya yang dulu, yang penuh dengan nostalgia, dia seketika teringat dengan kejadian-kejadian yang lalu. Diana melamun sambil tersenyum seketika mengingat semuanya, tak lama kemudian Diana mengambil handuk ia kelupaan kalau ia belum mandi, lalu Diana segera mandi karna akan membuat kejutan kepada Akmal, dengan kepulangannya kedesa. Diana belum memberi tahu Akmal tentang dia akan pulang kedesa, Diana sengaja tidak memberitahunya karna ingin memberikan kejutan kepada Akmal.
"Aku harus cepat-cepat mandi, dan makan nih aku akan segera mendatangi pangeranku hihi," ucap batin Diana sambil tertawa bahagia.
__ADS_1
Setelah Diana menyelesaikan mandinya, bu Sita segera memanggil Diana untuk makan terlebih dahulu.
"Diana, ayo cepat kesini nak makanan sudah siap, segeralah makan." ucap bu Sita
"baik ibu, Diana segera kesana," Diana pun berjalan terburu-buru menuju ibunya, yang sedang membereskan makanan yang begitu banyak.
"wah ibu banyak sekali masaknya, dan ini adalah makanan kesukaan Diana bu, ibu masih ingat makanan kesukaan Diana?" ucap Diana sambil melototkan matanya.
"Iyah dong nak masih ingat, masa sama masakan kesukaan anaknya udah lupa, ada-ada aja kamu ini," ucap bu Sita sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, dan tersenyum kepada Diana.
"Iyah nak boleh," jawab bu Sita.
Setelah dapat ijin dari orang tuanya, Diana pun segera cepat-cepat menghabiskan makanannya, lalu pegi kedalam kamarnya untuk bersiap-siap. Lalu setelah semuanya selesai seperti biasa Diana berpamitan, dan mencium kedua tangan orang tuanya.
"Bu, Diana pamit yah," ucap Diana
__ADS_1
"Hati-hati yah nak dijalannya," jawab bu Sita
"Assalamu'alaikum bu baik," ucap Diana sambil melangkahkan kakinya.
"Walaikumsalam," ucap bu Sita.
Diana merasa sangat senang, dan bahagia banget, karna dia telah bertemu dengan kedua orang tuanya dan juga adiknya, dan kali ini ia akan membuat kaget Akmal. Kekasihnya dengan datangnya Diana kedesa.
"Aduh aku sudah tidak sabar sekali," ucap batin Diana sambil tersenyum cekikikan.
Lalu ditengah-tengah perjalanan, karna Diana tidak terlalu fokus dengan jalanan. Tiba-tiba saja seorang pria menabrak Diana yang tengah jalan sambil tersenyum bahagia, Diana merasa kaget, dan sakit. Ia terjatuh ketanah dengan menundukan kepalanya, lalu ada sebuah tangan yang menjulurkan kearahnya,karna bersalah maka pria itu berniat untuk membantu Diana dan bangun dari jatuhnya.
"Maafkan saya, saya tidak sengaja, kamu tidak apa-apa?" ucap pria tersebut, sambil menjulurkan tanganya.
"Tidak apa-apa ko," jawab Diana sambil menerima juluran tanganya.
__ADS_1
Diana pun bangun dari jatuhnya, dengan dibantu pria tersebut. Tiba-tiba saja pria itu menjulurkan tanganya kembali, untuk berkenalan dengan Diana.