Dia Bukan Jodohku

Dia Bukan Jodohku
Nasehat bu Ayu


__ADS_3

Mendengar ucapan Tika memangil Bapak dan Ibunya langsung saja bik Inem menghampiri Tika, Tika hanya diam saja saat bik Inem bertanyak, dan Tika di ajak masuk ke ruang tengah dan duduk di atas sofa,


Bu Ayu keluar kamar saat mendengar bik Ijah menasehatin Tika, Tika hanya diam saja saat bu Ayu datang dan berkata, " kamu kenapa Nak! Bik ada apa Tika?


"I __ itu nyonya non Tika berteriak - teriak memanggil ke dua orang tuanya dan menangis, " jawab bik Inem,


Langsung saja bu Ayu menghampiri Bima yang ada di dalam kamarnya, dan bu Ayu menasehatin Bima agar berbuat baik kepada Tika,


"Nak istri kamu sedang menggandung, kasihan kalau di setres, bisa mempengarui bayi yang ada di dalam kandungan, bukaklah hati kamu untuknya, dia sangat baik terhadap kamu, "ucap bu ayu sambil duduk di samping Bima,

__ADS_1


Aku ngak bisa Bu! Gara - gara dia Rara calon istriku jadi meninggal, " ucap Bima,


"Ingat kepada Aalloh, semuanya itu sudah kehendak Aalloh, mungkin Rara tidak cocok sama kamu, karena kamu orangnya sangat baik, dan Aalloh telah mengantikan Tika, Tika sangat baik Nak! Ibu merestui kamu sama Tika, " ucap bu Ayu sambil memeluk Bima dengan erat dan menangis,


"Ta ___ tapi Bu ! Bima ___ " ucap Bima,


Sebelum Bima melanjutkan ucapanya, bu Ayu menutup mulut Bima sambil berkata, " Iya Nak! Ibu tau kamu belum bisa mencintainya, tapi ingat dia telah mengandung anak kamu, wanita yang mengandung selalu ingin di sayang, di manja, dan selalu ingin dekat, seperti ibu yang sedang mengandung kamu dulu, selalu ingin di manja sama ayah kamu, saat ibu hamil anak pertama ayah kamu jauh dari ibu dan kandungan ibu pas enam bulan, kandungan ibu ke guguran, dan satu tahun lagi mengandung kamu,


"Kembalikan ibu ke negara ibu, ibu tidak pantas mempunyai anak seperti kamu, ingat apa kata ibu, kalau kamu mau sekarang ibu mau pulang, " teriak bu Ayu dengan nada marah sambil keluar kamar menuju kamarnya untuk membereskan bajunya yang akan di bawahnya,

__ADS_1


Satu jam sudah bu Ayu menunggu Bima, dan bu Ayu menghampiri Bima sambil berkata di depan Bima, " Ayo pulangkan ibu sekarang kalau kamu ngak mau pulangkan ibu akan pulang sendiri,


Langsung saja Bima keluar kamar dan menghampiri ibu nya yang ada di ruang tengah, Bima menunjuk Tika dengan nada marah sambil berkata ," Sudah kamu puas menghasut ibu aku, sejak ada kamu ibu selalu memarahiku gara - gara kamu, dasar wanita pembunuh,


Dengan spontan bu Ayu menampar Bima sambil berkata ," Jaga mulut kamu, kalau bicara yang baik sedikit, Tika tidak pernah mengasut ibu, ibu tidak perna mengajarkan kamu berbuat tidak baik,


"Ibu jangan pergi biar aku yang pergi dari rumah ini, " teriak Bima dengan nada marah sambil mengambil kunci mobil,


"Jangan maa ! Biar aku yang pergi dari sini, dan maaf jika aku membuat ibu Ayu benci kamu, aku akan pergi dari sini, aku tidak pantas ____ " ucap Tika sambil memohon di hadapan Bima,

__ADS_1


Bima tidak menghiraukan teriakan Tika ,Bima mengendarai mobil dengan cepat , satu jam sudah Bima membelah jalan ibu kota.


__ADS_2