
Tidak terasa sudah tiga bulan, dan di hari ini Bima pulang lebih cepat dari biasanya, perut Bima selalu mual dan ingin makan buah saja setiap hari dan ingin rasanya ingin dekat sama Tika, tapi Bima merasa gengsi kepada kepada Tika, sesekali Bima mencuri pandang saat Tika duduk di sofa kamar,
"Mas ! Aku pingin banget rujak manis, " ucap Tika sambil melihat Bima,
Hemm ! " hanya itu yang Bima ucapkan tampa melihat Tika yang ada di depanya, Bima hanya fokus sama leptopnya dalam hati Bima berkata, " Kok sama aku juga pingin itu,
Mas ! " teriak Tika dengan kencang, sampai Bima menoleh ke Tika,
Iya sa ___ ? "
Tampa meneruskan ucapanya Bima langsung keluar kamar, sesampai di lantai bawah Bima lupa membawah kunci mobilnya, terpaksa Bima mengambil dan membukak pintu kamarnya untuk mengambil kunci mobil sambil berkata, " Apa kamu mau ikut ?
"I ___ iya mas ! Aku mulai bosen di rumah aku sekalian ingin jalan - jalan ke taman, boleh ya mas?
"Gak boleh hanya beli rujak manis aja, " jawab Bima sambil berjalan menuju tangga,
Tika berjalan di belakang Bima sambil mulutnya komat - kamit tidak jelas membuat bu Ayu dan bik Ijah saling melihat,
__ADS_1
Bu Ayu dan bik Ijah membicarakan Kedekatan Bima dan Tika,
"Bik rupanya Bima mulai jatuh cinta pada Tika ya, tu lihat dia mulai mengajak Tika untuk pergi dalam satu mobil juga, rupanya kemana dia ya Bik! " ucap bu Ayu sambil melihat ke arah mobil Bima,
"Iya Nya ! Semoga tuan Bima menyayangi non Tika, " jawab bik Ijah dengan nada senyum sambil melihat kepergian Bima dan Tika,
Di dalam perjalanan hanya diam saja,
bima turun ke toko buah dan membelinya semua macam buah yang ada di sini walau hanya satu kilo,
"Mas apa kamu mau ini semua, " ucap Tika dengan nada gugup,
"Mas itu, ada tukang penjual rujak manis, aku mau turun, " teriak Tika sambil menunjuk tukang rujak yang ada di pingir jalan,
"Jangan di situ, banyak debu dan kotor, nanti perut kamu sakit " jawab Bima sambil melajukan mobilnya,
"Ngak mas ! Aku pinggin yang itu, " jawab Tika dengan nada sewot,
__ADS_1
Tetap saja Bima melajukan mobilnya tampa arah, sudah satu jam Bima muter - muter untuk mencari penjual rujak manis tapi tidak ada, dan terpaksa Bima dan Tika pulang ke rumah,
Sampai di rumah Tika hanya diam saja dengan muka kusut,
Tidak dengan Bima, Bima memintak bik Ija untuk mengupaskan semua buah yang di beli Bima,
"Bik tolong kupas ini buah semua dan bawah ke kamar sekarang, " ucap Bima sambil memberikan buahnya,
"I __ iya Tua siap, " jawab bik Ijah,
Di dalam kamar seperti biasa Bima membukak leptopnya sambil menunggu buah, sepuluh menit bik Ijah sudah membawah buah ke kamar Bima,
"Terimakasih Bik, " ucap Bima,
Dengan spontan Bima memakan semua buah tampa menghiraukan Tika yang ada di kamar,
Tika merasa kesal dan keluar kamar untuk mencari pak Mamat dan menyuru di belikan rujak manis,
__ADS_1
Tiga puluh menit pak Mamat sudah pulang membawah rujak manis pesanan Tika , dan Tika membawahnya di kamar untuk di makan,
"Mas ! Rupanya kamu nyidam juga ya, semoga bukan aku yang nyidam he he he, " ucap Tika sambil tertawa.