
Tiga puluh menit Tika memasak di dapur, dan akhirnya sudah selesai juga,
Tika selesai masak menjatuhkan pantatnya di kursi sofa tengah sambil melihat ponselnya dan ternyata ada pangilan beberapa kali,
dengan santainya Tika membaca pesan yang masuk dari ponselnya,
Di sisi lain
Bella merasa bunggung saat memilih gaun yang akan di pakai, sampai semua isi lemari di acak - acaknya dan tidak ada yang cocok, Bella pindah ke satu lemari lagi dan sama sepertinya tidak ada yang cocok,
Apa di pantas denganku, coba aku pakai, sepertinya ini pantas " ucap Bella sambil memutar badanya,
Gaun yang berwarna merah hati, pas dan cocok, dan tidak lupa Bella memoleskan sedikit make up agar wajah Bella semakin cantik, tidak lupa mengikat sedikit rambutnya agar memperlihatkan leher jenjangnya yang putih dan mulus, kerah bajunya yang berbentuk V membuat belah dadanya sedikit terlihat,
Momen ini tak akan aku lupakan seumur hidup aku, Bima akan mengatakan cinta kepada ku malam ini, eh lupa ! Minyak wanggi ke sukaan pujaan hatiku " ucap.Bella sambil menyemprotkan minyak wanggi beraromah vaneli kesukaan Bima,
Jam dinding menunjukkan pukul tujuh langsung saja Bella pergi ke rumah Bima memakai taksi online, lima belas Bella sampai di rumah Bima,
*Tok
Tok*
Pintu utama di ketuk dari luar membuat Tika terkejut, langsung saja Tika membukakkan pintu ternyata yang datang Bella,
__ADS_1
"Hai kamu ! Di mana mas Bima berada, aku ke sini di undang dan menjadi tamu spesialnya, cepat kamu katakan di mana dia " ucap Bella sambil menunjuk Tika,
"Kamu tamu, duduklah akan aku pangilkan suamiku " ucap Tika dengan nada sewot,
Langsung saja Tika memberitauh Bima kalau ada Bella, dan Bima menyuru Bella untuk masuk ke kamarnya langsung,
Dan Tika di suruh Bima untuk membuatkan minuman dan supaya di bawah ke dalam kamar,
Saat Tika membawah minuman di dalam kamar dengan spontan Tika menjatuhkan minumanya saat melihat Bella dan Bima berpelukan,
Dan langsung saja Bima mengajak makan malam di rumahnya, dengan sengaja Tika di suruh melayani permintaan Bella,
Bima dan Bella saling menyuapin dan bercanda, dan tidak terasa air matanya menetes, Tika berjalan menuju dapur,
Seperti biasa Bima mengajak dinner sambil minum - minuman,
Empat jam sudah Tika menunggu Bima,
Kemana mas Bima pergi, ponselnya juga tidak aktif apa jangan - jangan mas Bima dan Bella lagi di ho _ " ucap Tika,
Sebelum Tika meneruskan omongganya Tika mendengar mobil Bima, dan langsung sja Tika membukakkan pintu utama,
Dan lagi - lagi Tika di kejutkan Bima pulang dengan keadaan mabuk berat sampai jalan saja tidak kuat,
__ADS_1
"Ada apa ini sebenernya, apa mbak Bella tidak tau kalau mas Bima sudah mempunyai istri, jauhi suamiku " ucap Tika,
Plak
Bella menampar Tika dengan keras, sampai mengeluarkan darah di pingir mulutnya,
"Awas kamu, sampai mulutmu bicara lagi, dan ingat kamu itu istri yang tidak di harapkan, mas Bima sekarang cintanya kepada saya, bukan kamu " ucap Bella sambil menjatuhkan badannya Tika di bawah,
"Awas kamu, kamu tidak boleh dekat sama suamiku, dasar cewek murahan "ucap Tika dalam hati sambil berdiri,
Mendengar teriakan Bima yang memangilnya langsung saja Tika lari menaikin anak tangga dan masuk ke kamar,
Dan Tika menjatuhkan pantatnya di samping Bima sambil mijitin Bima,
"Mbak Bella sebaiknya pulang, ini udah malam biar mas Bima aku yang merawat, kasihan mbak Bella, dan mbak Bella besok kerja "ucap Tika dengan nada sopan,
Langsung saja Bima menyuruh Bella untuk pulang, dan untuk mintak di antarkan pak Mamat saja,
Tika keluar kamar dan mencari pak Mamat mintak tolong untuk mengantarkan Bella pulang,
"Awas kamu, sekarang kamu menang " ucap Bella dengan nada marah,
Jangan marah sampai kapan pun mas Bima itu suami aku mbak Bella yang terhormat, cepat kamu pulang, tidak bagus seorang wanita ber kel _ " ucap Bella sambil masuk rumah.
__ADS_1