Dia Bukan Jodohku

Dia Bukan Jodohku
Dasar orang


__ADS_3

Waktu cepat berlalu, jam dinding menunjukkan pukul dua tidak sepeeti biasanya Bima pulang lebih cepat dari biasanya, langsung saja Bima masuk kamar tampa menghiraukan bu Ayu yang ada di ruang keluarga,


"Hai Bim, Bima kamu tumben pulang lebih cepat dari biasanya apa kamu lagi sakit, dan apa kamu lagi ka ______ " teriak bu Ayu dengan nada senyum,


"Ah ibu mau tau aja, " jawab Bima sambil menaikin anak tangga dan menuju kamarnya,


Mendengar pintu kamar terbuka dari luar, Tika berpura - pura tertidur, dan Tika tidak tau siapa sebenarnya yang datang,


Bima berdiri di samping Tika yang sedang tidur dan sesekali Bima berdehem, lima menit sudah Bima berdiri di samping Tika,


"Ternyata dia tidur, dengan kecantingan mu ini membuat ke inginanku pulang lebih cepat istriku, " ucap Bima sambil mencium kening Tika,


Tika yang berpura - pura tidur, dan dia mulai membukak matanya saat Bima tidak sengaja menjatuhkan kunci mobil,


"E ! Kamu sudah datang mas! Tumben kamu pulangnya lebih awal dari biasanya apa kamu lagi ___ "ucap Tika sebelum melanjutkan pembicaraanya,


"Emangnya ngak boleh, aku pulang lebih awal, bawel amat lo, bukan urusan kamu aku pulang awal, " jawab Bima sambil meletakkan kunci mobil yang terjatuh,

__ADS_1


" Dasar orang _____ " ucap Tika,


Sebelum Tika melanjutkan omonganya Bima mendengar ucapan Tika dan Bima berkata dengan menapat Tika " Dasar orang apa coba kamu teruskan, aku ingin mendengarnya sekali lagi ayo dasar apa, kok cuma diam,


Tika menggeleng - gelengkan kepalanya sambil menunduk tidak melihat Bima,


Bima melihat wajah Tika merasa ketakutan dan akhirnya Bima pergi ke kamar kecil sambil tertawa - tawa,


Mendengar Bima tertawa - tawa dengan spontan Tika berkata , " Dasar orang gila,


Tika turun dari tempat tidur untuk menyiapkan baju Bima, dan Tika keluar kamar untuk menyiapkan makan siang untuk Bima,


Tika terpesona melihat ketampanan Bima sampai - sampai mata Tika dan buk Ijah tidak berketip, bu Ayu membuyarkan tatapan Tika dan bik Ijah,


Hanya Tika yang memandang Bima sambil berkata, " Kamu sangat kejam sekali tuan muda,


Tidak sengaja bu Ayu mendengar ucapan Tika, dan Tika dan bu Ayu saling memandang dan bu Ayu tersenyum melihat Tika,

__ADS_1


Tika merasa ___ dan menundukkan kepalanya dan duduk di sampinya dan lagi - lagi Tika di buat marah dengan Bima,


"Jadi istri ngak pecus, " ucap Bima sambil mengambil segelas susu dan di minumnya,


Dengan spontan Tika mengeluarkan air matanya dan mengusapnya,


"Nak! Bima kamu ngak sarapan dulu, " ucap bu Ayu,


Bima hanya diam saja sambil masuk ke ruang kerja mengambil tasnya dan berangkat kerja,


Bu Ayu duduk di samping Tika sambil mengelus pundak Tika dan berkata, " Yang sabarya Nak, maafkan Bima,


"I ___ iya Bu! Tika sudah terbiasa dengan semua ini, " jawab Tika sambil mengusap air matanya,


Bu Ayu dan Tika makan bersama dan sesekali bu Ayu melihat Tika sambil mengelus pundak dan berkata, " Makanlah yang banyak Nak, biar bayi kamu sehat,


"I ___ iya Bu! " jawab Tika dengan nada gugup,

__ADS_1


Sepuluh menit sudah bu Ayu dan Tika bersarapan, Tika berpamitan untuk ke kamar, di dalam kamar Tika hanya diam saja seakan akan Tidak kuat untuk menjalani ini semua, dan Tika tidak mungkin bisa leluar dari rumah ini, Tika juga takut di luar sana ada Bella yang masih keliaran dan akhirnya Tika mau tidak mau harus menetap di rumah Bima.


__ADS_2