Dia Bukan Jodohku

Dia Bukan Jodohku
Kedatangan ibu Ayu di rumah sakit


__ADS_3

Matahari mulai tengelam dan rembulan mulai menampakkan untuk menyinari bumi dan cahaya bintang berkelap kelip,


Pas jam enam Tika berangkat ke rumah sakit untuk menjenguk Bima,


Dan kata suster lagi - lagi Bima memangil nama Tika, sebelum Bima bertemu Tika, langsung saja mata Bima selalu terpejam dan tidak pernah membukak ,


Suster menghantarkan Tika ke ruangan Bima dan duduk di sampingnya,


Suster berpamitan ke pada Tika untuk kembali,


Tika duduk di samping Bima dan memegang tangan Bima sambil berkata, " Mas, ini aku Tika, kamu cepat sembuh ya mas dan bisa menghukum aku setiap hari, kamu sudah tiga hari tidak sadarkan diri, dan hari ini mama kamu akan ke sini, dan membangunkan kamu dari tidurmu yan tiga hari ini.


"Ngak Tik aku sudah bangun sejak mendengar suara kamu, apa kamu benar - benar pilihan Alloh untuk menggantikan Rara di hatiku, Tika hati kamu terbuat dari apa " ucap Andika dalam hati yang berpura - pura belum sadar dan memejamkan matanya,


"Mas! Ijinkan aku menjadi istrimu, dan sampai kapan kamu berbuat dan selalu menghukumku seperti ini, sebenarnya aku juga belum siap menjadi istrimu, dan aku akan mencoba walau hati dan batinku sakit, aku akan terus mencobanya,dan sebenarnya aku ingin pergi jauh dari mu "ucap Tika sambil menangis dan memegangi tangan Bima, dan baru kali ini Tika bisa mencium telapak tangan Bima.


Mendengar pintu di bukak dari luar langsung saja Tika menghapus air matanya, dan suster berkata " Mbak ini makanannya tuan tolong tuan mbak suapin sekarang dan minumkan obatnya agar besok tuan bisa pulang.

__ADS_1


"Apa bisa makan tuan kan belum sadar, ginana caranya " ucap Tika sambil meletakkan makanannya di atas meja,


Ngak mbak tuan sudah sadar dari siumannya saat di dokter akan memberikan obat " ucap suster,


A _ apa ! Alhamdulillah sejak kapan sus! " Ucap Tika dengan nada gugup,


"Sejak mbak datang pertama kali, kata dokter itu karena sentuhan dari tangan mbak, karena tua selalu mengigau dan memangil nama mbak Tika " ucap Suster,


"Cepat suapin aku, aku lapar " teriak Bima sambil membukak matanya dan menahan senyum,


Lima menit Tika menyuapain Bima, datanglah ibu Ayu,


Sebelum ibu Ayu masuk ke ruang Bima, ibu Ayu melihat Tika yang sedang menyuapin Bima,


"Alhamdulillah ternyata Bima bisa menerima Tika sebagai istrinya dan melupakan Rara, sepertinya dia saling menyinta " ucap ibu Ayu sambil mengusap air matanya,


"E tante, kapan datang! Kok ngak masuk " teriak Bella,

__ADS_1


Mendengar ucapan Bella langsung saja Bima menyudai suapan Tika


"S _ sudah " ucap Bima,


Langsung saja ibu Ayu dan Bella masuk ke ruanggan Bima, dan ibu Ayu memeluk Bima, saat memeluk Tika ibu Ayu berkata " Nak gimana kabar kamu! Ibu sudah tau, saat kamu menyuapin Bima,


"Ta _ tapi bu ! Ucap Tika sambil melepas pelukan ibu Ayu,


Ibu Ayu tersenyum saat melepas pelukanya Tika, ibu Ayu duduk di samping Bima sambil bertanya bagaimana kejadianya sampai kecelakaan seperti ini, dan di tempat yang sama,


"Ini semua karena dia, dia juga menginginkan aku mati, dasar pembunuh, ibu tanyak saja, ini gara - gara dia aku jadi seperti ini " teriak Bima sambil menunjuk ke Tika,


"Ta _ tapi, i _ ini sudah ke hendak Aalloh mas! Maafkan aku " jawab Tika sambil meneteskan air matanya,


"Aku benci kamu sampai kapan pun "teriak Bima dengan nada keras,


Mendengar ucapan Bima, langsung ibu Ayu marah sama Bima sambil berkata " Bima kamu jangan bicara seperti itu.

__ADS_1


__ADS_2