
Tidak terasa sudah satu bulan Tika bekerja, dan hari ini waktunya menerima uang gajian, dan seperti biasa bik Ijah mwmbuatkan bekal untuk Tika,
"Ngak usah bik hari ini insyaAalloh aku puasa bik! Sekarang kan hari kamis " ucap Tika dengan nada senyum,
O iya maaf ya non, kalau begitu nanti non buka pakai ikan apa, biar bibik masakin dan minuman apa " ucap bik Ijah dengan nada senyum,
Terimakasih bik! Bibik ngak usah repot - repot nanti saya cari sendiri , bibik ngak usah nyiapin apa - apa "ucap Tika sambil pegang pundak bik Ijah,
Mendengar ucapan Tika langsung saja bik Ijah terdiam sesaat sambil berkata "Non sebenarnya hati kamu itu terbuat dari apa, semoga non cepat menemukan kebahagiaan, dan semoga saja tuan membukak mata hatinya untuk non Tika dan bisa melihat ke baikan non Tika,
Dan tidak sengaja bu Ayu melihat dan mendengar percakapan Tika dan bik Ijah langsung saja bu Ayu berjalan menuju Tika dan bik Ijah sambil berkata dan berpegang pundak Tika " Bik ! Tolong nanti masakin saya yang spesial buat aku dan Tika, dan aku akan membeli buah kesukaan kamu nak! kamu suka buah apa, katakan biar ibu belikan sekalian ibu keluar " ucap bu Ayu sambil pegang pundak Tika,
"Tidak bu! Ibu ngak usah repot - repot, biar aku buka seadanya saja, terimakasih bu, terimakasih, "ucap Tika sambil mencium tangan bu Ayu dan berpamitan untuk berangkat kerja,
Langsung saja Tika keluar rumah dan ojek online sudah setia menunggunya dan Tika berkata "Seperti biasa ya bang,
__ADS_1
"I _ iya nono " ucap Abang ojek,
Dua puluh menit sudah Tika sampai di depan perusahaan dan masuk ke ruanganya, lima menit Tika menunggu semua karyawan dan akhirnya jam kerja sudah di mulai,
"Pagi Tik! Tumben kamu tidak telat, apa tidurmu semalam nyenyak " ucap bu susi ibu ketua,
"Iya bu ! Iya bu saya tidur lebih awal dari semuanya " jawab Tika sambil membukak leptop,
Semua karyawan mulai bekerja, dan tidak sengaja Bima dan Toni mendengar dari ruangan sebelah,
Biar saya aja tuan, itu sudah biasa kalau mau jam istirahat, biar nanti saya tegur, tuan bisa kembali ke ruangan " ucap Toni sambil berjalan bersama menuju ruang marketting,
Melihat dari kejauhan Tika, ica dan bu Susi, bu susi mengejar Tika dan Ica sambil lari membawah sapu untuk di pukulkan, saking kencangnya lari Ica menabrak Toni dan jatuh di atas badan Toni,
Dan sebaliknya Tika merangkul badan Bima dan Bima juga merangkul badan Tika dengan erat,
__ADS_1
Ica langsung sadar kalau dia jatuh di atas badan Toni,
Ma _ maaf pak ! Saya tidak sengaja " ucap Ica sambil membungkukkan setengah badanya,
Iya sama - sama, mana kamu yang sakit Ca! Kaki apa tangan" ucap Toni sambil megandeng tangan Ica dengan erat, dan melihat Tika sedang berpelukan dengan Bima,
Mendengar teriakan Ica dengan spontan Tika melepaskan, ternyata yang di peluk Bima sambil melepaskan pelukan Bima dan berkata " Ma _ maaf tuan, saya kira kamu tadi tembok he__ ,
"Berani - beraninya kamu memeluk aku di tempat umum, awas kamu nanti saya hukum lebih parah dari ini " ucap Bima,
"Ma _ maaf tuan " jawab Tika dan Ica, sambil membungkukkan badanya,
Langsung saja Bima berjalan sambil berkata kepada toni" Hukum dia bertiga dan ingat di sini bukan ajang cari jodoh,
Mendengar ucapan Bima tangan Ica dan Toni semakin erat menggengam sampai Tika melihat dan ber teriak " Kalau mau romantisan jangan di sini dong! Tu tuan jadi marah, mendengar ucapan Tika dengan spontan tangan berdua di lepaskan,
__ADS_1
Ma _ maaf Tik! Aku tidak punya maksud yang lain dan maaf aku membuat kamu cemburu.