
Masih dalam ruanggan kerja Bima, Toni menghubungi Tika untuk di perkerjakan kembali di perusahan BF Group,
Beberapa kali Toni menghubungi Tika tapi tidak ada jawaban sekalipun,
Dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul sepuluh, Toni kembali ke ruanganya sambil membawah berkas yang akan di pelajari,
Bima menjatuhkan pantatnya diatas kursi kerjanya dan sedikit mengoyangkanya sambil sedikit melamun, dan datanglah Bella tanpa mengentuk pintu,
"Kamu itu menggagetkan saja, kalau masuk bisa ngak ketuk pintu dulu " ucap Bima dengan nada marah,
"Kamu sih melamun saja, sudah aku ketuk beberapa kali kamu diam aja " jawab Bella sambil duduk di depan Bima,
Langsung saja Andika mengambil berkas untuk di berikan kepada Bella,
Sambil mengambil berkas Bella memberitahu kalau jadwal hari ini dan berkata " Mas! Nanti jam dua ada tamu dari brunai,
"Iya ! Cepat kamu pelajari, kalau sudah cepat bawah sini " teriak Bima,
"Oke, siap " ucap Bella sambil keluar kamar,
__ADS_1
Di sisi lain
Toni sudah beberapa kali menghubungi Tika tetap tidak ada jawaban, dan sudah lima menit akhirnya Tika menghubungi Toni,
O iya, maaf ada apa pak! Ada yang bisa saya bantu? "Ucap Tika,
"Gini Tik, perusahaan ini mau mencari karyawan baru dan kamu di suruh untuk masuk lagi, apa kamu bersedia " ucap Toni,
Tika memintak ijin untuk bekerja, dan Bima mengijinkannya untuk bekerja,
Dan mulai besok Tika masuk kerja,
Sampailah Tika di dalam lobby dan menemui ruang resepsionis, dan menaruk surat lamarannya, Tika setia menunggu sampai satu jam dan akhirnya Toni menjemput dan mengantar Tika ke dalam ruangannya,
Salah satu teman Tika ada yang menghinanya
"Enak ya ! Jadi orang cantik, bisa keluar masuk perusahan ini kayak punya kakek neneknya saja " ucap teman Tika yang bernama Desi,
"Iya la ! Jalur men ___ " ucap Lusi,
__ADS_1
Mendengar ucapat teman Tika yang ada di dalam ruangan membuat Tika ingin lari dari kerjaanya, hanya Ica yang memberi semangat ,
Ica hanya melempar senyum saat Tika melihat Ica,
Dan tidak terasa waktu menunjukkan pukul satu waktunya beristirat, semua karyawan keluar untuk mencari makanan hanya Tika yang ada di dalam ruangan, sebelum Ica keluar Toni mau masuk ke ruangan Tika,
"Waduh bahaya ini, datang lagi ni gosip kalau aku tidak mengajak Tika keluar "ucap Ica sambil masuk dan memberitau Tika kalau ada pak Toni kemarin,
Dengan spontan Tika berjalan sambil membawah bekalnya, dan berkata " E pak Toni, mau ambil apa, saya dan Tika mau cari makan ke kantin mau ikut pak?
"Ti __ tidak " ucap Toni dengan nada gugup,
Sampai di kantin Ica bertanyak tentang Tika kemana saja sampai ngak ada kabar, dan semua teman membicarakannya ,
"Iya Tika ! Semua pada membicarakan kamu apa lagi bu Susi, dan satu bulan yang lalu tidak ada kabar satu bulannya lagi kamu bekerja lagi, apa kamu ____ bagaimana ceritanya kamu bisa masuk ke sini lagi, apa benar kata mereka kamu punya hubungan sama pak Toni? Ma __maaf ya Tik! "Ucap Ica dengan nada gugup,
"Gila kamu, kamu itu seperti mereka tukang gosip, memang aku orang tidak punya, tapi aku tidak yang seperti engkau pikirkan, gila kamu "ucap Tika,
"Iya maaf ! Aku akan melindungin kamu dari gosip - gosip murahan, kita akan mempererat persahabatan kita sampai tua, " ucap Ica sambil merangkul Tika,
__ADS_1
"I __iya Ca, maafkan aku juga " ucap Tika.