Dia Bukan Jodohku

Dia Bukan Jodohku
Sok genit


__ADS_3

Toni masuk keruanggan Tika dengan muka sedikit tidak bersahabat, sambil menjatuhkan setumpuk berkas di meja Tika,


"Tik ! Maaf ini tugas dari tuan untuk kamu harus menyelesaikan hari ini, dan maafkan aku, aku tidak bisa membantumu, kalau kamu merasa keberatan ya gimana lagi " ucap Toni berdiri sambil berjalan keluar ruanggan,


Waktunya beristirahat semua karyawan pergi ke kantin untuk mencari makanan dan minuman, Diva dan Tika lagi asik membicarakan Toni,


"Kenapa tu pak Toni ! Tidak seperti biasanya, mungkin ada masalah "ucap Tika dengan Diva,


"Mungkin habis di marahi sama pak Bos, kamu belum pernah ketemuya sama pak bas, orangnya memang ganteng tapi dia sangat kejam, kalau ada karyawannya bersalah sedikit langsung main pecat dan tidak di beri pesangon "ucap Diva sambil bersuara keras,


"Kok aku jadi penasaran gimana si orangnya, apa dia sudah punya istri "ucap Tika sambil bercanda,


"Dia sudah punya istri, katanya si cantik, pas tuan nikah aku ngak bisa menghadiri pernikahanya, dia cantik, sopan angun, katanya si dia sangat cocok dan serasi, cantik dan ganteng "jawab Diva sambil senyum,


Dan tidak terasa sudah tiga bulan Tika bekerja dan hari ini Tika akan mendapatkan gajian seperti karyawan lainya,


Berkas yang yang di berikan Toni pagi tadi sudah terselesaikan dan Toni akan mengambilnya,


"Udah selesai berkasnya, tuan akan mengecek berkasnya sekarang" ucap Toni,

__ADS_1


"Udah pak ! Siap berkas udah bisa di bawah ke pak Bos " jawab Tika dengan nada senyum,


Bima yang ada di ruangganya melihat CCTV yang ada di ruanggan Tika, dan melihat kelakuan Tika saat Toni mengambil berkas,


"Sok genit ya kamu, dasar pembunuh, ternyata kamu pandai merayu juga, awas kamu " ucap Bima sambil menutup leptopnya,


Tok


Masuk !


Toni langsung masuk ke ruanggan Ba sambil membawah berkas yang selesai di kerjakan Tika, dan Bima bertanyak tentang kinerjanya dia,


"Kenerjanya dia baik tuan, "ucap Toni dengan nada senyum,


"Ti _ tidak tuan, saya tidak punya ikatan apa - apa, dan saya akan memberitaunya " ucap Toni dengan nada gugup,


Dan Bima mintak tolong kepada Toni untuk memangilkan seketarisnya, karena dari tadi di hubunggi tidak bisa,


"Siap tuan ! Ucap Toni sambil membungkuk kan badanya sambil berjalan keluar,

__ADS_1


Tok


Masuk !


Langsung saja Bella masuk ke ruanggan Bima, dan Bima memberitahu kalau istrinya Bima kerja di purusahaan ini,


Dan Bima mau kalau Bella yang mengatur dia.


"Bel ! Ternyata kenerja si pembunuh itu bagus juga, dan jangan sampai semua tau kalau dia istri saya, "ucap Bima,


"Apa kamu sedang menyukai dia pak."ucap Bella,


"Sampai kapanpun aku akan menyiksa dia, bukan dia seharusnya yang saya nikahi, tapi Rara cinta pertama saya " ucap Bima,


Dan Bima mengajak Bella malam nanti keluar untuk mencari hiburan dan minim - minum,


Dan tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul setengah empat,


Bella akan memberikan uang gaji untuk semua karyawan terutama kepada Tika,

__ADS_1


Tika sangat terkejut saat mengetahui kalau Bella keeja di sini juga,


Kamu mbak Bella te - teman "


__ADS_2