Dia Bukan Jodohku

Dia Bukan Jodohku
Taman belakang


__ADS_3

Tika _ "teriakan Bima sambil menjatuhkan barang dari atas,


Langsung saja Tika naik ke atas dan masuk kamar untuk menemui Bima,


Tika merasa takut dan badanya gemetar saat berhadapan dengan Bima,


Bima mengunci pintu kamar dan berbisik di telingah Tika sambil menjatuhkan badan Tika di atas kasur,


"Aku menginginkanmu sekarang cepat kamu buka baju kamu " ucap Bima,


Seperti biasa Bima membuat tanda kepemilikan di dada Tika dan mamainkan gunung kembar di dadanya, dan tidak lupa tangan Bima memaikan di area sensitifnya Tika, dan merasa bagian sensitifnya Tika basah, Bima menyudahi permainanya,


Bima masuk kamar mandi sambil tersenyum melihat Tika berbaring di tempat tidur,


"Sebenarnya aku tidak mau dengan ini semua, kenapa aku tidak bisa menolak permainan dia ternyata kamu lm _ "ucap Tika dalam lamunannya,


Bima memintak Tika untuk memijitin semua badan Bima, dan tidak terasa sudah dua jam sudah Tika memijitin sampai tertidur di punggung Bima,


"Sudah sana kenapa kamu tidur di punggungku cepat kamu keluar kamar aku mau tidur "teriak Bima,


Tika keluar kamar untuk membantu ibu Ayu membersikan taman belakang rumah, hati Tika merasa senang bisa membantu ibu Ayu, tapi takut Bima marah, saat Tika mintak izin tidak boleh di bersikan,

__ADS_1


"Tante apa mas Bima tidak marah, kemarin aku mintak izin untuk membersikan tidak boleh "ucap Tika dengan nada gugup,


Dua jam sudah Bima tidur, pas jam empat Bima terbangun dari tidurnya dan keluar kamar untuk ke ruang kerjanya,


Dan tidak sengaja Bima melihat Ibu Ayu sedang membersikan taman belakang, langsung Bima marah,


"Bu ! Besok aku akan mengantar ibu pulang ke negara ibu "ucap Bima sambil berjalan menuju ruang kerjanya,


Sebelum masuk ke ruang kerjanya Bima mendatangi Tika yang ada di dapur bersama bik Ijah yang sedang memasak,


*Plak,,


Plak,,


"Kamu wanita pembunuh, wanita bermuka dua kamu bercerita apa saja pada ibuku, sampai ibuku merasa iba sama kamu "teriak Bima sambil memukul pipi dan menendang kaki Tika,


"Ngak mas ! Aku tidak pernah bercerita apa apa sama tante maafkan saya " teriak Tika sambil memegangi pipinya yang sedikit mengeluarkan darah,


Tika menangis sambil memeluk bik Ijah sambil berkata " Aku tidak kuat bik di perlakukan sama mas Bima seperti ini,


Melihat kelakuan Bima sama istrnya ibu Ayu menghampiri Tika dan memeluknya sambil mengusap darah yang ada di bibirnya,

__ADS_1


Bima melihat ibunya yang memeluk istrinya, dan sangat dekat, Bima menjadi marah dan menyeret Tika untuk masuk ke kamar,


Tika merebahkan badanya di atas sofa sambil mengusap air matanya,


Bima keluar kamar dan menuju ke ruang kerjanya,


"Bik tolong buatkan kopi dan bawah ke ruang kerja saya "ucap Bima,


Bik Ijah membuatkan kopi dan di bawah ke ruang kerjanya dan melihat ruang kerjanya Bima berantakan langsung bik Ijah panas dingin,


"Bik besok tolong buatkan sup untuk sarapan yang banyak wortelnya ya bik? "ucap Bima sambil tersenyum,


"Iya tuan, saya pamit dulu "ucap bik Ijah sambil menundukkan kepalanya,


"Yang sabar ya bik ikut saya "ucap Bima dengan nada senyum,


Tidak terasa waktu menunjukkan pukul sebelas malam Bima masuk kamar,


Klek,,,


Pintu kamar terbuka dari luar, Tika pura - pura tidur mendengar pintu terbuka dari luar,

__ADS_1


Bima mematikan lampu kamar dan segerah tertidur,


__ADS_2