
Perputaran waktu yang terasa cepat, seperti biasa Tika aktifitas Tika di pagi hari, menyiapkan keperluan Bima, dan seperti biasa bik Ijah memberikan makanannuntuk Tika buat kerjanya, sepiat pagi Tika melewati sarapan pagi hanya meminum air hangat satu gelas lalu berangkat kerja sebelum Bima berangkat duluan,
Dua puluh menit Tika sudah sampai di halaman kantor, dan hari ini Tika di suruh menemui Bella di ruangnya,
Tok - Tok
Tika mengentuk pintu ruangan Bella, dan langsung saja Bella menyuru masuk,
Tika akan di pindahkan ruanganya sebagai marketing di lantai dua, Bella mengantar Tika ke ruanganya dan memperkenalkan Tika,
Toni dan Tika sangat terkejut karena berdua tidak mengetahuinya,
Bu ! Kenapa Tika di pindahkan ke ruangan ini, apa tuan sudah mempersetujuinya, kemarin saya mengajukan Tika masuk ke marketing tuan tidak mau, kata tuan Tika hanya sebagai OB saja, " ucap Toni sambil menbungkukkan setengah badanya,
"Itu bisa di atur, aku tauh biar kamu bisa dekat sama dia, pertahankan keinginanmu mendapatkan dia, kamu cocok " ucap Bella sambil berbisik di telinga Toni,
"Bu _ bukan begitu bu! " Uap Toni dengan nada gugup sambil membungkukkan badanya,
__ADS_1
Bella hanya tersenyum sambil melihat Tika dan Toni,
Melihat Bella tersenyum Tika menjadi curuga,
"Permainan apa yang sedang di rencanakan sama mbak Bella, mulai sekarang aku harus berwaspada, mungkin mbak Bella menjaukan aku dengan mas Andika " ucap Tika dalam hati sambil melamun,
Toni membuyarkan lamunan Tika, dan Toni sebagai ketua marketing akan mengenalkan Tika sebagai karyawan baru di sini,
Dan langsung Tika memperkenalkan dirinya.
Tidak terasa waktu istirahat telah tiba, Toni mengajak Tika untuk ke kantin membeli makanan, tapi Tika menolak dengan alasan Tika sudah membawah bekal dari rumah,
Tika dan Ica dia berdua selalu membawah bekal dari rumah, waktu istirahat tidak pernah keluar untuk memberi makanan,
Tika dan Ica bercerita mengenai kehidupanya, dia berdua sangat akrab dan saling membantunya,
Setiap hari Tika selalu mendapatka teguran dan gosip dari sesama karyawan, Ica yang selalu memberikan semangat, dan sekarang Tika di gosipkan dekat dengan Toni,
__ADS_1
"Iya Tik ! Sejak kamu ada di sini pak Toni selalu rapi dan kalau pakai minyak wangi selalu banyak sampai bau minyaknya tertinggal di ruangan, dan pak Toni selalu dekat dan mengajak kamu jalan terus, kamu sih menolaknya " ucap Ica dengan nada senyum,
"Ih ! Kamu jangan buat gosip gitu ah, kalau kedengaran pak Toni gimana, aku dan pak Toni itu ngak ada apa - apa Ca ! " ucap Tika sambil memukul pundak Ica,
Semenjak Tika ada di ruangganya Toni, Toni kalau pakai minyak wangi keterlaluan sampai di pangil si tukang minyak wangi,
"Hai Tik ! Kemana si tukang minyak tadi " ucap salah satu teman pria Tika dengan nada senyum,
"Waduh kok tanyak sama saya, emang aku seketarisnya dia " ucap Tika,
"Kamu sekarang kan pacar pak Toni "ucap salaj satu teman Tika,
"Ih ngawor kamu, "ucap Tika dengan sedikit nada marah,
Dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul setengah empat semua karyawan membereskan semua pekerjaanya dan siap siap untuk pulang, sebeluk pulang semua karyawan akan mendapat gaji di bulan ini, sambil memberikan gaji nya Tika,
Hai Tik ! Kita pulang bersama naik mobilku sambil kita mencari minuman " ucap Toni,
__ADS_1
Lagi - lagi Tika menolak ajakan Toni untuk pulang bersama naik mobil Toni.