
Tidak terasa jam istirahat sudah usai, Bima melihat Tika yang sedang makan bakso sangat santai sampai Bima menelan salivanya dan berkata dalam hati, " Sepertinya enak bakso yang di makan Tika aku jadi pinggin aja,
Langsung saja Bima mengkirim pesan buat Tika untuk membelikan bakso yang persis sama punya dia,
Tika membaca pesan Bima tapi tidak menjawabnya, Tika membelikanya dan Tika mengerjain Bima ," Aku kasih sambal yang banyak agar dia kepedesan, biar mulutnya tidak ngerocos terus ha ___
"Bu buatkan bakso nanti buat bawah pulang kasih sambal yang banyak ya Bu ! " Ucap Tika dengan nada senyum,
"I __ iya non siap! Di ambil pas pulang ya, " ucap Ibu kantin,
"Iya Bu jangan lupa kasih sambal yang banyak biar mulut dia tidak ngerocos terus " jawab Tika sambil ketawa dan berjalan menuju ruanganya,
Bima yang ada dalam ruangannya sambil memegang ponselnya menunggu jawaban dari Tika sampai tiga puluh menit sudah Bima memegang ponsel sambil berkata ," Biasa dan berani - beraninya kamu mengabaikan pesanku, awas kamu,
__ADS_1
Dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul tiga semua bersiap - siap untuk pulang begitu juga dengan Tika, Tika akan mengambil pesanan Bima,
Dan sampailah di rumah, tidak separti biasa Bima pulang lebih awal dari Tika, dan Bima menunggu kedatangan Tika,
Tika mentiapkan bakso ke mangkok untuk di berika Bima yang ada di dalam kamar,
"Ini mas baksonya! Mantap tenan, " ucap Tika sambil menahan tawa,
"Kamu mau meracuni saya! " Ucap Bima dengan nada marah,
"Katanya kamu tadi mintak bakso seperti yang aku makan, ya itu tadi yang aku makan, aku tadi nambah lo mas! "jawab Tika,
"A __ apa kamu tadi makan bakso se pedas ini, kalau ada apa - apa dengan anak aku, kamu akan saya hukum , "ucap Bima sambil membuang baksonya,
__ADS_1
Dan kamu kenapa kalau sudah membaca pesan dari saya, kamu ngak pernah membalasnya tapi sudah kamu baca, dan hari ini kamu akan saya hukum, "ucap Bima dengan nada marah,
"Hukum aja mas! Dari dulu kamu selalu menghukum aku, bila perlu bunuh aku saja biar kamu puas, dan aku tidak menginginkan ini semua, " jawab Tika dengan nada marah juga,
Langsung saja Bima akan menampar Tika sambil berkata, " Dasar wanita tidak tau di untung, kamu sekarang sudah berani melawan aku, aku sangat benci kepada orang yang menentang Saya apalagi seperti kamu wanita ___ kalau bukan aku aku jadi gembel, dasar pembunuh,
Mas ! Kalau waktu bisa berputar aku mintak pada Tuhan, agar aku tidak di pertemukan dengan kamu, kamu pria arogan, tolong lepas kan aku aku ingin pergi dari neraka dunia ini, dan mengenai anak aku akan menjaganya, dan kalau sudah lahir kamu boleh ambil dan bawah, tolong lepaskan aku, aku ingin hidup tenang, " jawab Tika dengan menangis sambil tangannya memohon ke Bima,
Mendengar ucapan Tika, Bima langsung terdiam sambil berkata dalam hati, " Apa aku keterlaluan sama dia, dan tidak seharusnya aku berbuat seperti ini dia telah mengandung anak aku,
Melihat Bima yang terdiam langsung saja Tika keluar dari kamar dan menutup pintu kamar dengan keras, sampai Bima terkejut,
Tika berjalan menuju teras belang sambil duduk mermenung dan menangis sambil berteriak dengan kencang, " Aku benci hidup, ini, Bapak , Ibu jemput aku jangan tingalkan aku di sini seorang diri,
__ADS_1