Dia Bukan Jodohku

Dia Bukan Jodohku
Si kembar Dewa dan Deva


__ADS_3

Dan tidak terasa si kembar Dewa dan Deva sudah tumbuh dengan besar dan sehat, Dewa dan Dewa di didik oleh Bima dengan keras,


Dewa dan Deva sangat manja dengan Tika,


Bima selalu menyayangi Tika, dan Tika sedang mengandung lagi,


Dan Tika di nyatakan mengandung dengan dua bayi kembar, dan dokter Ria belum mengetahui jenis kelaminya cowok atau cewek,


"Semoga anak kita nanti cewek ya Mas! " ucap Tika dengan melihat muka Bima yang sedang berbicara dengan dokter Ria,


"Ngak sayang aku maunya cowok lagi, iya kan Dok ! " Ucap Bima sambil melihat dokter Ria,


Dokter Ria hanya tersenyum sambil melihat Bima dan Tika dengan berkata, " itu hanya Alloh yang tau nyonya dan Tuan,


"Semoga saja anak ku nanti cewek biar aku punya teman di rumah, " ucap Tika sambil tanganya di atas,


"Kan nantinya kamu punya mantu cewek, kalau anak - anak kita sudah menika " ucap Bima dengan nada senyum,


Dan tidak terasa kandungan Tika sudah memasukin usia empat bulan, dan hasil dari USG ternyata kembarnya cewek dan cowok,

__ADS_1


Tika dan Bima merasa senang sambil berkata, " Alhamdulilla Alloh masih sayang sama kita semoga saja ini benar, Aamiin,


"Mi ! Dewa berangkat sekolah dulu ya, " ucap Dewa sambil mencium tangan dan kening Tika,


Begitu juga dengan Deva,


"Mi ! Deva berangkat sekolah dulu ya, " ucap Deva sambil mencium tangan dan kening Tika,


"Hati - hati di jalan ya Nak, sekolah yang pintar jangan nakal, " jawab Tika sambil berjalan keluar melihat Dewa dan Deva, dan melambaikan tanganya,


Langsung Tika peegi ke kamar untuk menyiapkan keperluan Bima untuk pergi ke kantor,


Bima makan pagi seperti biasa Tika mengambilkan makanan, dan Tika hari ini tidak nafsu makan, hanya minum susu,


"Ngak Mas ! Nanti saja, " jawab Tika sambil meminum susu,


Tika mengantarkan Bima untuk berangkat kerja, Tika mencium pungung Bima.dan seperti biasa Bima mengecup kening Tika,


Berselang sepuluh menit Tika pinggin bakso super, dan memanggil pak Mamat untuk membelikannya di sebrang jalan,

__ADS_1


"Ini mantap, " ucap Tika sambil kepedesan,


Dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul empat sore, Dewa dan Deva pulang dari sekolah dan masuk rumah sambil berteriak memanggil Tika,


"Mama - mama - mamaada Bik ! Di mana Mama, " teriak Dewa dan Deva sambil berjalan menuju kamar Tika,


Dewa dan Deva yang baru datang langsung mancari Mamanya dan membukak pintu kamar, Dewa ber kata, " Eh ternyata Mama lagi tidur,


"Ada apa Nak ! Dengan Mama, " tanyak Bima sambil menuju ke Dewa dan Deva,


Ngak ada apa - apa Pa, Dewa dan Deva baru pulang kok tumben sepi, ternyata Mama lagi tiduran, " ucap Deva sambil menyalami punggung tangan Bima,


Dan Bima langsung masuk ke kamarnya, melihat Tika tidur di atas sofa langsung saja Bima memindahkan ke atas kasur, sambil berkata, " Kebiasaan kamu,


Dengan spontan Tika terkejut saat badanya di bopong Bima sambil berkata, "Mas kenapa ?


Dan tidak terasa jam dunding menunjukkan pukul tuju, Dewa dan Deva mengetuk pintu kamar Tika sambil berkata, " Ma, Pa ayo kita makan malam perut Deva lapar ni,


Oke !!!

__ADS_1


Papa dan Mamanya langsung turun mendengar Deva lapar, seoerti biasa Tika mengambilkan nasi dan ikannya untuk suami dan anak - anaknya tercinta,


Sesudah makan sepeeti biasa keluarga Bima duduk di ruang keluarga sambil menyalakan TV dan bercanda.


__ADS_2