Dia Bukan Jodohku

Dia Bukan Jodohku
Lembur lagi


__ADS_3

Malam telah berganti pagi seperti biasa Tika menyiapkan keperluan Bima,


Tika bangun lebih awal dari Bima, dan Tika sudah mempersiapkan dirinya dari pagi dan semua pekerjaan rumah telah selesai, tinggal menunggu Bima pergi kerja,


Tika membawahkan peralatan untuk pergi ke kantor di bawah ke dalam mobil, melihat mobil Bima keluar, langsung saja Tika mengambil tas kecilnya dan lari menemui gojek online yang ada di depan pintu,


"Bang cepat ya "ucap Tika sambil memberi uang lebih,


Sepuluh menit Tika sudah berada di lobby dan masuk ke ruang kerjanya, dan tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul delapan, semua karyawan pada masuk di ruanggan masing - masing,


"Tik ! Apa semalam kamu tidak pulang, dan apa kamu tidur di sini " ucap Diva dengan nada senyum,


"Pulang, aku tadi berangkat pukul tujuh, bersamaan dengan OB " jawab Tika sambil melemaskan otot tanganya,


Di sisi lain, Bima baru saja datang dan teringat kepada istrinya yang mempunyai tugas sangat banyak dan tidak mungkit terselesaikan,


Bima berjalan tanpa di dampingi seketarisnya, pemilik perusahaan ini tidak mengeluh untuk berjalan sendiri dan semua karyawan wanita melihat Bima yang berjalan dan tangan kananya di masukkan ke dalam saku membuat semua karyawannya terpesona,

__ADS_1


"Selamat pagi tuan " ucap Toni sambil membungkukkan badanya dan berjalan di belakang Bima sambil membawahkan tas kerjanya,


"Bagaimana ? Apa semuanya beres " ucap Bima sambil masuk kedalam lift, dan Toni berjalan di belakang Bima,


"Semuanya aman Tuan ! Karyawan baru rupanya sudah mengerjakan tugasnya tanpa bantuan dan semuanya di kerjakan sendiri, dan rupanya tugasnya hampir selesai " jawab Toni sambil berjalan di belakang Bima,


Ambil semua tugasnya sekarang juga, aku akan melihat sendiri kinerjanya bagus apa tidak "ucap Bima sambil masuk ruangganya,


"Siap tuan "jawab Toni,


Bima melihat CCTV yang ada di ruanggan Tika dan ternyata Tika sudah datang sebelum Bima datang,


"Gila ni anak naik apa dia kok cepat banget datangnya, ''ucap Bima dalam hati,


Tok


Bima mempersilakan masuk Toni,

__ADS_1


Toni membawah semua berkas dan di taruk di atas meja kerja Bima,


Kamu duduk dulu, biar aku melihat kerjanya karyawan baru kita, dan dia rekomondasi kamu kan, apa jangan - jangan kamu juga menyukai dia "ucap Bima sambil mengecek berkas yang di kerjakan Tika,


"Bukan Tuan! Dia bukan pacar saya, saya juga baru ketemu kemarin, dan di lihat dari kinerjanya dia, dia kelihatanya bersunggu - sunggu " jawab Toni sambil menundukkan kepalanya,


"Ternyata si pembunuh itu pintar juga masalah bisnis, "ucap Bima dalam hati sambil mengelengkan kepalanya,


Dan Bima menyuru Toni untuk memberikan semua berkas ini ke karyawan baru,


"Tuan apa ! Tuan tidak salah memberikan tugas sebanyak ini, dan bukanya tugas ini untuk yang lain, dan apa Tuan tidak kasian dia masih baru " ucap Toni dengan nada gugup,


"Apa kamu bilang ! Kamu cuma bawaanku, tidak sepantasnya kamu menolak perintahku, aku yang berkuasa di perusahaan ini, dan rupanya kamu telah mennyukai dia " teriak Bima dengan nada marah,


Langsung saja Toni berpamitan dan membawah berkas yang akan di berikan kepada Tika,


Melihat Toni keluar ruangan, langsung saja tangan Bima mengepal dan berkata "Enak aja kamu masuk di perusahaanku dengan jalur merayu karyawanku, dasar pembunuh, aku menghukummu dan memberi pekerjaan setiap hari,

__ADS_1


__ADS_2