Dia Bukan Jodohku

Dia Bukan Jodohku
Permainan


__ADS_3

Tika berjalan keluar kamar saat mendengar suara ke gaduan, Tika berjalan sambil memegangi perutnya dan membawah cairan yang nempel di tangan kanannya sambil berkata, " kenapa kalian berdua di sini, kalau kalian bertengkar jangan di sini, mengangu istirahatku saja,


"Ka __ kamu kenapa keluar, " ucap Bima sambil membawakan selang infusnya dan mengajak Tika masuk,


"Kamu kenapa marah sama mas Toni, dia orang baik, orang yang selalu membantu saya saat aku perlu bantuan orang lain, " ucap Tika sambil berbaring di kasur,


"Aku telah memperingatkan dia, agar dia menjahui istri orang hanya itu saja, " jawab Bima dengan nada kesal,


"Kenapa kamu membela dia dari pada aku, aku ini suami kamu, " ucap Bima,


"A ___ apa suami ! Suami macam apa kamu, kamu selalu ____ "jawab Tika dengan nada senyum,


"I __ iya mulai detik ini aku akan menuruti apa yang kamu mintak, demi anak aku! Dan mulai sekarang kamu tidak boleh kerja lagi, maafkan aku, " jawab Bima sambil memegangi tangan Tika dan menciumnya,


Melihat reaksi dan ucapan Bima, Tika hanya tersenyum saja sambil berkata , " Apa benar mas Bima jatuh cinta sama saya,

__ADS_1


Bima berpamitan kepada dokter agar Tika di rawat di rumah saja lebih aman, dan dokter menuruti permintaan Bima,


Dan hari ini Tika bisa di rawat di rumah,


Bu Ayu menyambut kedatanggan Tika dengan senang hati, bu Ayu selalu memberi perhatian lebih terhadap Tika, dan dokter Ina yang merawat Bella yang ada di rumah,


Tidak terasa sudah limah hari dokter Ina ada di rumah Bima, dan hari ini dokter Ina sudah kembali kerja di rumah sakit lagi,


Bima selalu memanjakan Tika, demi anak yang di kandungnya,


Bella akan menemui Bima untuk menunjukkan foto kemesraan Tika sama Toni yang ada di taman dekat kantor kemarin, Toni yang merangkul Tika dengan mesra,


"Tu lihat foto istri kamu, apa dai lupa kalau ada kamu,istri macam apa, cepat ceraikan dia untuk apa kamu ___ " ucap.Bella,


"Ta __ tapi aku belum puas memaikan dia, aku masih suka permainan itu, ingat aku ibaratkan dia itu sebuah mainan, dan aku masih suka mainan itu Bell ! Kamu jangan memegan dan ikut dalam permainanku, "jawab Andika,

__ADS_1


"Bim ! Kamu harus segerah menceraikan dia sebelum kamu jatuh cinta kepadanya, dan aku sangup menjadi penganti kamu, "ucap Bella sambil duduk di pangkuan Bima dan memaikan hidung Bima,


Merasa risih dengan spontan Bima berjalan menuju ke kamar mandi, di dalam kamar mandi Bima duduk berjongkok sambil berkata, " Kenapa aku tidak tergoda sama Bella,


Satu jam sudah Bima ada di kamar mandi, Bella mengetuk pintu kamar, dan Bima keluar kamar,


"Bim ! Cepat kamu ceraikan dia ! Dia tidak pantas untuk kamu, dia akan mempermalukan kamu dengan kelakuan yang tidak senonong itu, dan kalau kamu tidak sangup aku akan membantu menggusir dia, " Ucap Bella,


Bima hanya diam saja sambil duduk di kursi kebanggannya, dan melihat Bella,


Bella berpamitan untuk keluar ruangannya Bima sambil mencium bibir Bima,


"Aku tidak akan melepasakan dia sampai kapanpun, dan aku mulai jatuh cinta pada dia, aku akan menyembunyika dia dari wanita ular seleeti kamu Bella! " Ucap Bima sambil memukul meja yang ada di depannya,


"Bima aku akan memberi perhitungan kepada dia, agar dia bisa menjauh dari kamu, gara gara ada kamu cintaku di abaikannya, ingat aku berjanji akan membunuh kamu, " ucap Bella sambil berjalan ke ruanganya,

__ADS_1


__ADS_2