
Kring
Kring
Ponsel Tika berbunyi, Tika mengambil ponselnya yang ada di atas meja, dan melihat pangilan yang masuk tertera nomer yang tidak di kenal dengan ragu Tika menempelkan ponselnya dan menjawab ternyata mbak resepsionis dari perusahaan BF Group telah memberi tahu,
Ini dengan Kartika sari "ucap mbaknya,
Iya saya sendiri dengan siapa saya bicara "ucap Tika dengan nada gugup,
"Iya saya dari purusahaan BF Group ingin memberitau kalau anda di terima sebagai staf dan mulai besok anda bisa mulai bekerja mulai pukul delapan "ucap mbaknya,
Dengan spontan Tika bersujud syukur sambil menangis, teringat kepada ayah dan ibunya yang sudah meninggal,
"Ayah, ibu aku besok mulai kerja, dan berkat doa ayah dan ibu Tika bisa kerja di purusahaan yang sangat besar dan terkenal yang Tika inginkan "ucap Tika sambil menangis,
Dan tidak sengaja Bima melihat kelakuan Tika Bima melihat tika yang sedang menangis melihat Bima sangat senang karena Tika bersedih tidak bisa melihat orang tuannya saat Tika bekerja,
__ADS_1
Keinginan kedua orang tua Tika ingin melihat Tika saat sukses,
Dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul sembilan Tika merebahkan badanya di atas sofa ruang tengah sambil memejamkan matanya,
"Hai dasar pembunuh enak saja kamu tidur, buatkan minuman susu hangat bawah di kamar, "ucap Bima,
Tika membawah minuman susu hangatnya ke dalam kamar,
Dan Bima menyuru untuk menggunci pintu kamar,
"Kamu tidur di sofa sini saja kalau malam aku pingin apa - apa biar cepat "teriak Bima,
Dan Lagi - lagi Tika bercerita kepada Bima bawah besok mulai kerja,
Memangnya aku perduli sama kamu, biar kamu kerja atau tidak aku tidak perduli, dan ingat satu selesaikan dulu pekerjaan rumah, sebelum aku pulang kamu sudah ada di rumah, "teriak Bima,
"Iya mas! Insya Aalloh aku bisa mas "jawab Tika dengan nada gugup,
__ADS_1
Dan tidak terasa waktu menunjukkan pukul sepuluh malam Tika merebahkan badanya di atas sofa kamar,
Bima yang ada di atas kasur sedang mamainkan ponselnya dan sedikit melirik Tika yang sedang tertidur dengan melentangkan tanganya, Bima menghampiri Tika yang sedang tertidur pulas membuat barang yang ada si bawah mulai menampakkan diri,
"Ternyata dia kalau tidur seksi juga membuat barang yang ada di ba _ ba _ "ucap Bima tampa melanjutkan omangganya sambil kembali ke tempat tidur dan merebahkan badanya sambil memejamkan matanya.
Dan tidak terasa jam dinding menunjukkan pukul sepertiga malam,
Seperti biasa Tika terbangun dari tidurnya, untuk melaksanakan kuajibanya,
Tika menyiap kan bahan yang akan di masak dan semuanya sudah siap dan selesai semua
Tika membangunkan Bima dan menyiapkan baju di taruk di atas meja seperti biasa,
Tika menyiapkan dirinya untuk pergi bekerja pertama kalinya, Tika yang mempersiapkan dirinya memakai baju sambil mengaca sedikit memutar badannya sambil bernyanyi kecil ala artis dangdut,
Tiba keluar dari kamarnya tidak sengaja melihat Tika yang sedang berjoget ala artis dangdut merasa terhibur dan sedikit bersenyum,
__ADS_1
"Ternyata dia sangat cantik dan seksi dia tidak tau kalau saya lihat Bi _ bima dia seorang pembunuh " ucap Bima.sambil berdehem,
Mendengar suara Bima dengan spontan Tika melihat arah Bima sambil mintak maaf dan menundukkan badanya, dan keluar dari kamarnya untuk menunggu Bima di meja makan.